Resmi Beroperasi Besok, AP II Pastikan Bandara Kertajati Siap

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Maskapai Citilink dengan rute Kertajati - Surabaya mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati setelah resmi melayani penerbangan reguler per 1 Juli 2018 ini.

    Maskapai Citilink dengan rute Kertajati - Surabaya mendarat di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati setelah resmi melayani penerbangan reguler per 1 Juli 2018 ini.

    TEMPO.CO, Tangerang -  PT Angkasa Pura II (Persero) memastikan seluruh fasilitas dan layanan di sejumlah area keberangkatan dan kedatangan, hingga transportasi publik sudah tersedia saat penerbangan domestik beroperasi di Bandara Kertajati, Jawa Barat.

    Baca: Akhir Juni 2019, AirAsia Pindahkan Rute Bali ke Bandara Kertajati

    "Persiapan sudah dilakukan supaya pengalihan penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara ke Kertajati berjalan mulus dan lancar," ujar Vice President of Corporate Communications PT Angkasa Pura II Yado Yarismano, melalui keterangan tertulis, Ahad, 30 Juni 2019.

    Yado mengatakan, selaku operator Bandara Kertajati, AP II berkomitmen penuh menghadirkan standar tinggi pelayanan sehingga Kertajati dapat menjadi kebanggaan masyarakat khususnya Jawa Barat.

    Executive General Manager Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional Kertajati Ibut Astono mengatakan fasilitas utama dan fasilitas pendukung sudah siap untuk melayani penerbangan. Seperti di area keberangkatan, kata Astono, terdapat banyak jumlah meja check-in yakni mencapai 26 unit agar penumpang dapat cepat memproses keberangkatan dan mendukung kelancaran penerbangan.  

    "Selain meja check-in, terdapat 6 unit mesin self check-in yang dapat semakin mempersingkat waktu penumpang dalam memproses keberangkatan," katanya. Kertajati juga dilengkapi dengan 77 unit flight information display system (FIDS) yang menginformasikan jadwal penerbangan, lalu untuk memantau keamanan bandara ini memiliki 294 unit CCTV. 

    Adapun fasilitas pendukung di lokasi pemeriksaan penumpang pesawat (security check point/SCP) terdapat 12 unit x-ray, 10 unit walkthrough metal detector (WMTD), serta puluhan handheld metal detector. 

    Angkasa Pura II juga mengoperasikan 6 unit garbarata yang menghubungkan terminal keberangkatan dengan pintu pesawat, guna mempermudah proses penumpang naik pesawat (boarding). "Di area kedatangan, baggage handling system (BHS) dilengkapi dengan 4 baggage claim conveyor yang mengantar bagasi dari pesawat ke penumpang," jelas Ibut Astono.

    Ketika tiba di Kertajati, penumpang pesawat dapat memilih beragam alternatif moda transportasi publik guna tiba di tujuan akhir. Hingga saat ini terdapat 11 operator transportasi publik yang melayani rute dari dan ke Kertajati. 

    Seluruh operator transportasi publik yang mengoperasikan bus dan angkutan travel itu juga memberikan diskon tarif sebagai bentuk dukungan mereka bagi kesuksesan Kertajati dan masyarakat luas. 

    Adapun dari sisi keamanan dan keselamatan penerbangan, Bandara Kertajati dilengkapi sebanyak 6 unit kendaraan yang dioperasikan oleh unit Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK). Sementara itu untuk sisi udara (airside), Kertajati dilengkapi 4 parking stand untuk pesawat berbadan lebar (wide body) dan 18 parking stand untuk pesawat berbadan sedang (narrow body). Bandara ini juga memiliki runway dengan dimensi 3.000 m x 60 m.

    Baca: 6 Maskapai Pindah ke Kertajati, Jam Operasi Bandara Diperpanjang

    Di sisi logistik, area pelayanan kargo di Kertajati juga sudah siap dioperasikan untuk melayani seluruh penerbangan, termasuk bisnis kargo maskapai. PT Angkasa Pura Kargo (APK), anak usaha dari AP II, mengelola gudang kargo domestik seluas 2.240 meter persegi di Bandara Kertajati


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.