Menhub Usul Diskon Tiket Pesawat Ditambah untuk Tujuan Wisata

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penumpang pesawat (pixabay.com)

    Ilustrasi penumpang pesawat (pixabay.com)

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengusulkan penerapan diskon 50 persen dari tarif batas bawah diperluas untuk tujuan pariwisata. Hal itu, kata dia bisa dilakukan kerja sama antara stakeholder pariwisata dengan maskapai.

    "Jadi nanti sharing diskon untuk dilakukan secara bersama sama untuk rute tujuan tertentu," kata Budi Karya di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin, 22 Juli 2019. "Misalnya gini nih, pariwisata itu kasih 50 persen aviasi juga 50 persen, tempat tertentu waktu tertentu".

    Usulan itu, kata Budi, akan dibahas selama dua minggu hingga satu bulan ini. Pembahasan diskon tiket pesawat sebelumnya digodok dalam rapat bersama antara Kemenko Perekonomian, Kementerian Perhubungan, dan Kementerian BUMN, dan sejumlah stakeholder yang berfokus di bisnis aviasi. Rapat ini digelar hingga Senin petang, 8 Juli 2019.

    Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono menjelaskan diskon harga tiket akan berlaku selama tiga kali dalam sepekan, yakni Selasa, Kamis, dan Sabtu. Susi mengatakan, dalam sehari, ada 11.626 kursi tiket angkutan udara yang diobral hampir setengah harga.

    "Rinciannya, maskapai Citilink ada total 62 penerbangan per hari untuk Selasa, Kamis, dan Sabtu total kursinya 3.348 kursi. Untuk Lion Group 146 penerbangan per hari dengan total kursi 8.278," ujar Susi di kantor Kemenko Perekonomian, 8 Juli 2019.

    Jumlah itu setara dengan 30 persen dari total kursi yang tersedia. Susi mengimbuhkan, tiket murah ini akan disediakan untuk jam-jam penerbangan tertentu. Di antaranya untuk keberangkatan pukul 10.00 hingga 14.00 alias pada happy hour.

    Ia menjelaskan, pada jam-jam itu, harga tiket maskapai akan dipatok 50 persen dari tarif atas atas atau TBA. Adapun sebelum diskon, maskapai Citilink mematok harga 85 persen dari TBA. Sedangkan Lion Air mematok 75 persen dari TBA.

    Susi mengatakan detail teknis penjualan tiket murah ini telah disepakati oleh pihak Garuda Indonesia Group, Lion Air Group, Angkasa Pura I, Angkasa Pura II, dan AirNav. Ia memastikan, penyediaan tiket murah ini bakal berlalu mulai 11 Juli 2019.

    FRANCISCA CHRISTY ROSANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.