Menteri Susi: Hilang 10 Ribu Kapal Asing Naikkan Pendapatan Kita

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kiri) didampingi Koordinator Staff Khusus Satgas 115 Mas Achmad Santosa (tengah) dan Staff Khusus Laksdya TNI (Purn) Widodo memberikan konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa 30 April 2019. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (kiri) didampingi Koordinator Staff Khusus Satgas 115 Mas Achmad Santosa (tengah) dan Staff Khusus Laksdya TNI (Purn) Widodo memberikan konferensi pers di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa 30 April 2019. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta-Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengatakan tidak ada lagi 10 ribu kapal asing yang menangkap ikan di laut Indonesia justru menguntungkan perekonomian dan nelayan dalam negeri.

    "Yang dulu karena tidak tercatat, yang kedua juga alat tangkapnya kebanyakan petrol dan jaring-jaring yang luar biasa ukurannya. Kapalnya juga luar biasa besar, yang akhirnya menghabiskan sumber daya perikanan kita," kata Menteri Susi di kantornya, Jakarta, Kamis, 4 Juli 2019.

    Baca Juga: Sebut Waktunya Tinggal 85 Hari, Menteri Susi: Makin Kenceng Saya

    Menurut dia, penertiban atau penindakan terhadap illegal fishing tidak membuat ekonomi perikanan mundur atau stagnan. "Justru luar biasa membaik dan mutlak kekuatan ini dibangun oleh armada tangkap dalam negeri, budi daya hampir semuanya dalam negeri," ujar Susi.

    Susi mengatakan hal itu dilihat dari Produk Domestik Bruto atau PDB perikanan yang selalu di atas rata-rata PDB nasional dan PDB pertanian.

    Pernyataan itu disampaikan Susi sampaikan saat memaparkan pencapaian program-program KKP semester I. Dalam paparan itu, Susi mengatakan laju pertumbuhan PDB perikanan triwulan I 2019 sebesar 5,67 persen lebih tinggi daripada laju pertumbuhan PDB Nasional yang sebesar 5,07 persen.

    Simak Juga: Pasca-Lebaran, Menteri Susi Ancang-ancang Tenggelamkan 30 Kapal

    Angka itu juga lebih tinggi dari laju pertumbuhan PDB kelompok pertanian yang sebesar 1,81 persen. Menurut dia, nilai PDB Perikanan mengalami kenaikan dari Rp 58,97 triliun pada triwulan I 2018 menjadi Rp 62,31 triliun pada triwulan I 2019.

    Susi menuturkan produksi perikanan tangkap terus meningkat. Produksi perikanan tahun 2019 triwulan I mengalami kenaikan sebesar 3,03 persen jika dibandingkan dengan produksi perikanan triwulan I 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.