Dampak Kekeringan, Bojonegoro Kirim 1.000 Ton Beras ke Jambi

Petani melihat padi yang gagal panen akibat kekeringan di Desa Ketapang, Lebak, Banten, Kamis, 27 Juni 2019. Menurut data Dinas Pertanian setempat sekitar 1.800 hektar sawah mengalami kekeringan di Kecamatan Wanasalam akibat saluran irigasi dari bendungan Cikoncang rusak sejak bulan Maret lalu. ANTARA

TEMPO.CO, Bojonegoro -  Perum Bulog Sub-Divisi Regional (Divre) III Bojonegoro mengirim seribu ton beras ke Provinsi Jambi menyusul kekeringan yang terjadi di daerah itu. Wakil Kepala Bulog Sub-Divre Bojonegoro Tahori Perben, mengatakan, pengiriman beras ke Jambi tersebut atas instruksi dari Perum Bulog Pusat di Jakarta.

Baca juga: Kritik Impor Beras, Dirjen Pangan Berkukuh Produksi Padi Cukup

"Intinya, mengirim beras ke Jambi karena kekurangan stok di daerah tersebut. Ya, dari Jakarta untuk dikirim ke Jambi,” ujar Tahori kepada Tempo Selasa, 2 Juli 2019.

Tahori menerangkan, Bulog Bojonegoro saat ini punya stok beras yang cukup banyak. Di gudang beras Bulog yang tersebar di Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Lamongan, menyimpan beras sedikitnya 32 ribu ton.

Beras sebanyak itu, kata Tahori, adalah hasil pengadaan tahun 2019, di mana targetnya sebanyak 40 ribu ton dan baru terealisasi sekitar 32 ribu ton. Masih ada sisa 8.000 ton target beras yang belum dibeli. "Mungkin untuk pengadaan akan cepat tercapai,” katanya.

Sebelumnya, Bulog Sub- Divre III Bojonegoro juga telah mengirim beras ke Pulau Madura pada akhir April atau Ramadan 2019 lalu. Jumlah beras yang diminta sebanyak 1.000 ton juga. Pengiriman ini, juga permintaan dari Bulog Pusat karena alasan pemerataan beras karena kemarau. 

Selain ke Madura, Bulog Sub-Divre III Bojonegoro juga mengirim beras ke Nusa Tenggara Timur (NTT). Jumlah  pengiriman beras pertama sebanyak 6.000 ton ke sejumlah kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah dikirim awal April 2019 lalu. Menurut Tahori, stok beras di Bojonegoro yang selalu melimpah membuatnya sering ditunjuk untuk mengirimkan beras ke daerah yang sedang kekurangan.

Baca: Beras Bulog Menumpuk, Darmin: Bisa untuk Bantuan Pangan Non Tunai

Saat kemarau seperti sekarang, sawah pertanian di Bojonegoro sebagian masih bisa panen. Terutama di areal pertanian yang berlokasi di pinggir Sungai Bengawan Solo yaitu di 16 kecamatan dari total 28 kecamatan yang petaninya masih tanam padi.

”Air dari sungai membantu mengaliri sawah,” ujar As’ad, petani di Kecamatan Padangan. Dia menyebut, pertengahan bulan Juli ini, saat berbagai daerah sedang kekeringan, sebagian tanaman padi di daerahnya justru mulai panen.

SUJATMIKO (BOJONEGORO)






Minyakita Langka, DMSI Usul Bulog Ambil Alih Distribusi

50 menit lalu

Minyakita Langka, DMSI Usul Bulog Ambil Alih Distribusi

DMSI usul supaya Badan Logistik atau Bulog mengambil alih distribusi Minyakita


Terpopuler: Jokowi Geram Perkara Tepung Ikan, Buwas Maklumat Perang Lawan Mafia Beras

1 hari lalu

Terpopuler: Jokowi Geram Perkara Tepung Ikan, Buwas Maklumat Perang Lawan Mafia Beras

Jokowi yang geram lantaran Indonesia menjadi negara importir tepung ikan terbesar. Padahal Indonesia adalah eksportir nomor satu ikan tuna, cakalang,


Kepala Bapanas soal Harga Beras Naik: Eceran Tertinggi Rp 9.450, Tapi Enggak Dijagain

1 hari lalu

Kepala Bapanas soal Harga Beras Naik: Eceran Tertinggi Rp 9.450, Tapi Enggak Dijagain

Kepala Bapanas meminta Satgas Pangan di berbagai instansi untuk terus melakukan pengawasan terhadap kenaikan harga besar di pasaran.


Jokowi Perintahkan BUMN Jadi Off Taker Pangan, Draf Aturan Disiapkan 2 Pekan Ini

1 hari lalu

Jokowi Perintahkan BUMN Jadi Off Taker Pangan, Draf Aturan Disiapkan 2 Pekan Ini

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memerintahkan integrasi BUMN bidang pangan untuk menjadi off taker atau penyerap hasil produksi di masyarakat. Revisi sejumlah peraturan dan mekanisme pendanaan murah disiapkan agar tak ada lagi harga komoditas pangan di tingkat petani yang jatuh.


Bulog Sudah Guyur 10.000 Ton Beras Impor, Kenapa Harga Beras Masih Naik?

1 hari lalu

Bulog Sudah Guyur 10.000 Ton Beras Impor, Kenapa Harga Beras Masih Naik?

Hingga hari ini harga beras medium dan premium masih terus naik. Padahal Bulog sudah mengguyur 10.000 ton beras ke pasar. Kenapa?


Harga Beras Naik di Seluruh Provinsi, Apa Saja Instruksi Jokowi dan Bagaimana Hasilnya?

1 hari lalu

Harga Beras Naik di Seluruh Provinsi, Apa Saja Instruksi Jokowi dan Bagaimana Hasilnya?

Jokowi menyoroti kenaikan harga beras di seluruh provinsi karena komoditas itu sangat mempengaruhi laju inflasi. Apa saja langkah yang diambilnya?


Mengenal Oplos Beras, Salah Satu Modus Umum Mafia Beras

2 hari lalu

Mengenal Oplos Beras, Salah Satu Modus Umum Mafia Beras

Mengoplos beras menjadi salah satu modus mafia beras. Selain itu, ada pula sejumlah modus lainnya untuk mempermain harga beras di pasaran.


Budi Waseso Nyatakan Perang Terhadap Mafia Beras, Apa Langkahnya?

2 hari lalu

Budi Waseso Nyatakan Perang Terhadap Mafia Beras, Apa Langkahnya?

Dirut Bulog Budi Waseso alias Buwas menyatakan perang terhadap mafia beras. Apa langkahny menangani jaringan ini?


Harga Beras Masih Tinggi Lampaui HET Meski Bulog Sudah Operasi Pasar, Dampak ke Inflasi?

2 hari lalu

Harga Beras Masih Tinggi Lampaui HET Meski Bulog Sudah Operasi Pasar, Dampak ke Inflasi?

Harga beras masih melonjak di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Padahal Perum Bulog sudah menggencarkan operasi pasar.


Harga Beras Masih Tinggi, Pedagang Salahkan Bulog karena...

2 hari lalu

Harga Beras Masih Tinggi, Pedagang Salahkan Bulog karena...

Sekjen Dewan Pimpinan Pusat IKAPPI Reynaldi Sarijowan mengungkapkan kenaikah harga beras bermula dari kesalahan Perum Bulog. Simak penjelasannya.