Program Sejuta Rumah 2019 hingga Juli Capai 50 Persen dari Target

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meninjau rumah murah di Villa Kencana Cikarang dala Program Sejuta Rumah di Jawa Barat, 4 Mei 2017. Sejak awal Januari hingga akhir November 2017, sudah terbangun 751.973 rumah dalam Program Sejuta Rumah. TEMPO/Tony Hartawan

    Presiden Joko Widodo meninjau rumah murah di Villa Kencana Cikarang dala Program Sejuta Rumah di Jawa Barat, 4 Mei 2017. Sejak awal Januari hingga akhir November 2017, sudah terbangun 751.973 rumah dalam Program Sejuta Rumah. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyiapkan sejumlah strategi khusus untuk mendorong capaian program sejuta rumah. Hal tersebut dilakukan guna mencapai target pembangunan rumah yang telah ditetapkan Kementerian PUPR pada 2019 yakni 1,25 juta unit rumah.

    Baca juga: Program Sejuta Rumah Sabet Penghargaan Internasional di Rusia

    “Kami sudah menyiapkan strategi khusus untuk mendorong agar capaian Program Satu Juta Rumah bisa lebih ditingkatkan lagi,” ujar Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid melalui siaran pers, Minggu, 14 Juli 2019.

    Khalawi menjelaskan bahwa PUPR akan terus menggandeng semua pemangku kepentingan bidang perumahan untuk mensukseskan program tersebut. Pasalnya, kebutuhan rumah untuk masyarakat terus meningkat setiap tahun.

    Khalawi menuturkan bahwa berdasarkan data yang telah tercatat, capaian program satu juta rumah per Juli 2019 sudah mencapai angka 626.330 unit rumah atau lebih dari 50 persen dari target yang ditetapkan yakni 1,25 juta unit rumah.  

    Khalawi menambahkan setidaknya terdapat 15 strategi yang akan dilaksanakan oleh Ditjen Penyediaan Perumahan untuk menyelesaikan pekerjaan pembangunan perumahan untuk masyarakat.

    Beberapa strategi untuk mendorong program sejuta rumah antara lain segera menarik uang muka untuk pekerjaan yang telah terkontrak, meningkatkan koordinasi dengan Badam Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi dalam rangka percepatan pelaksanaan lelang, serta mengevaluasi dan memberikan rekomendasi serta memfasilitasi penyelesaian masalah.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.