Dorong Pariwisata, Jokowi Targetkan Bandara Komodo Rampung 2020

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi dan romobongan meninjau kawasan Puncak Waringin, Labuan Bajo, NTT, Rabu, 10 Juni 2019. Agenda kerja Presiden hari ini akan ditutup dengan meninjau Kawasan Terpadu Marina, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada sore hari. TEMPO/Subekti.

    Presiden Jokowi dan romobongan meninjau kawasan Puncak Waringin, Labuan Bajo, NTT, Rabu, 10 Juni 2019. Agenda kerja Presiden hari ini akan ditutup dengan meninjau Kawasan Terpadu Marina, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada sore hari. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menargetkan pengembangan Bandara Komodo Labuan Bajo menjadi bandara internasional tuntas pada 2020. Dengan demikian, sektor pariwisata di sekitarnya dapat segera tancap gas.

    Baca juga: Jokowi Kritik Impor Migas Melambung, Begini Respons Jonan

    Jokowi juga menginstruksikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi untuk segera memulai pengembangan Bandara Komodo tersebut. “Yang ingin kita percepat, pertama bandara, terminal akan kita besarkan, runway diperpanjang, maksimal tahun depan sudah rampung semua,” kata Presiden saat melakukan kunjungan kerja di Labuan Bajo, seperti dikutip dari siaran pers Kementerian Perhubungan, Rabu 10 Juli 2019.

    Presiden Jokowi memproyeksikan Bandara Komodo Labuan Bajo menjadi bandara internasional dengan suatu pengelolaan yang unik dan mempunyai konektivitas internasional. “Sehingga secara langsung turis turis akan datang kesini,” kata dia.

    Adapun Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan saat ini pemerintah tengah berfokus pada kesiapan infrastruktur transportasi pendukung sektor pariwisata. Salah satu fokus Kemenhub adalah membuat Bandara Komodo di Labuan Bajo menjadi bandara internasional.

    “Secara khusus Labuan Bajo punya keunggulan karena keindahan alam yang luar biasa. Aktivitas masyarakat, budaya, serta pariwisata sudah berkembang dengan baik. Oleh karenanya kita harus menyiapkan infrastruktur yang lebih baik di Labuan Bajo,” kata Budi Karya.

    Menhub menjanjikan perpanjangan landas pacu (runway) Bandara Komodo akan selesai dikerjakan pada pertengahan 2020. Dengan demikian, bandara dapat didarati pesawat besar seperti Airbus 320, sehingga kapasitas penumpang juga meningkat menjadi 3,5 juta orang per tahun.

    Baca: Ditegur Jokowi, Sofyan Djalil: Revisi Tata Ruang Akan Dipercepat

    “Insya Allah pertengahan tahun depan runwaynya sudah 2.450 meter. Artinya, pesawat Airbus 320 bisa landing secara penuh,” kata Budi Karya.

    Budi Karya menjelaskan, pengembangan Bandara Komodo akan dilakukan dengan skema pembiayaan Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Pelaksanaan KPBU direncanakan akan memiliki masa kerja sama selama 25 tahun.

    Baca berita Jokowi lainnya di Tempo.co

    BISNIS

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.