PUPR Sebut Potensi Bangun Tol 200 Km ke Bandara dan Pelabuhan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembangunan jalan tol. dok.TEMPO

    Ilustrasi pembangunan jalan tol. dok.TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melansir potensi pengembangan jalan tol sekitar 200 kilometer menuju sejumlah pelabuhan dan bandara utama di Tanah Air. Secara bertahap dalam 5 tahun ke depan, potensi tersebut bakal menjadi prioritas pengembangan jalan tol baru.

    "Pak Jokowi kan bilang jalan tol harus terhubung dengan kawasan ya. Kami akan dorong badan usaha untuk investasi lagi karena ada 200 kilometer (jalan tol) yang belum terkoneksi dengan baik," ujar Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PUPR Danang Parikesit kepada Bisnis, pekan lalu.

    Danang mengatakan bahwa interkoneksi antara jalan tol dengan infrastruktur perhubungan seperti bandara maupun pelabuhan belum maksimal.

    Oleh karena itu, pembangunan jalan tol baru maupun ekstensi jalan tol yang sudah ada diarahkan untuk terhubung langsung dengan simpul kegiatan ekonomi lain.

    Danang menerangkan bahwa potensi pengembangan bisa digarap oleh badan usaha melalui prakarsa maupun penambahan ruang lingkup.

    Dia menggambarkan jalan tol akses ke Pelabuhan Patimban di Subang telah mendapat izin prakarsa dari Kementerian PUPR dan masuk daftar proyek jalan tol baru yang siap dilelang.

    Sementara itu, penambahan ruang lingkup dimungkinkan pada dua ruas tol di Makassar, yaitu Jalan Tol Reformasi atau Ujung Pandang seksi 1 dan 2, serta Jalan Tol Seksi Empat. Secara konsolidasi, kedua ruas dimiliki dikelola oleh PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META).

    Danang menyebutkan bahwa jalan tol di Makassar yang sudah ada bisa diperpanjang menuju Pelabuhan Makassar New Port (MNP) sepanjang 2 kilometer.

    Kajian atas kelayakan perubahan ruang lingkup perlu dilakukan sebelum jalan akses ke MNP dibangun.

    "Kami perlu dengarkan business plan port (dari PT Pelindo IV) seperti apa, tahapannya bagaimana, kapan diperluas, dan trafiknya seberapa besar," katanya.

    Baca berita soal Tol lainnya di Tempo.co

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.