Jalan 60 Km Penghubung Aceh Barat - Aceh Tengah Dibangun 2020

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi menteri Agraria dan Tata Ruang Ferri Mursyidan Baldan (kanan) dan Bupati Aceh Barat Alaidinsyah (kiri) mengunjungi Kampung Nelayan Desa Kuala Bubun, Aceh Barat, Aceh, 16 Juli 2015. ANTARA FOTO

    Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi menteri Agraria dan Tata Ruang Ferri Mursyidan Baldan (kanan) dan Bupati Aceh Barat Alaidinsyah (kiri) mengunjungi Kampung Nelayan Desa Kuala Bubun, Aceh Barat, Aceh, 16 Juli 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Takengon - Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan Aceh Tengah memastikan akan membangun jalan lintas kabupaten sejauh 60 kilometer yang akan menghubungkan kedua daerah pada 2020. Jalan tersebut diharapkan meningkatkan perekonomian masyarakat di dua kabupaten tersebut.

    "Insya Allah, jika tidak ada kendala, tahun 2020 mendatang kerja sama pembangunan jalan tembus ini sudah bisa diakses oleh masyarakat," kata Bupati Aceh Barat H Ramli MS, usai penandatanganan kesepakatan kerja sama di Pendapa Bupati Aceh Tengah di Takengon, Sabtu, 13 Juli 2019.

    Program peningkatan jalan tembus antarkabupaten tersebut dimulai dari Kecamatan Sungai Mas, Kabupaten Aceh Tengah, sedangkan di Kabupaten Aceh Tengah akan dimulai mulai dari Pameu.

    Apabila nantinya jalan tembus tersebut tuntas dibangun, maka diharapkan akses jalan lintas kabupaten itu akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat kedua daerah di masing-masing kabupaten. Contohnya menjual aneka hasil perkebunan, pertanian maupun palawija dan peningkatan pariwisata.

    Bupati Aceh Tengah Shabela Abubakar dalam pertemuan ini mengatakan pemerintah daerah sangat mendukung lanjutan pembangunan jalan lintas antar kabupaten dengan Kabupaten Aceh Barat, karena diharapkan dapat memajukan kedua daerah.

    "Peningkatan perekonomian masyarakat harus ditunjang dengan peningkatan fasilitas, agar hasil produksi bisa di pasarkan," katanya.

    Shabela sangat mendukung kelanjutan program tersebut karena dinilai sangat menguntungkan masyarakat di dua daerah, apabila akses jalan tembus tersebut nantinya selesai dilakukan pembangunan.

    Selain soal jalan, dalam pertemuan tersebut kedua pemerintah daerah juga menghasilkan beberapa keputusan dan persetujuan terkait batas wilayah kedua kabupaten, penandatangan MoU atau kesepakatan bersama dan akan membuat permohonan kepada Gubernur Aceh terkait sejumlah kesepakatan yang sudah dihasilkan, agar mendapatkan persetujuan Gubernur Aceh.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.