Chun Li Ditunjuk Jadi CEO Lazada Indonesia

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chief Executive Officer Lazada Group Pierre Poignant saat memberikan sambutan dalam acara Lazada Brands Future Forum di Hotel JW Marriot Singapura, Kamis, 21 Maret 2019. TEMPO/Pusmaya Ayu

    Chief Executive Officer Lazada Group Pierre Poignant saat memberikan sambutan dalam acara Lazada Brands Future Forum di Hotel JW Marriot Singapura, Kamis, 21 Maret 2019. TEMPO/Pusmaya Ayu

    TEMPO.CO, Jakarta - Lazada Group, platform e-commerce, hari ini, Jumat, 12 Juli 2019, mengumumkan Chun Li sebagai CEO Lazada Indonesia. Pierre Poignant, CEO Lazada Group, mengatakan, penunjukan Chun Li sebagai CEO Lazada Indonesia menjadi bagian momentum pertumbuhan serta memperkuat komitmen Lazada di Indonesia.

    Baca juga: Persaingan Ketat, Lazada Perkuat Pelapak

    "Dengan pengalaman ekstensif dalam memimpin tim dan pemahaman lansekap teknologi yang mendalam di perusahaan-perusahaan eCommerce dengan pertumbuhan tinggi, kami percaya Chun Li adalah orang yang tepat untuk memimpin usaha kami di
    Indonesia dalam babak baru pertumbuhan dan kontribusi Lazada di Indonesia.” ujar Poignant dalam siaran persnya.

    Chun Li akan memimpin perkembangan dan pertumbuhan strategis Lazada di Indonesia sambil tetap menjalankan perannya di regional sebagai Co-President Lazada Group.

    Dengan pengalaman sebagai pemimpin, keahlian bisnis dan visi teknologi yang kuat, Chun Li memiliki kontribusi penting dalam kemajuan dan evolusi Lazada Group sejak bergabung di Group dua tahun lalu.

    Sebagai Co-President, ia adalah arsitek di balik transformasi organisasi dan platform teknologi Lazada Group, membawa platform teknologi kelas dunia dan inovasi berdampak tinggi ke perusahaan. Peran strategis barunya ini merupakan bentuk pengakuan
    atas kepemimpinan, kemampuan dan passionnya untuk menciptakan perubahan dan mendorong kemajuan di Indonesia.

    Chun Li, Co-President Lazada Group dan CEO Lazada Indonesia mengatakan Lazada telah berevolusi dari sebuah platform belanja menjadi plaform eCommerce dan destinasi gaya hidup yang mengakselerasi kemajuan bagi para konsumen, penjual dan pemilik merek di Indonesia dan wilayah Asia Tenggara.

    "Saya sangat antusias untuk memimpin babak baru perjalanan pertumbuhan Lazada dalam momen transformatif era ekonomi digital di Indonesia” ungkapnya.

    Chun Li menambahkan bahwa fokus utamanya adalah menggunakan keahlian Lazada di bidang eCommerce, solusi-solusi berbasis data, teknologi, dan jaringan logistik — yang didukung oleh ekosistem Alibaba — untuk semakin memberdayakan penjual dan pemilik
    merek serta meningkatkan pengalaman berbelanja, selagi terus menjadikan Lazada perusahaan pilihan untuk bekerja dan bermitra.

    Chun Li adalah sosok veteran dan eksekutif teknologi yang kaya akan pengalaman, dengan lebih dari 30 tahun bekerja di bidang eCommerce dan manajemen rantai pasok global.

    Sebelum bergabung di Lazada Group, Chun Li menjabat sebagai Chief Technology Officer di unit usaha B2B Alibaba Group, serta beberapa posisi eksekutif di eBay dan PayPal. Ia memiliki gelar ganda kesarjanaan di bidang Mekanika dan Hukum Ekonomi dari Universitas Peking, serta gelar Master di Teknik Mekanika dari The Ohio State University.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gonta-ganti UN, dari Ujian Negara hingga Kebijakan Nadiem Makarim

    Nadiem Makarim akan mengganti Ujian Nasional dengan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. Gonta-ganti jenis UN sudah belangsung sejak 1965.