Jadi Sponsor Utama GIIAS, Astra Bidik Transaksi Rp 1 Triliun

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • GIIAS Surabaya 2019. (GIIAS)

    GIIAS Surabaya 2019. (GIIAS)

    TEMPO.CO, Jakarta - Astra Financial mengumumkan keterlibatannya dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show atau GIIAS 2019. Chief Marketing Officer Retail Business Asuransi Astra Gunawan Salim mengatakan pihaknya bakal menjadi sponsor utama dalam perhelatan pameran kendaraan yang dihelat tengah Juli nanti. 
     
    “Ini tahun kedua kami menjadi sponsor utama GIIAS. Kontrak kami tiga tahun,” ujarnya dalam konferensi pers di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, Senin, 15 Juli 2019. Adapun GIIAS akan digelar di Indonesia Convention Exhibition atau ICE BSD di Tangerang Selatan pada 18 hingga 28 Juli 2019. 
     
    Gunawan menjelaskan, sebagai sponsor utama, Astra Financial akan menjadi mitra keuangan bagi pengunjung yang akan bertransaksi melalui enam lembaga jasa keuangan yang dinaungi. Di antaranya Astra Credit Companies atau ACC, FIFGroup, Permata Bank, Asuransi Astra, Astra Life, dan Toyota Astra Financial. Menurut dia, ada sejumlah program bunga dan biaya administrasi khusus. 
     
    Dari Toyota Astra Financial dan ACC, misalnya, perusahaan akan menawarkan bunga mulai 0 persen. Astra Financial juga menyediakan hadiah langsung untuk setiap transaksi surat pemesanan kendaraan atau SPK. 
     
    Khusus untuk sepeda motor, FIFGroup bakal menyediakan menawarkan program bunga 0 persen dan down payment atau DP mulai 20 persen. FIF Group juga menyediakan ansuran hemat hingga Rp 3,5 juta. 
     
    Sementara itu, Permata Bank akan menawarkan program cash back 10 persen untuk pembelian bahan bakar di SPBU bagi pengunjung yang membuka rekening tabungan dengan syarat dan ketentuan khusus. Dari seluruh program ini, Astra Financial mengincar target pembiayaan kredit dengan nilai transaksi sebesar Rp 1 triliun. 
     
    "Target GIIAS tahun ini Rp 1 triliun. Setelah tahun politik baru selesai, kita berharap ada peningkatan pembiayaan,” ucap Gunawan. 
     
    FRANCISCA CHRISTY ROSANA | ANTARA

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.