KPPU Buka Kemungkinan Selidiki Ovo Terkait Parkir

Warga melintas di kawasan Pasar Tanah Abang yang sepi aktivitas selama libur Lebaran, Jakarta, Ahad, 9 Juni 2019. Pusat perbelanjaan tekstil terbesar se-Asia Tenggara ini tutup untuk ikut merayakan hari raya Idul Fitri 1440 H/2019 M. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pengawas Persaingan Usaha atau KPPU membuka kemungkinan menyelidiki perusahaan penyedia aplikasi dompet digital, Ovo. Penelaahan itu dilakukan setelah KPPU memperoleh informasi terkait dugaan monopoli parkir menggunakan Ovo di sejumlah pusat perbelanjaan di Jakarta.

BACA: Gandeng 10 Bank, OVO Tambah Saluran Top Up Baru

"Kebijakan beberapa mal menerapkan parkir hanya dengan Ovo sudah masuk penelitian," ujar komisioner sekaligus juru bicara KPPU Guntur Syahputra Saragih di kantornya, Jakarta Pusat, Senin petang, 1 Juli 2019.

Guntur mengatakan, berdasarkan laporan yang masuk ke komisi, sejumlah pusat perbelanjaan yang menerapkan parkir Ovo tak menawarkan masyarakat membayar dengan uang elektronik lainnya. Sementara itu, untuk pembayaran secara tunai, pengunjung terkesan dipersulit.

BACA: OVO Ingin Edukasi Pembayaran Non-Tunai dengan LinkAja

Dalam kondisi seperti ini, ujar Guntur, masyarakat terdesak dan tak memiliki pilihan. Semestinya, pusat perbelanjaan menyediakan alternatif pembayaran lain, semisal menggunakan kartu pembayaran elektronik atau aplikasi sejenisnya.

Guntur menyebut, kondisi yang sama pernah terjadi di jalan tol. "Dulu kan di jalan seperti itu, hanya dikuasai satu platform pembayaran. Tapi sekarang ada banyak pilihan," ucapnya.

Guntur tidak mendetailkan kapan penyelidikan itu akan berlangsung. Ia juga belum menggamblangkan perihal pemanggilan pihak-pihak terkait untuk pendalaman investigasi.

Adapun aplikasi Ovo mulai merambah pasar Tanah Air sekitar 2 tahun lalu. Mulanya, Ovo muncul ke publik dengan menyediakan layanan pembayaran digital untuk parkir di perusahaan-perusahaan di bawah naungan Lippo Group. Namun, saat ini, perusahaan rintisan atau start up itu membuka peluang bekerja sama dengan ekosistem yang lebih luas.






Soal Dugaan Persekongkolan, Jakpro Sampaikan Alasan Tender Revitalisasi TIM Tahap III Sempat Dibatalkan

1 hari lalu

Soal Dugaan Persekongkolan, Jakpro Sampaikan Alasan Tender Revitalisasi TIM Tahap III Sempat Dibatalkan

PT Jakpro menyampaikan alasan tender revitalisasi TIM tahap III sempat dibatalkan. KPPU menduga ada persekongkolan dalam tender tersebut.


Awas Penipuan, Hanya Ada 6 Mitra Pembayaran Resmi Kartu Prakerja

1 hari lalu

Awas Penipuan, Hanya Ada 6 Mitra Pembayaran Resmi Kartu Prakerja

Manajemen pelaksana (PMO) Kartu Prakerja menegaskan bahwa program Kartu Prakerja hanya memiliki enam mitra pembayaran resmi. Apa saja?


Suasana Warung Bakmi di Kwitang yang Viral karena Warga dan Pelanggan Ribut Masalah Parkir

1 hari lalu

Suasana Warung Bakmi di Kwitang yang Viral karena Warga dan Pelanggan Ribut Masalah Parkir

Sempat beredar video viral keributan antara pemilik rumah dengan pemilik kendaraan yang merupakan pelanggan bakmi di Kwitang itu.


Faisal Basri Kritik Harga CPO untuk Biodiesel Lebih Mahal ketimbang Minyak Goreng: Ini Biang Keladinya

2 hari lalu

Faisal Basri Kritik Harga CPO untuk Biodiesel Lebih Mahal ketimbang Minyak Goreng: Ini Biang Keladinya

Faisal Basri menduga perbedaan harga jual CPO untuk biodiesel dan pangan menjadi penyebab langkanya minyak goreng, khususnya Minyakita.


Tambah Pasokan Minyakita di Denpasar, Zulhas: Harganya Tidak Boleh di Atas Rp 14.000 per Liter

3 hari lalu

Tambah Pasokan Minyakita di Denpasar, Zulhas: Harganya Tidak Boleh di Atas Rp 14.000 per Liter

Kemendag menambah pasokan minyak goreng kemasan sederhana merek Minyakita di Pasar Kreneng, Denpasar, Bali pada Sabtu, 4 Februari 2023.


Terkini Bisnis: Bulog Tak Dapat Kuota Impor Gula, Sri Mulyani Jelaskan Nasib Ekonomi RI 2023

4 hari lalu

Terkini Bisnis: Bulog Tak Dapat Kuota Impor Gula, Sri Mulyani Jelaskan Nasib Ekonomi RI 2023

Berita terkini ekonomi dan bisnis pada Jumat sore, 3 Februari 2023, dimulai dari Bulog tak mendapat kuota impor gula konsumsi pada tahun ini.


Terkini: Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI Baik-baik Saja, KPPU Mulai Usut Penjualan Bersyarat Minyakita

4 hari lalu

Terkini: Sri Mulyani Sebut Ekonomi RI Baik-baik Saja, KPPU Mulai Usut Penjualan Bersyarat Minyakita

Sri Mulyani sebut ekonomi RI baik-baik saja, KPPU mulai usut penjualan bersyarat Minyakita di daerah.


KPPU Duga Ada Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM, Jakpro: Tudingan Prematur

4 hari lalu

KPPU Duga Ada Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM, Jakpro: Tudingan Prematur

PT Jakpro menganggap dugaan persekongkolan pemilihan tender revitalisasi TIM tahap III bersifat prematur.


Jakpro Nilai KPPU Terburu-buru Menyimpulkan Dugaan Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM

4 hari lalu

Jakpro Nilai KPPU Terburu-buru Menyimpulkan Dugaan Persekongkolan Tender Revitalisasi TIM

Vice President Corporate Secretary PT Jakpro Syachrial Syarif menila Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) terlalu terburu-buru menyimpulkan adanya persekongkolan pemenang tender dalam proyek revitalisasi Taman Ismail Marzuki (TMII) tahap III.


KPPU Mulai Usut Dugaan Penjualan Bersyarat Minyakita di Daerah

4 hari lalu

KPPU Mulai Usut Dugaan Penjualan Bersyarat Minyakita di Daerah

KPPU memutuskan untuk melanjutkan temuan Kantor Wilayah IV di Surabaya ihwal penjualan bersyarat atas minyak goreng kemasan sederhana merek Minyakita.