Sri Mulyani Lantik Andin Hadiyanto jadi Dirjen Perbendaharaan

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani memberi sambutan usai menerima laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan tahun 2018 di Gedung BPK, Jakarta, Rabu, 12 Juni 2019.  ANTARA/Galih Pradipta

    Menteri Keuangan Sri Mulyani memberi sambutan usai menerima laporan hasil pemeriksaan (LHP) atas laporan keuangan tahun 2018 di Gedung BPK, Jakarta, Rabu, 12 Juni 2019. ANTARA/Galih Pradipta

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melantik Andin Hadiyanto sebagai Direktur Jenderal Perbendaharaan baru, menggantikan Marwanto Harjowiryono yang memasuki masa pensiun. Andin sebelumnya menjabat sebagai Staf Ahli Bidang Makro Ekonomi dan Keuangan Internasional.

    “Semoga Andin bisa memperkuat Ditjen Perbendaharaan dengan pengalaman yang dimiliki,” kata Sri dalam acara pelantikan yang diadakan di auditorium Cakti Buddhi Bhakti, Gedung Mari’e Muhammad, Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta Selatan, Senin, 22 Juli 2019.

    Dalam sambutannya, Sri juga berharap Andin bisa membawa Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) yang ada di bawah Ditjen Perbendaharaan bisa selalu menjaga governance dalam menyalurkan belanja negara. "Saya juga berharap sinergi antara Ditjen Perbendaharaan, Ditjen Anggaran, dan Ditjen Perimbangan Keuangan, dapat terus dibangun secara sistematis dan diformalkan,” kata dia,

    Di sisi lain, semasa kepemimpinan Marwanto, kata Sri Mulyani, berbagai capaian dan prestasi diperoleh Kementerian Keuangan. Selama tiga tahun berturut-turut di tahun 2016, 2017 dan 2018, pemerintah memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat. 

    Selain itu, Indonesia juga menjadi sedikit dari negara yang telah mengaplikasikan akuntansi berbasis akrual. Lalu, Ditjen Perbendaharaan juga telah menerima berbagai penghargaan terhadap aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN). "Saya ingin DJPb terus melakukan inovasi-inovasi,” kata Sri Mulyani.

    Kepada Andin, Sri Mulyani meminta pejabat baru ini untuk menjalankan tugas pertamanya, yaitu mengawal berjalannya Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN 2018. Sri berharap, RUU ini bisa diselesaikan tepat waktu dan kredibel.  “Pak Andin gak boleh segan menunjukkan leadership-nya,” katanya.

    Selain melantik Dirjen Perbendaharaan, Sri Mulyani juga melantik Mochamad Agus Rofiudin sebagai Kepala Lembaga National Single Window. Lembaga yang memiliki tugas pengelolaan portal INSW dalam penanganan dokumen yang berkaitan dengan kegiatan ekspor, impor dan logistik secara elektronik. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.