Bank Milik Negara akan Perluas Kanal Pembayaran Pajak

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menandatangani kerja sama dengan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam penyediaan alat Electronic Data Capture (EDC), di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin 20 November 2017. TEMPO/Alfan Hilmi.

    Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) menandatangani kerja sama dengan perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam penyediaan alat Electronic Data Capture (EDC), di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin 20 November 2017. TEMPO/Alfan Hilmi.

    TEMPO.CO, Jakarta - Bank Milik Negara atau Himbara akan memperluas kanal di masing-masing perbankan untuk digunakan masyarakat dalam membayar pajak.

    Direktur Distribusi dan Jaringan PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk  Dasuki Amsir di Jakarta, mengatakan Himbara akan memperbanyak kanal pembayaran seperti internet perbankan (internet banking), layanan perbankan dalam gawai (mobile banking), agen laku pandai, dan ATM yang memiliki kemampuan pembuatan otomatis akun pembayaran pajak (auto create ID Billing).

    "Pada peringatan Hari Pajak bersinergi ini, Himbara memudahkan akses pembayaran pajak masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil dan menengah atau UMKM," kata Dasuki melalui keterangan tertulis terkait Peringatan Hari Pajak 2019 pada Senin, 15 Juli 2019.

    Melalui fitur pembuatan otomatis akun pembayaran pajak, para Wajib Pajak dapat langsung memperoleh ID Billing atau kode bayar pajak, setelah memasukkan data pembayaran pajak melalui kanal transaksi perbankan. Setelah itu, Wajib Pajak dapat langsung membayar dan memperoleh Nomor Transaksi Penerimaan Negara atau NTPN.

    Dengan kemudahan akses dan cara pembayaran pajak tersebut, Himbara berharap dapat mendukung peningkatan pembayaran pajak sehingga bisa memperkuat penerimaan negara.

    “Kami berharap dengan kemudahan akses pembayaran pajak ini dapat mengedukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak, yang pada akhirnya dapat mendukung pembangunan nasional untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Dasuki, bersama Direktur Keuangan dan Strategi PT Bank Mandiri Persero Tbk Panji Irawan, Direktur Keuangan PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk (BNI) Anggoro Eko Cahyo, dan Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BRI) Haru Koesmahargyo.

    Pengembangan layanan pajak ini, lanjut Dasuki, memiliki durasi waktu yang berbeda-beda pada setiap kanal Bank Himbara. Pasalnya, setiap bank sangat memperhatikan stabilitas sistem, kondisi jaringan, maupun ketentuan lain yang diatur oleh regulator.

    "Umumnya masyarakat membayar pajak-pajak seperti PPh25 OP, PPh25 Badan, PPh21 Masa, PPh22 Masa, PPh23 Masa, PPh Final PP 23, dan PPN Masa. Dengan layanan yang diberikan Himbara ini, masyarakat maupun pelaku usaha mikro, kecil dan menengah tidak perlu jauh meninggalkan lokasi usaha dan antre lagi," ujar Dasuki.

    Pada Senin ini, Kementerian Keuangan menggelar Peringatan Hari Pajak 2019. Upacara berlangsung sejak pukul 08.00 WIB di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dipimpin oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.