Wings Air Tetap Beroperasi di Bandara Husein Sastranegara

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Wings Air di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, 25 September 2016. TEMPO/Nita Dian

    Pesawat Wings Air di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, 25 September 2016. TEMPO/Nita Dian

    TEMPO.CO, Jakarta - Wings Air bakal tetap beroperasi di Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara, Bandung, kendati pemerintah sudah memindahkan sejumlah penerbangan dari bandara tersebut ke Bandara Internasional Kertajati, Majalengka.

    Baca: Lagi, WIngs Air Datangkan Armada Pesawat ATR

    "Wings Air akan melayani jaringan domestik yang sudah berjalan, dan mulai 1 Juli 2019 akan membuka layanan baru berjadwal," ujar Corporate Communications Strategic of Wings Air, Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulis, Senin, 1 Juli 2019.

    Adapun rute reguler yang telah dilayani maskapai antara lain dari Bandung ke Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta; Bandung - Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang; Bandung - Bandara Internasional Adi Soemarmo, Solo; dan Bandung - Bandara Internasional Radin Inten II, Lampung.

    Sementara, untuk rute anyar yang dilayani maskapai, antara lain Bandung - Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo; dan Bandung - Bandara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta. Penambahan layanan baru di kedua kota masing-masing memiliki dua kali penerbangan setiap hari atau empat kali terbang pergi pulang. "Sehingga secara keseluruhan, Wings Air beroperasi 18 frekuensi PP dari dan menuju Bandung," ujar Danang.

    Penambahan layanan ke Yogyakarta dan Surabaya, kata Danang, didasari pertimbangan potensi pasar. Di samping itu, ia mengatakan layanan tersebut disediakan lantaran tingginya permintaan para pelancong yang mengharapkan tersedia alternatif penerbangan langsung, sehingga tercipta interkonektivitas terbaik.

    Dia yakin rute tersebut bisa menjadi bagian upaya mendukung program pemerintah dalam meningkatkan pengembangan pariwisata nasional, termasuk kunjungan wisatawan serta pemerataan pusat pertumbuhan ekonomi baru. Untuk rute-rute tersebut, maskapai mengoperasikan pesawat turboproptipe ATR 72-500 atau ATR 72-600. Armada yang diklaim cocok untuk penerbangan rute jarak pendek itu berkapasitas 72 kursi kelas ekonomi, dengan konfigurasi kursi 2-2.

    Seperti penerbangan Wings Air lainnya, penumpang yang membawa bagasi mesti menyiapkan kocek lebih. Pelancong bisa membeli voucher bagasi melalui agen perjalanan, laman resmi Lion Air dan kantor penjualan tiket Lion Air Group. Penumpang juga bisa membeli dengan harga lebih hemat pada saat dan setelah pembelian tiket, dengan batas waktu maksimum enam jam sebelum keberangkatan.

    Baca: Erupsi Gunung Dukono, 2 Penerbangan Wings Air Dibatalkan

    Adapun ketentuan barang bawaan ke kabin, sesuai aturan yang berlaku, yaitu setiap penumpang diperbolehkan membawa satu bagasi kabin dengan maksimum berat 7 kilogram dan satu barang pribadi, seperti tas laptop, perlengkapan bayi, hingga tas jinjing wanita sesuai ketentuan maksimum ukuran dimensi bagasi kabin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Krakatau Steel di 7 BUMN yang Merugi Walaupun Disuntik Modal

    Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyoroti 7 BUMN yang tetap merugi walaupun sudah disuntik modal negara.