PKB Incar Kursi Menteri Susi Pudjiastuti di Kabinet Jokowi II?

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti bermain Paddleboard di Pantai Bangsring, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa, 2 April 2019. Menteri Susi mengapresiasi nelayan setempat yang mampu merubah mindset. ANTARA/Budi Candra Setya

    Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti bermain Paddleboard di Pantai Bangsring, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa, 2 April 2019. Menteri Susi mengapresiasi nelayan setempat yang mampu merubah mindset. ANTARA/Budi Candra Setya

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa bertekad meyakinkan pasangan Presiden Joko Widodo-Ma’ruf Amin agar mengalokasikan kursi menteri yang berbeda dari pemerintahan 2014-2019. Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan mengakui bahwa partainya telah menawarkan 10 nama calon menteri kepada Presiden Jokowi di antaranya untuk mengisi kursi menteri bidang Kelautan. Saat ini, kursi Menteri Kelautan dan Perikanan dijabat oleh Susi Pudjiastuti. 

    BACA: Bila Tak Lagi Jadi Menteri, Susi Pudjiastuti Ingin Jadi Wartawan

     "Mudah-mudahan [menteri] basis nahdliyin, yaitu petani dan nelayan," kata Wakil Ketua Komisi IV DPR ini dalam acara diskusi Ribut Rebut Kursi Menteri di Jakarta, Sabtu 6 Juli 2019.

    Meski demikian, dari 10 nama yang ditawarkan, Daniel mengklaim belum mengetahui berapa nama yang bakal dipilih oleh Jokowi. Di Kabinet Kerja saat ini, PKB diwakili oleh Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, serta Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo adalah kader PKB. Selain itu, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir sering disebut-sebut sebagai representasi PKB.

    Daniel mengharapkan pada Kabinet Kerja Periode II, kursi Menteri Desa PDTT dan Menteri Ketenagakerjaan tetap dipegang oleh kader PKB agar kinerja selama 5 tahun ini dapat diteruskan. Namun, dia pun mengimpikan portofolio baru yakni kementerian yang menangani basis masyarakat banyak.

    Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan masih banyak pekerjaan rumah Indonesia dalam bidang kelautan dan perikanan. Menurut dia, KKP dan dirinya terpilih menjadi menteri dengan sebuah tujuan untuk bidang itu.

    Baca: Susi Pertanyakan Pemilik Kapal Pencuri Ikan 1.200 GT yang Lolos

    Susi pun menyebutkan bahwa dirinya akan total dalam bekerja hingga akhir jabatannya. "At the end of the day ya saya sudah berikan bahwa Indonesia dengan tiga pilar sovereignity (kedaulatan), sustainability (keberlanjutan), dan prosperity (kemakmuran)."

    Baca: Soal Impor Plastik, Susi Pudjiastuti Singgung Luhut Panjaitan

    "Saya jadi menteri, ya for a purpose. Makanya saya bilang 5 tahun - 4,5 tahun, saya sekarang tinggal 85 hari kalau tidak ada reshuffle. Jadi apa saja bisa saya kerjakan to achieve the best I can, saya akan lakukan. Makin mepet, makin kenceng saya," kata Susi Pudjiastuti di kantornya, Jakarta, Rabu, 3 Juli 2019.

    BISNIS | HENDARTYO HANGGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.