PUPR Akan Gelontorkan Rp 1 T untuk Infrastruktur Sulawesi Selatan

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pembangunan jalan tol. dok.TEMPO

    Ilustrasi pembangunan jalan tol. dok.TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp 1 triliun untuk membangun infrastruktur di Sulawesi Selatan. Slot anggaran itu akan diprioritaskan untuk membangun akses jalan Bandara Bua atau Luwu-Rantepao dan Seko-Sabang di Luwu Utara.

    Gubernur Nurdin Abdullah mengatakan telah berkomunikasi langsung dengan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono di kantor kementerian. “Pak Menteri meminta program prioritas. Beliau bilang tidak usah banyak, yang penting fokus,” katanya dalam keterangan tertulis, Sabtu, 13 Juli 2019.

    Kepada Kementerian PUPR, Nurdin mengajukan pembangunan jalan Seko-Sabang sepanjang 130 kilometer dan pembukaan akses Bandara Bua-Rantepao sepanjang 64 kilometer. Adapun pembangunan jalan Seko-Sabang direncanakan membutuhkan anggaran Rp 250 miliar. Sementara itu, pembangunan jalan Bua-Rantepao membutuhkan dana Rp 500 miliar.

    Kepala Dinas Bina Marga Sulawesi Selatan Rudy Jamaluddin mengatakan pembangunan jalan di Bua-Rantepao memakan anggaran lebih besar lantaran desainnya dua jalur dan empat jalur. Variasi jalur ini akan memuddahkan akses pariwisata dari Bandara Bua menuju Toraja atau sebaliknya.

    Adapun dana itu rencananya bakal cair pada awal 2020 setelah ditetapkan pada akhir 2019. Bila ada kelebihan anggaran, pemerintah setempat akan memanfaatkannya untuk membangun jalan Compong dan Larompok di Sidrap sepanjang 40 kilometer dan Parigi-Bungoro di Pangkep sepanjang 60 kilometer.

    “Sebenarnya keempat ruas jalan itu sudah mulai dikerjakan menggunakan dana APBD Sulawesi Selatan. Namun suntikan dana Rp 1 triliun dari Kementerian PUPR tentu bakal mempercepat penuntasan keempat jalan tersebut,” ucap Rudy. Pembangunan jalan ini direncanakan kelar dan mulai beroperasi pada akhir 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.