IHSG Diperkirakan Masih Menguat Setelah Jokowi Menang

Reporter

Editor

Rahma Tri

Karyawan melintas di depan layar pergerakan IHSG, Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin, 10 Juni 2019. Pasca libur Lebaran, perdagangan IHSG dibuka menguat 90,91 poin atau 1,4 persen ke 6.300,036, sementara pada sore harinya IHSG diutup di level 6.289,61. ANTARA/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta - Setelah putusan MK (Mahkamah Konstitusi) memastikan bahwa Jokowi menang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih berpotensi menguat pada perdagangan hari ini, Jumat, 28 Juni 2019.

Baca juga: Jokowi Ingin Salak, Manggis, dan Nanas Diekspor ke Argentina

"Berpeluang konsolidasi menguat," ujar Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee melalui pesan singkat pada Kamis malam, 27 Juni 2019. IHSG diperkirakan bergerak pada support 6.303 dan resistance 6.367.

Menurut Hans, penguatan IHSG itu didorong oleh sentimen baik dari dalam maupun luar negeri. Dari dalam negeru salah satunya adalah putusan Mahkamah Konstitusi mengenai sengketa Pilpres 2019. "Karena perkiraan damai perang dagang Cina - AS serta hasil sidang MK lancar dan tidak mengubah hasil awal," tutur Hans.

Sebelumnya, Mahkamah Agung (MA) menolak gugatan Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Menurut Kepala Biro Hukum dan Humas MA Abdullah, dalam pertimbangan putusannya MA menyatakan gugatan BPN Prabowo bukanlah objek Pelanggaran Administrasi Pemilu (PAP).

Sebelumnya BPN Prabowo mengajukan permohonan sengketa proses Pemilihan Presiden 2019 kepada Mahkamah Agung, setelah permohonannya ditolak oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Soal putusan MK yang memastikan Jokowi menang, Ekonom Institute for Development of Economics and Finance alias Indef, Bhima Yudhistira mengatakan sejak kemarin pasar sudah merespons positif. Hal ini ditandai dengan IHSG yang mencatatkan kenaikan 0,67 persen dan Rupiah menguat 0,25 persen pada saat penutupan.

"Tapi ini bukan Jokowi effect melainkan situasi demo yang berjalan kondusif tidak ada kerusuhan," kata Bhima.

Dengan kepastian Jokowi menang  itu, ujar Bhima, pasar tinggal menunggu susunan kabinet baru bulan Oktober mendatang. Sehingga, kondisi politik bisa lebih stabil.

BACA: Menjelang Putusan MK, Rupiah Menguat

Bhima menyebut hal yang menjadi catatan dalam perdagangan kemarin adalah investor asing masih membukukan penjualan bersih sebesar Rp 50.4 miliar. Faktor eskternal seperti pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping di forum G20, dan ketegangan AS Iran masih menjadi perhatian utama para pelaku pasar. "IHSG akan bergerak di 6.220 hingga 6.400."

Ikuti berita lain tentang Jokowi Menang  di Tempo.co

CAESAR AKBAR






Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

4 jam lalu

Ini Kata Mahasiswa yang Dikunjungi Jokowi di BUMN Startup Day

Pertamina mengusung lima tim jebolan Pertamuda 2021 di ajang kegiatan BUMN Startup Day. Seluruhnya digawangi mahasiswa: Unair, UI, UGM, UB.


Padam Kompor Listrik Sebelum Sempat Menyala

7 jam lalu

Padam Kompor Listrik Sebelum Sempat Menyala

Program pengalihan kompor elpiji 3 kilogram milik masyarakat menjadi kompor listrik kandas di tengah jalan. Apa sebabnya?


Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

11 jam lalu

Jokowi Sentil Pejabat yang Pamer Berwisata ke Luar Negeri di Media Sosial

Presiden Jokowi menyentil pejabat negara yang memamerkan aktivitas melancongnya ke luar negeri di media sosial. Menurut Jokowi, kegiatan para pejabat itu membuat devisa lari ke luar negeri.


IHSG Ditutup Melemah, Indeks Sektor Teknologi dan Transportasi Terjun Bebas

11 jam lalu

IHSG Ditutup Melemah, Indeks Sektor Teknologi dan Transportasi Terjun Bebas

IHSG menutup sesi di level 7.036 atau -0,57 persen lebih rendah daripada angka penutupan Rabu, 28 September kemarin di angka 7.077,0.


19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

12 jam lalu

19 Juta Orang Kekurangan Gizi, Moeldoko: Presiden Jokowi Sudah Minta Kita Tanam Apa Saja

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyatakan kondisi perekonomian di Indonesia dalam keadaan baik.


DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akusisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

12 jam lalu

DKI Ingin MRT Jakarta Segera Akusisi PT KCI, Realisasikan Instruksi Jokowi

MRT Jakarta telah meminta penyertaan modal daerah Rp 1,7 triliun untuk mengakuisisi PT KCI. Kondisi fiskal terkendala pandemi Covid-19.


Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

12 jam lalu

Ajak Kepala Daerah Kompak Tangani Inflasi, Jokowi Sebut Kondisi Ekonomi 2023 Makin Gelap

Presiden Jokowi mengajak seluruh kepala daerah untuk kompak bersama-sama menghadapi ancaman inflasi


Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

13 jam lalu

Jokowi Tetap Inginkan Pembangunan Infrastruktur Terus Berjalan

Jokowi menjelaskan, infrastruktur dibutuhkan karena merupakan fondasi bangsa agar bisa bersaing dengan negara lain.


OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

13 jam lalu

OPM Sebut Jokowi Penjahat Perang, Moeldoko: Kami Akan Tangkap Mereka

Kepala Staf Presiden Moeldoko bereaksi keras atas pernyataan TPNPB-OPM menyebut Presiden Jokowi sebagai penjahat perang di Papua.


Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

14 jam lalu

Sri Mulyani: 40 Persen Belanja Pemerintah Pusat dan Daerah Ada di Kuartal IV 2022

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengungkapkan, pemerintah masih memiliki daya belanja yang besar hingga kuartal IV - 2022. Ini untuk menopang ekonomi hingga akhir tahun supaya bisa tumbuh di atas 5 persen sepanjang 2022.