Kata Kadin dan Apindo Soal Destry Damayanti

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Destry Damayanti saat menjalani fit and proper test menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dengan Komisi Anggaran DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, pada Senin 1 Juli 2019. Tempo/Dias Prasongko

    Destry Damayanti saat menjalani fit and proper test menjadi Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia dengan Komisi Anggaran DPR RI, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, pada Senin 1 Juli 2019. Tempo/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Rosan P. Roeslani mengatakan, terpilihnya Destry Damayanti sebagai Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia akan semakin memperkuat posisi bank sentral dalam menjalankan perannya di sektor moneter.

    Baca juga: Setujui Destry Damayanti jadi DGS, DPR Minta BI jadi Market Maker

    “Kami yakin, kehadiran beliau [Destry Damayanti] akan membuat BI semakin kuat. Dia juga akan membuat BI semakin akurat dalam mengambil kebijakan moneter sehingga mampu mendorong adanya pertumbuhan ekonomi serta dunia usaha di dalam negeri,” katanya kepada Bisnis.com, Kamis malam, 11 Juli 2019.

    Kamis kemarin, Dewan Perwakilan Rakyat menyetujui Destry Damayanti menjadi Deputi Gubernur Senior BI. Destry akan menggantikan Mirza Adityaswara yang masa jabatannya bakal segera berakhir.

    Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta W. Kamdani mengatakan pengusaha berharap kehadiran Destry dapat memperkuat posisi BI dalam menjaga stabilitas rupiah dan menjaga inflasi dengan berbagai terobosan kebijakan.

    “Selain itu, di sisi internal BI, kami berharap  kehadiran Destry dengan segudang pengalamannya, dapat memperkuat koordinasi, kerja sama dan komunikasi antara BI dengan pemerintah dan OJK di tengah semakin meningkatnya tantangan ekonomi global di masa depan,” katanya. 

    Sebelumnya Direktur Riset Center of Reform on Economy (CORE) Piter Abdullah menilai Deputi Gubernur Senior BI terpilih Destry Damayanti harus mampu menjaga stabilitas nilai tukar di tengah ketidakpastian global. 

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.