Garuda Luncurkan Layanan Pengemasan Kargo GIA Box

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Garuda Indonesia. garuda-indonesia.com

    Garuda Indonesia. garuda-indonesia.com

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Garuda Indonesia Tbk. atau GIAA memperkenalkan produk berupa layanan packaging atau pengemasan untuk pengiriman kargo yang ramah lingkungan. Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Garuda Indonesia Mohammad Iqbal mengatakan, produk kemasan tersebut diberikan lewat layanan kemasan bersertifikat Forest Stewardship Council atau FSC.

    Baca juga: Setelah Garuda, KPPU Periksa Bos Citilink

    "GIA Box ini tidak hanya ramah lingkungan karena memiliki sertifikat FSC yang bahannya berasal dari daur ulang tetapi juga memiliki packaging yang kuat dan terjangkau untuk pengiriman barang," kata Iqbal dalam keterangannya di Jakarta, Selasa 9 Juli 2019.

    Menurut Iqbal, layanan GIA Box rencananya akan mulai diluncurkan pada bulan Agustus 2019. Layanan ini akan menjadi pengganti styrofoam yang selama ini digunakan sebagai kemasan pengiriman kargo khususnya produk hasil laut.

    Kemudian, Iqbal juga mengatakan, selain ramah lingkungan dan ekonomis, GIA Box juga lebih kuat sehingga aman dari kebocoran yang biasanya terjadi pada produk berbahan styrofoam. Layanan GIA Box ini ke depan, bakal menggantikan penggunaan styrofoam secara keseluruhan.

    “Pada tahun 2019 ini kami menargetkan penjualan GIA Box sebanyak 20.000 box dan diharapkan pada tahun 2020 dapat terimplementasi untuk menggantikan seluruh styrofoam sebanyak 250.000 box per tahun,” kata Iqbal.

    BACA:  Soal Laporan Keuangan Garuda, Luhut: Makanya Jangan Bohong-bohong

    Sebelumnya, sebagai bagian komitmen menjaga lingkungan, Garuda telah mengembangkan layanan operasional berwawasan lingkungan. Tak hanya itu, Garuda juga telah melaksanakan uji coba kendaraan listrik produksi anak bangsa PT Mobil Anak Bangsa dalam mendukung mobilitas operasional karyawan.

    DIAS PRASONGKO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Instagram Uji Coba Menghilangan Fitur Likes agar Fokus ke Konten

    Instagram tengah lakukan uji coba penghapusan fitur likes di beberapa negara pada Juli 2019. Reaksi pengguna terbelah, sebagian merasa dirugikan.