Jokowi dan Prabowo Bertemu, Sri Mulyani: Lega dan Senang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberi ucapan selamat pada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati disela mengikuti Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, 12 Februari 2018. Sri Mulyani Indrawati, mendapatkan penghargaan sebagai Menteri Terbaik di Dunia (Best Minister in the World Award) di World Government Summit. TEMPO/Subekti

TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebelumnya mengelar pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo di Moda Raya Terpadu atau MRT Lebak Bulus pada Sabtu, 13 Juli 2019. Pertemuan itu, ditanggapi positif oleh sejumlah pihak, salah satunya Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

BACA: Beberapa Alasan Jokowi Bertemu Prabowo di MRT Menurut Menhub

"Kami senang bahwa proses politik mulai demokrasi pemilu, presiden, legislatif maupun di daerah sudah selesai dengan baik dan memberikan hasil yang dihormati oleh semua," kata Sri Mulyani kepada sejumlah awak media di Kampus Politeknik Keuangan Negara STAN, Bintaro, Tangerang Selatan, Ahad 14 Juli 2019.

Adapun Jokowi dan Prabowo sebelumnya bertarung untuk memperebutkan kursi presiden atau R1 dalam pemilihan presiden 2019. Desakan agar kedua tokoh ini bertemu sudah mencuat sejak Komisi Pemilihan Umum mengumumkan hasil rekapitulasi suara Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019 pada medio Mei 2019.

BACA: Prabowo Mengaku Bangga Indonesia Akhirnya Punya MRT

Belakangan, kubu Prabowo sempat mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi atas hasil rekapitulasi suara itu. Kubu Prabowo menuding ada kecurangan yang dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif. Namun, dalam putusannya, Mahkamah Konstitusi menyebut kubu Prabowo bersama Sandiaga Salahuddin Uno tak bisa membuktikan tuduhan tersebut.

Sri Mulyani berujar bahwa pertemuan itu menunjukkan pimpinan negara memiliki tanggung jawab untuk memberi contoh. Salah satunya terkait persatuan nasional. Dia mengatakan, pertemuan kedua tokoh menggambarkan bahwa proses politik berjalan dengan baik.

"Kami merasa lega dan senang ini terjadi. Pertemuan ini adalah simbol bahwa proses politik berjalan dengan baik dan hasil yang dihormati bersama," kata Sri Mulyani.

Selain itu, kata Sri Mulyani, pertemuan kedua tokoh tersebut menunjukkan adanya langkah untuk terus bersatu sebagai sebuah bangsa. Pertemuan tersebut juga menunjukkan bahwa meski telah berkompetisi, persatuan bangsa adalah hal yang perlu dikedepankan.

"Itu refleksi sangat baik terutama untuk mahasiswa dan generasi muda adalah suatu wajah dan pelajaran kenegaraan yang bisa dilihat dan dipelajari," kata Sri Mulyani.

Baca berita tentang Jokowi lainnya di Tempo.co.






Dipuji Prabowo Tak Lupa Partai, Riza Patria: Biasa Saja Memang Tugas Kita Harus Loyal

7 jam lalu

Dipuji Prabowo Tak Lupa Partai, Riza Patria: Biasa Saja Memang Tugas Kita Harus Loyal

Prabowo Subianto secara khusus memuji Riza Patria di forum Rapimnas. Kader yang loyal dan tidak lupa pada partai.


Timnas U-16 Diundang Hadiri Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka

7 jam lalu

Timnas U-16 Diundang Hadiri Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka

Zainudin berharap setelah bertemu Jokowi, para pemain Timnas U-16 bakal semakin kompak dan bersemangat.


Menteri Jokowi Bermanuver Jelang Pilpres 2024, PDIP: Membiarkan Jangan Dianggap Dukungan

8 jam lalu

Menteri Jokowi Bermanuver Jelang Pilpres 2024, PDIP: Membiarkan Jangan Dianggap Dukungan

Menurut Basarah, para menteri Jokowi yang bakal maju Pilpres 2024 seyogyanya melapor dan minta restu kepada presiden


Jokowi Kukuhkan Paskibraka 17 Agustus di Istana Merdeka

10 jam lalu

Jokowi Kukuhkan Paskibraka 17 Agustus di Istana Merdeka

Presiden Jokowi mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Istana Merdeka, Jakarta Pusat sore ini. .


Jokowi Klaim RI Tak Lagi Impor Beras tapi BPS Masih Mencatat, Ini Penjelasannya

10 jam lalu

Jokowi Klaim RI Tak Lagi Impor Beras tapi BPS Masih Mencatat, Ini Penjelasannya

Persoalan data impor beras kembali mencuat setelah Presiden Jokowi mengatakan Indonesia sudah tidak lagi pernah impor beras sejak 3 tahun terakhir.


Sekali Lagi, Prabowo

19 jam lalu

Sekali Lagi, Prabowo

Prabowo mengatakan, memang ada pihak yang mempertanyakan mengapa pernah kalah tapi tetap maju sebagai capres.


Terpopuler Bisnis: Klaim Dampak Ekonomi IKN ke Warga Lokal, Stok Beras 2 Tahun Sebelum Ekspor

20 jam lalu

Terpopuler Bisnis: Klaim Dampak Ekonomi IKN ke Warga Lokal, Stok Beras 2 Tahun Sebelum Ekspor

Bank Indonesia menyebut dampak pembangunan infrastruktur pendukung di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) sudah dirasakan warga setempat.


Airlangga Hartarto Klaim KIB Paling Tahu Keberlanjutan Ekonomi Pasca-Jokowi

1 hari lalu

Airlangga Hartarto Klaim KIB Paling Tahu Keberlanjutan Ekonomi Pasca-Jokowi

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan hanya KIB yang paling paham soal keberlanjutan ekonomi pasca-Presiden Joko Widodo.


Raih Penghargaan International Rice Research, Jokowi Klaim Produksi Beras Tahun Ini 10,2 Juta Ton

1 hari lalu

Raih Penghargaan International Rice Research, Jokowi Klaim Produksi Beras Tahun Ini 10,2 Juta Ton

Jokowi menjelaskan, terjaganya stok beras di Tanah Air merupakan hasil dari pembangunan infrastruktur penyokong pertanian sejak tahun 2015.


Pengamat Sebut Gerindra-PKB Berpeluang Pecah Kongsi, Ini Sebabnya

1 hari lalu

Pengamat Sebut Gerindra-PKB Berpeluang Pecah Kongsi, Ini Sebabnya

Umam mengatakan belum adanya deklarasi Capres-Cawapres dalam koalisi itu bisa dimaknai Gerindra - PKB masih membuka peluang masuknya parpol lain