Selasa, 17 September 2019

Tangani Kebocoran Gas di Laut Jawa, Pertamina Tambah Personel

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Awak kapal Pertamina mengamati serpihan pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT610 rute Jakarta-Pangkalpinang, yang jatuh di laut utara Karawang, Jawa Barat, Senin, 29 Oktober 2018. Pesawat Lion Air dengan nomor registrasi PK-LQP itu dilaporkan terakhir tertangkap radar di koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E. ANTARA/HO-Pertamina

    Awak kapal Pertamina mengamati serpihan pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT610 rute Jakarta-Pangkalpinang, yang jatuh di laut utara Karawang, Jawa Barat, Senin, 29 Oktober 2018. Pesawat Lion Air dengan nomor registrasi PK-LQP itu dilaporkan terakhir tertangkap radar di koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E. ANTARA/HO-Pertamina

    TEMPO.CO, Jakarta - Pihak PT Pertamina terus berupaya mengatasi kebocoran yang ditandai dengan munculnya gelembung gas di anjungan Lepas Pantai YYA-1 area Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (ONWJ). Pertamina bahkan menambah personel dengan mendatangkan bantuan dari empat area operasi lainnya, yakni Cilacap, Balongan, Tanjung Priok dan Balikpapan.

    Selain itu PHE ONWJ juga berkoordinasi dengan SKK Migas dan instansi terkait penyediaan eralatan. Vice President Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman dalam keterangan tertulis yang diterima Senin, 22 Juli 2029 memastikan bahwa perusahaan sangat serius mengatasi peristiwa di sumur YYA-1.

    Pertamina juga menyatakan bahwa hingga saat ini tidak ada korban jiwa, baik dari pekerja maupun warga yang berada di sekitar operasi saat kejadian. Perusahaan juga memperhatikan kondisi personel yang bertugas, dengan melibatkan banyak bantuan tenaga ahli dari wilayah operasi lainnya.

    “Ini wujud responsibility Pertamina pada seluruh proses operasi. Bukan hanya memanfaatkan peralatan teknologi yang memadai, juga SDM yang diterjunkan juga memiliki kapabilitas tinggi,”ujar Fajriyah.

    Respons cepat Pertamina, menurut Fajriyah Usman telah ditunjukkan dengan pengiriman tim tanggap darurat, pengerahan tim penanggulangan. Sepekan setelah peristiwa telah dikerahkan 7 tim ahli dari berbagai sektor bersama lebih dari 20 kapal dan berbagai peralatan yang mendukung seperti oil boom dan puluhan drum dispersant.

    Fajriyah menambahkan, selain penanganan operasi, Pertamina melalui Response Tim PHE ONWJ juga telah melakukan langkah penyelamatan lingkungan bersama warga Desa Sedari, Karawang, Jawa Barat melakukan kegiatan bersih-bersih Pantai Sedari.

    Berbagai upaya cepat dilakukan Pertamina dengan memaksimalkan tim di lapangan. "Agar dapat memperkecil dampak atau resiko baik bagi operasi perusahaan maupun masyarakat dan lingkungan,” kata Fajriyah.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Google Doodle, Memperingati Chrisye Pelantun Lilin-Lilin Kecil

    Jika Anda sempat membuka mesin pencari Google pada 16 September 2019, di halaman utama muncul gambar seorang pria memetik gitar. Pria itu Chrisye.