Nasabah Bank Mandiri Syok Saldo Tabungan Rp 2 Miliar Jadi Rp 0

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dalam menghadapi masa mudik Lebaran 1440 H, Bank Mandiri juga memastikan menambah pasokan uang elektronik atau e-Money, selain pasokan uang tunai. (Foto: Shutterstock)

    Dalam menghadapi masa mudik Lebaran 1440 H, Bank Mandiri juga memastikan menambah pasokan uang elektronik atau e-Money, selain pasokan uang tunai. (Foto: Shutterstock)

    TEMPO.CO, Palu - Hingga Sabtu siang pukul 13.00 WITA, 20 Juli 2019, terpantau ratusan nasabah Bank Mandiri mendatangi kantor-kantor cabang Bank Mandiri di Kota Palu. Mereka datang untuk mengecek saldo rekening yang tiba-tiba berkurang dan bertambah.

    Banyak nasabah yang gelisah bahkan panik bilamana saldo dalam rekening mereka yang berkurang tidak bisa kembali dan lenyap. "Sudah ada 200-an nasabah yang datang komplain dan mempertanyakan kenapa saldo mereka tiba-tiba berkurang dan bertambah," kata staf Bank Mandiri Kantor Cabang (KC) Imam Bonjol, Paulus Gede Suarma.

    Ia mengatakan sejak pagi ratusan nasabah sudah datang memadati Bank Mandiri untuk protes maupun mengecek isi saldo rekening secara manual. Sebab pengecekan melalui ATM maupun Mandiri Mobile Banking tidak bisa dilakukan.

    "Kita sudah berusaha menenangkan nasabah agar tidak panik dan memberi waktu 1 x 24 jam. Jika masih ada nasabah yang saldo tabungannya berkurang dan tidak kembali dapat datang Senin pekan depan. Tapi kami jamin aman," ujarnya.

    Hal serupa juga terjadi di Bank Mandiri KC Sam Ratulangi. Bahkan salah satu nasabah yang memiliki saldo tabungan sekitar Rp 2 miliar sempat syok dan pingsan akibat saldo dalam rekeningnya menjadi Rp 0.

    "Tapi kami sudah tenangkan. Ini hanya masalah sistem. Merata di seluruh Indonesia. Kalau sistim sudah kembali normal isi saldonya yang berkurang akan kembali," kata staf Bank Mandiri KC Sam Ratulangi I Made Eko Purnawa.

    Namun ia tidak bisa menjamin kapan sistem yang kini tengah bermasalah dapat kembali normal.

    Sejumlah nasabah Bank Mandiri di Palu terlihat was-was hingga panik ketika mengetahui saldo tabungan dalam rekeningnya tiba-tiba berkurang.

    "Saya cek di ATM hanya Rp 5 ribu. Padahal ada transaksi kemarin. Pas saya cek saldo di buku tabungan secara manual tetap Rp 3 juta," kata salah satu nasabah Arfiah.

    Selain itu nasabah lainnya Mahmudin sangat khawatir sebab ia baru saja menyetor tunai Rp 80 juta ke rekening Bank Mandiri miliknya.

    "Barusan saya setor tunai. Pas lihat berita, saya mau cek kembali, ternyata sudah tidak bisa cek saldo rekening," katanya.

    Ia berharap persoalan tersebut segara selesai dan saldo miliknya dan nasabah lain tidak mengalami pengurangan atau hilang.

    Corporate Secretary PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Rohan Hafas  menjamin saldo nasabah akan kembali pulih dalam waktu dua sampai tiga jam. Pemulihan saldo nasabah itu seiring dengan adanya pemeliharaan sistem teknologi informasi untuk meningkatkan layanan transaksi keuangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.