Dana Aplikasi Mobile USD 313 Juta Disebut Sumbang CAD

Reporter

Wakil Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Arif Budimanta dalam kegiatan Indonesian Energy Economics Forum 2018, di Jakarta, Jumat, 16 November 2018. (dok KEIN)

TEMPO.CO, Jakarta - Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Institut Pertanian Bogor Nunung Nuryantono menyoroti besarnya duit yang keluar Indonesia dari pembelian aplikasi ponsel atau mobile apps selama 2018. Sepanjang tahun lalu, pengeluaran konsumen untuk mobile apps tercatat sebesar US$ 313,6 juta.

Baca juga: KEIN: Sektor Jasa Teknologi Informasi Salah Satu Penyebab

Pada periode tersebut, ujar Nunung, jumlah unduhan mobile apps mencapai lima miliar. "Aplikasi biasanya berbayar dan tiap bulan ada tagihan bayarnya pakai dolar dan ini menambah aktivitas impor," ujar dia di Hotel Century Park, Jakarta, Kamis, 27 Juni 2019.

Oleh karena itu, Nunung menuturkan kegiatan tersebut berimplikasi tinggi terhadap defisit neraca transaksi berjalan Indonesia. Terutama, jika aktivitas tersebut juga masuk ke ranah perdagangan jasa. "Karena ada aktivitas jasa kita yang membeli dari luar."

Besar duit yang mengalir itu belum termasuk fulus dari transaksi perdagangan elektronik alias e-commerce. Berdasarkan data yang Nunung miliki, tercatat duit yang dibelanjakan di e-commerce paling banyak untuk belanja traveling dan akomodasi, yaitu sebesar US$ 9 miliar. Di samping itu, belanja elektronik sekitar US$ 2,6 miliar, fashion US$ 2,3 miliar, makanan US$ 1,4 miliar, game US$ 861 juta, dan perabot rumah US$ 1,6 miliar.

Nunung mengatakan besarnya duit yang beredar dari aktivitas digital itu tak lepas dari masyarakat yang mulai terbiasa untuk belanja dan beraktivitas menggunakan jejaring digital.

"Namun kemudian, saat kita lihat, produk yang dijual di market place yang ada, banyak konten impor dan mau tidak mau kita belanjakan uang kita dan akan memperberat kondisi neraca perdagangan kita," kata dia.

Data tersebut sejalan dengan temuan Komite Ekonomi dan Industri Nasional yang menyebut neraca jasa teknologi informasi dan telekomunikasi sebagai salah satu penyebab jebloknya neraca transaksi berjalan Indonesia.

Adapun hal yang masuk ke dalam neraca itu antara lain games, aplikasi digital, hingga peralatan yang menunjang TIK. "Kalau tidak dipersiapkan, defisit akan semakin lebar," ujar Wakil Ketua Umum KEIN Arif Budimanta.

Selain dari sisi jasa, data UN Comtrade menunjukkan bahwa impor barang untuk komoditas mesin dan peralatan elektronik pada 2018 sebesar sebesar US$21,45 miliar, atau setara dengan 11,37 persen kontribusinya terhadap total impor. Dengan nilai tersebut impor komoditas mesin dan peralatan elektronik menempati posisi ketiga komponen impor terbesar, setelah bahan bakar mineral dan reaktor nuklir dan permesinan.

Sementara, pada komponen impor barang barang berbasis informasi dan teknologi, komoditas dengan kode HS8517, memiliki proporsi dan pertumbuhan impor yang terus meningkat sejak 2014. Pada 2018, H58517 memiliki proporsi sebesar 27,1 persen terhadap HS85 dan tumbuh sebesar 20,9 persen (yoy). Sementara, HS851770 memiliki proporsi sebesar 71,8 persen terhadap HS8517 dan tumbuh sebesar 18,7 persen (yoy) pada periode yang sama. 

Tingginya impor di sektor tersebut, kata dia, memunculkan kekhawatiran mengingat teknologi sudah menjelma menjadi kebutuhan dasar. Dengan demikian, permintaan di sektor tersebut diyakini akan semakin meningkat. Belum lagi, Indonesia juga tengah menghadapi era industri 4.0 dan era internet of things. "Kalau kita tidak mempunyai kecakapan teknologi, semua kita beli dari luar," ujar Arif.

 






Lewat Aplikasi Khusus, Yogyakarta Genjot Sertifikasi Pramuwisata

5 jam lalu

Lewat Aplikasi Khusus, Yogyakarta Genjot Sertifikasi Pramuwisata

Kepiawaian pramuwisata memegang peran terhadap kehadiran dari para wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.


Tim Telkom University Kembangkan Aplikasi Diagnosis Dini Autisme

12 jam lalu

Tim Telkom University Kembangkan Aplikasi Diagnosis Dini Autisme

Pembuatan aplikasi itu melibatkan anggota tim dari mahasiswa Telkom University.


Koinworks Resmi Luncurkan KoinLearn sebagai Platform Belajar Gratis untuk UMKM

15 jam lalu

Koinworks Resmi Luncurkan KoinLearn sebagai Platform Belajar Gratis untuk UMKM

KoinWorks kini menghadirkan KoinLearn, yakni suatu platform edukasi yang menyediakan konten video pembelajaran untuk para pelaku UMKM.


Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

17 jam lalu

Apple Hapus Aplikasi Asal Rusia di AppStore

AppStore milik Apple memutuskan memblokir hampir semua aplikasi yang diterbitkan Russian VK ecosystrm.


Dirut Bank Mandiri: Aplikasi Livin Bisa Digunakan di Luar Negeri Mulai Oktober 2022

18 jam lalu

Dirut Bank Mandiri: Aplikasi Livin Bisa Digunakan di Luar Negeri Mulai Oktober 2022

Livin' by Mandiri bisa digunakan oleh IMEI base di luar negeri dengan sim card luar negeri sepanjang WNI memiliki NIK.


Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

1 hari lalu

Kaesang, Youtuber Kevin Hendrawan dan Samuel Sekuritas Luncurkan Saham Rakyat Pro

Kaesang Pangarep, Youtuber Kevin Hendrawan dan PT Samuel Sekuritas meluncurkan aplikasi Saham Rakyat versi pro.


Cara Merekam Audio di MacBook tanpa Aplikasi Pihak Ketiga

1 hari lalu

Cara Merekam Audio di MacBook tanpa Aplikasi Pihak Ketiga

Ada sejumlah cara untuk pengguna MacBook jika ingin merekam audio pada perangkat.


Defisit APBN Tahun Depan 2,48 Persen, PKS Ingatkan Sri Mulyani soal Tumpukan Utang

1 hari lalu

Defisit APBN Tahun Depan 2,48 Persen, PKS Ingatkan Sri Mulyani soal Tumpukan Utang

Proyeksi defisit APBN ini lebih rendah dari rancangannya yang sebesar 2,85 persen.


Banggar DPR dan Sri Mulyani Sepakati RAPBN 2023, Defisit Rp 598,2 Triliun

1 hari lalu

Banggar DPR dan Sri Mulyani Sepakati RAPBN 2023, Defisit Rp 598,2 Triliun

Sri Mulyani mengatakan Rancangan APBN 2023 akan dibawa ke pembicaraan tingkat II untuk disetujui dalam sidang paripurna.


Terima Pengembalian Ribuan Kardus, Sayurbox Sebut Telah Selamatkan 17 Pohon

1 hari lalu

Terima Pengembalian Ribuan Kardus, Sayurbox Sebut Telah Selamatkan 17 Pohon

CEO Sayurbox turun langsung menjadi kurir dan mengajak konsumen berpartisipasi mengembalikan kardus kemasan belanja.