Setujui Destry Damayanti jadi DGS, DPR Minta BI jadi Market Maker

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Destry Damayanti. facebook.com/destry.damayanti.3

    Destry Damayanti. facebook.com/destry.damayanti.3

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Komisi Keuangan dan Perbankan Dewan Perwakilan Rakyat Melchias Markus Mekeng mengatakan komisi telah menyetujui Destry Damayanti sebagai calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia. Komisi XI, kata Mekeng, ingin Destry bekerja "out of the box".

    Baca: Komisi XI Setujui Destry Damayanti Jadi Deputi Gubernur Senior BI

    Jadi, kata Mekeng, Destry Damayanti tidak menjadi birokrat yang hanya duduk di dalam kantor. Destry diharapkan bisa terus menelurkan kebijakan yang memperdalam produk keuangan atau memperbaiki moneter, devisa, neraca perdagangan Indonesia.

    "Itu kan tugas-tugas mereka. Misalnya duit dolar-dolar yang diparkir di luar negeri. Tentunya kami berharap Bank Indonesia mengeluarkan keputusan yang membawa duit-duit dolar kita yang di luar itu ke kita," kata Mekeng di kompleks parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2019.

    Komisi XI, kata Mekeng, juga mengharapkan pertumbuhan ekonomi tidak hanya bisa mengandalkan dari dalam negeri atau dari APBN, di mana sumbernya lebih banyak dari pajak. Dia menginginkan investasi-investasi dari luar negeri masuk.

    Menurut Mekeng, BI punya peran besar memperdalam produk-produk keuangan seperti Surat Berharga Negara, bukan hanya pada SUN, tetapi surat berharga dari korporasi yang mempunyai rating bagus. "Itu bisa dilakukan BI sebagai market maker," ujarnya.

    Hal itu, kata Mekeng, bertujuan agar investor yang mau memasukkan uang ke dalam negeri punya kenyamanan investasi. Harapan kedua, kata dia, Destry Damayanti tidak menjaga jarak dengan pasar. Destry Damayanti juga diharapkan bisa menjalin komunikasi yang baik dengan pasar perbankan buku satu hingga empat untuk menyerap aspirasi dunia perbankan.

    Mekeng mengatakan pengambilan keputusan hari ini melalui rapat internal tertutup dalam forum lobi masing-masing fraksi. Dalam forum lobi itu, terdapat 9 dari 10 fraksi yang ada, masing-masing menyampaikan pendapat. "Semua secara bulat utuh menerima secara aklamasi saudari Destry Damayanti sebagai DGS BI," kata dia.

    Rapat tersebut dimulai pukul 15.00 hingga pukul 17.00. Adapun setelah uji kelayakan, Komisi XI sebelumnya, juga meminta pendapat terkait kelayakan Destry terhadap Perhimpunan Bank-Bank Nasional, Himpunan Bank Negara, Badan Intelijen Negara dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan.

    Baca: PPATK: Nihil Transaksi Mencurigakan di Rekening Destry Damayanti

    Mekeng mengatakan setelah putusan ini, pembahasan akan dibawa ke paripurna untuk persetujuan DPR secara keseluruhan. Destry Damayanti merupakan calon tunggal DGS BI yang diajukan Presiden Joko Widodo ke kepada DPR. Ia akan menggantikan DGS BI Mirza Adityaswara, yang masa jabatannya bakal rampung pada 25 Juli 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.