Grab dan Go-Jek Promosikan 5 Destinasi Wisata, Ini Reaksi Luhut

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • General Manajer Divisi Bisnis Usaha Kecil 2 BNI Bambang Setyatmojo (kedua dari kiri) menyerahkan miniatur Kapal Latih Nelayan berukuran 5 GT kepada perwakilan nelayan di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu 20 Juli 2019. Penyerahan tersebut disaksikan oleh Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan (ketiga dari kiri), Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (kedua dari kanan).

    General Manajer Divisi Bisnis Usaha Kecil 2 BNI Bambang Setyatmojo (kedua dari kiri) menyerahkan miniatur Kapal Latih Nelayan berukuran 5 GT kepada perwakilan nelayan di Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu 20 Juli 2019. Penyerahan tersebut disaksikan oleh Menko Kemaritiman Luhut B Pandjaitan (ketiga dari kiri), Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (kedua dari kanan).

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan perusahaan aplikasi transportasi online seperti Grab dan Go-jek menyatakan ketertarikan untuk membantu pemerintah dalam mempromosikan lima destinasi wisata prioritas.

    "Jadi mereka bikin paket dua hari tiga hari empat hari, sekaligus menggunakan aplikasi mereka untuk mempromosikan. Bukan hanya Danau Toba tapi juga lima turis destinasi prioritas," ujar Luhut, Senin, 22 Juli 2019.

    Luhut mengungkapkan, dalam cakupan lima turis destinasi prioritas itu ada Danau Toba,  Sumatera Utara; Candi Borobudur, Jawa Tengah; Mandalika, Nusa Tenggara Barat; Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur dan Manado, Sulawesi Utara.

    Lebih jauh Luhut menjelaskan, bahwa saat ini pemerintah sedang menyiapkan dan memperbaiki semua destinasi pariwisata tersebut, mulai dari kebersihan, infrastruktur, seperti jalan dan restoran. "Saat ini kebetulan sedang kita jalankan sama-sama dengan Kementerian terkait, dan diharapkan tahun ini sudah keliatan semua itu," ujarnya.

    Ketika Grab dan Go-jek bergabung dalam proyek ini, Luhut mengatakan bahwa peluang ini sangat bagus. Karena pemerintah tidak mengeluarkan biaya apapun terkait biaya promosi destinasi wisata.

    Senada dengan Luhut, Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil mengatakan, pemerintah tengah menggandeng Grab Indonesia sebagai perusahaan aplikasi untuk mempromosikan Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata prioritas.

    "Grab itu salah satu yang punya program tentang promosi berbagai negara dan daerah, dan Pak Luhut ingin mendengar apa yang bisa dikontribusikan," kata Sofyan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Maritim, Jakarta Pusat, Senin, 22 Juli 2019.

    Sofyan juga mengungkapkan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman untuk melakukan pengembangan terkait percepatan pembangunan Danau Toba sebagai destinasi pariwisata prioritas.

    Salah satu upaya untuk promosi yang bisa dilakukan pemerintah adalah mempersiapkan Danau Toba sebagai destinasi wisata. "Pertama dalam rangka mempersiapkan kawasan itu. Banyak opsinya tapi kan harus pilih first come first," ujarnya.

    EKO WAHYUDI | RR ARIYANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?