Jokowi Janji Sambungkan Proyek Infrastruktur Besar, Ini Kata PUPR

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo alias Jokowi menyampaikan visinya saat acara

    Presiden terpilih periode 2019-2024 Joko Widodo alias Jokowi menyampaikan visinya saat acara "Visi Indonesia" di Sentul International Convention Center, Bogor, Ahad, 14 Juli 2019. Dalam acara ini pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin menyampaikan visinya untuk 5 tahun ke depan. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menilai visi dan misi Presiden Joko Widodo atau Jokowi terkait infrastruktur menekankan ke konektivitas sudah sejalan dengan apa yang dilakukan pihaknya.

    Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja mengatakan bahwa infrastruktur selama 5 tahun ke depan akan terus dilanjutkan. Namun penekanannya akan lebih pada konektivitas. "Intinya keberlanjutan itu harus kita pastikan ya," tuturnya, Selasa, 16 Juli 2019.

    Poin kedua, kata Endra, adalah konektivitas yang menjadi perhatian utama Presiden. "Jadi, infrastruktur itu enggak berdiri sendiri, tapi harus terkait dengan kawasan produktif. Kawasan produktif itu bisa kawasan industri, permukiman, kawasan pelabuhan, bandara sampai ke pariwisata." 

    Menurut Endra, intinya adalah pembangunan bisa memberi dampak langsung kepada masyarakat, lalu untuk poin sumber daya manusia bidang konstruksi harus menjadi perhatian.

    Infrastruktur sendiri memiliki hierarki. Adapun, yang dimaksud infrastruktur besar, semisal, jalan tol dan 5 tahun ke depan akan ditekankan kepada konektivitasnya.

    "Kalau tol harus disambungkan dengan jalan nasionalnya kemudian disambungkan dengan jalan kabupaten jadi satu sistem jaringan. Kan enggak ada destinasi itu di samping jalan tol."

    Sementara itu, untuk bendungan yang merupakan infrastruktur besar, kata Hendra, tidak akan ada lagi pembangunan baru hingga 2021 dan yang akan dibangun adalah konektivitasnya seperti saluran air baku, instalasi air minum yang memberi manfaat langsung.

    Sebelumnya Presiden Jokowi memastikan bahwa dalam lima tahun ke depan program pembangunan infrastruktur masih akan terus berlanjut. Ke depan, pembangunan bakal dipercepat untuk menyambungkan masing-masing infrastruktur yang telah dibangun agar terkoneksi.

    "Ke depan akan kita lanjutkan dengan lebih cepat dan menyambungkan infrastruktur besar tersebut seperti jalan tol, kereta api, pelabuhan dan bandara," kata Jokowi dalam Pidato Visi Indonesia yang digelar di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Ahad 14 Juli 2019.

    Pada hari itu, partai pengusung dan relawan pasangan calon presiden Joko Widodo-Ma'ruf Amin menggelar acara silaturahmi yang bertajuk "Visi Indonesia". Dalam acara tersebut, Jokowi juga dijadwalkan menyampaikan pidato ucapan syukur atas kemenangannya di pemilihan presiden (Pilpres) 2019. 

    Jokowi memastikan fokus ketersambungan antar infrastruktur itu bakal meliputi berbagai macam fasilitas yang telah dibangun pemerintah. Misalnya, kawasan produksi rakyat dan kawasan ekonomi khusus baik industri maupun pariwisata.

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Akar Bajakah Tunggal, Ramuan Suku Dayak Diklaim Bisa Obati Kanker

    Tiga siswa SMAN 2 Palangka Raya melakukan penelitian yang menemukan khasiat akar bajakah tunggal. Dalam penelitian, senyawa bajakah bisa obati kanker.