Sri Mulyani Ajak Mahasiswa STAN Jadi Duta Keuangan di Medsos

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengenakan kemeja polo dan topi warna putih saat hadir dalam acara Dies Natalis PKN STAN, Bintaro, Tangerang Selatan pada Ahad 14 Juli 2019. Dalam acara itu Sri Mulyani mengikui sejumlah kegiatan mulai dari melepas ikan, panahan hingga menari. Tempo/Dias Prasongko

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengenakan kemeja polo dan topi warna putih saat hadir dalam acara Dies Natalis PKN STAN, Bintaro, Tangerang Selatan pada Ahad 14 Juli 2019. Dalam acara itu Sri Mulyani mengikui sejumlah kegiatan mulai dari melepas ikan, panahan hingga menari. Tempo/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengajak mahasiswa Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN menggunakan media sosial masing-masing untuk menyampaikan informasi mengenai kondisi keuangan negara. Hal ini ia nilai penting karena masih banyak masyarakat yang belum memahami keuangan negara.

    "Silakan gunakan sosial media untuk promote diri anda dan perasaan anda, tapi tolong juga jadi duta besar keuangan negara dengan menyampaikan informasi keuangan negara kepada masyarakat," kata Sri Mulyani di Kampus PKN STAN, Bintaro, Tangerang Selatan, Ahad 14 Juli 2019.

    Sebelumya, Sri Mulyani tampak santai menghadiri kegiatan Dies Natalis Politeknik Keuangan Negeri STAN ke-4 2019. Berdasarkan pantauan Tempo, Sri Mulyani hadir di acara dengan mengenakan kaos polo warna putih dipadu dengan topi putih dan celana panjang hitam. Ia juga didampingi, Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo dan juga pejabat eselon I seperti Heru Pambudi, Luky Alfirman, Isa Rachmatarwata, Astera Primanto Bakti.

    Dalam acara itu, mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia mengikuti sejumlah rangkaian acara yang disiapkan. Mulai dari melepas ikan ke kolam, memanah, menyalakan air mancur, hingga mengikuti kegiatan senam bersama.

    Lebih lanjut, Sri Mulyani juga meminta kepada seluruh mahasiswa dan civitas akademika PKN STAN untuk ikut menjaga persatuan. Salah satunya lewat pamahaman bahwa kampus ini juga bagian dari kumpulan mahasiswa dan orang yang berbeda-beda dari masing-masing daerah.

    "STAN adalah miniatur Indonesia, kalian punya logat dan bahasa masing-masing, tapi begitu masuk di STAN, kita beda tapi kita dalam denominasi yang sama, yaitu Indonesia. Perbedaan itu adalah membuat kalian saling memahami," kata Sri Mulyani.

    Karena itu, Sri Mulyani berpesan kepada mahasiswa STAN untuk terus mampu menjaga identitas ke-Indonesiaan dan persatuan. Salah satunya, dengan memahami bahwa Indonesia adalah keberagaman. Bahwa menjadi berbeda sebagai warga negara adalah hal biasanya di Indonesia.

    DIAS PRASONGKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tiga Pansel Capim KPK dan Konflik Kepentingan dengan Kepolisian

    Koalisi Kawal Calon Pemimpin Komisi Pemberantasan Korupsi mendesak Jokowi agar menelusuri dugaan konflik kepentingan tiga anggota pansel capim KPK.