Luhut Pandjaitan: Arab Akan Investasi Besar-besaran di RI

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan rangkuman hasil pertemuan G20 di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Juli 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan rangkuman hasil pertemuan G20 di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 2 Juli 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Pandjaitan mengatakan Arab Saudi tengah menyiapkan investasi besar-besaran ke Indonesia. Rencana penanaman modal itu dibahas dalam pertemuan bilateral antara Presiden Joko Widodo atau Jokowi dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud saat agenda G20 berlangsung di Osaka, Jepang, pada 28 hingga 29 Juni 2019.  

    Baca juga: Luhut Pandjaitan Ajak 21 Perusahaan Jepang Berinvestasi di RI

    “Nilai investasi tersebut sekitar US$ 7 miliar,” ujar Luhut di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, 2 Juli 2019. 

    Luhut menyebut investasi itu berkaitan dengan rencana masuknya perusahaan minyak dan gas raksasa dari Arab Saudi, yakni Aramco, ke Tanah Air. Aramco direncanakan menanam investasi di kilang Balangan. 

    Luhut mengatakan, saat ini Indonesia dan Arab Saudi tengah menunjuk konsultan independen yang akan mengevaluasi kinerja atas kerja sama keduanya. Setelah kesepakatan investasi di Balangan antara Arab dan Indonesia terjalin, Luhut mengungkapkan Raja Salman bakal menyambangi Indonesia. 

    "Raja Salman akan datang kembali ke Indonesia, menunggu Aramco masuk ke Balangan,” ucapnya. 

    Untuk menindaklanjuti kesepakatan bilateral tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Ignasius Jonan, Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati telah melakukan pertemuan dengan Menteri Energi Arab Saudi Khalid Al-Falih di sela-sela Pertemuan Menteri Energi G20, 16 Juni 2019, di Jepang.

    Menurut Luhut Pandjaitan, Jokowi mengharapkan pembahasan kerja sama dengan Arab Saudi kelar pada Oktober 2019. Supaya, ujar dia, kerja sama ini dapat segera dilakukan.

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.