Jokowi Ingin Pariwisata Manggarai Barat Maju dan Berkelas

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi mengikuti upacara penyambutan saat tiba di Bandara Komodo, NTT, Rabu, 10 Juni 2019. Kedatangan Jokowi disambut dengan Tarian Tiba Meka yang ditandai dengan pemberian kain songket dan diiringi Tarian Caci.  TEMPO/Subekti.

    Presiden Jokowi mengikuti upacara penyambutan saat tiba di Bandara Komodo, NTT, Rabu, 10 Juni 2019. Kedatangan Jokowi disambut dengan Tarian Tiba Meka yang ditandai dengan pemberian kain songket dan diiringi Tarian Caci. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Humas Setda Nusa Tenggara Timur (NTT), Marius Ardu Jelamu mengatakan, kunjungan Presiden Joko Widodo atau Jokowi ke Manggarai Barat adalah untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata di wilayah. Sebab, Presiden Jokowi ingin memajukan pariwisata Manggarai Barat sehingga benar-benar bagus dan berkelas.

    BACA: Jokowi Adakan Ratas untuk Dorong Ekspor dan Pariwisata Jawa Tengah

    "Setiap hari ada ratusan wisatawan internasional dari berbagai negara masuk ke Labuan Bajo, dan kedatangan Bapak Presiden ini untuk mendorong kementerian, lembaga, dan memastikan pembangunan pariwisata di Manggarai Barat ini benar-benar bagus, berkelas," kata Marius Ardu Jelamu, Kamis 11 Juli 2019.

    Marius mengemukakan hal itu, melalui saluran telepon dari Labuan Bajo, berkaitan dengan kunjungan Presiden Joko Widodo dan  rencana pembangunan sektor pariwisata di daerah tersebut. Mantan Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTT itu mengatakan destinasi Labuan Bajo adalah salah satu dari sepuluh destinasi prioritas nasional.

    "Kita tahu bahwa destinasi Labuan Bajo ini adalah salah satu dari sepuluh destinasi prioritas nasional. Dari sepuluh itu empatnya itu adalah super prioritas, di antaranya Labuan Bajo, Mandalika, di Nusa Tenggara Barat serta Danau Toba dan Candi Borobudur," kata Marius.

    "Ini adalah destinasi super prioritas yang digenjot untuk dimajukan, dan dikembangkan ke depannya, dan salah satu dari empat destinasi super prioritas adalah Labuan Bajo," kata Marius Jelamu.

    Marius mengatakan, pada hari kedua kunjungan Presiden Jokowi akan mengunjungi Pulau Rinca, dan kemungkinan ke Pulau Komodo. Pulau Rinca dan Pulau Padar merupakan salah satu lokasi yang menjadi habitat komodo.

    Pulau Rinca beserta Pulau Komodo dan Pulau Padar merupakan kawasan Taman Nasional Komodo yang dikelola Pemerintah Pusat. Pulau Rinca berada di sebelah barat Pulau Flores, yang dipisahkan oleh Selat Molo.

    Baca: Jokowi Akan Buka Bendungan Rotiklot, Diharapkan Atasi Krisis Air

    Pulau ini juga merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO, karena merupakan kawasan Taman Nasional Komodo bersama dengan Pulau Komodo, Pulau Padar dan Gili Motang. Titik tertinggi pulau ini berada di Doro (Gunung) Ora, 670 m di atas permukaan laut.

    Menurut Marius Jelamu, kunjungan Presiden Jokowi ke Pulau Rinca juga untuk memastikan sarana dan prasarana yang akan dibangun di sana. 

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.