Ekspor Timah Stop, Walikota Pangkalpinang Takut Investor Kabur

Pekerja membakar lempengan timah bahan pembuat gong di Gong Factory, Bogor. TEMPO

 

TEMPO.CO, Pangkalpinang - Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil mengaku sangat khawatir jika investor industri timah di daerahnya hengkang akibat aktivitas ekspor yang terhenti. Pasca-terhentinya aktivitas ekspor, seluruh perusahaan peleburan atau smelter timah di Kawasan Industri Pangkalpinang saat ini sudah memberhentikan ribuan karyawannya.

Baca juga: Luhut: Revisi UU Minerba Tetap Jalan

"Ini yang kita takutkan. Jangan sampai Pangkalpinang menjadi kota mati seperti beberapa daerah yang investornya kabur karena kesulitan beroperasi," ujar Maulan kepada wartawan usai melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di Kawasan Industri Pangkalpinang, Rabu, 26 Juni 2019.

Menurut Maulan, ia sudah mendapat laporan langsung dari masyarakat dan serikat pekerja bahwa saat ini jumlah pengangguran dari sektor industri timah semakin meningkat karena diberhentikan pihak smelter.

"Saya sengaja datang untuk mengecek masalahnya apa. Ternyata dari kunjungan ini saya sudah dapat titik terang bahwa hambatan utama smelter tidak beroperasi karena persoalan regulasi. Nanti kita upayakan bantu sesuai kapasitas kita," ujar Maulan.

Maulan berjanji akan menyampaikan masalah ini kepada Presiden Joko Widodo dalam kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi). Kegiatan itu akan digelar di Semarang, 2 Juli 2019 mendatang.

"Penerimaan PAD Pangkalpinang juga terkendala. Namun yang paling rugi adalah pengangguran yang meningkat ini memicu meningkatnya angka kriminal. Jika satu smelter karyawannya 100 orang, maka kali saja 10 smelter. Berarti sudah ada seribu orang. Jika ditambah istri dan 2 orang anak maka lebih dari 5 ribu orang yang kesulitan. Belum multiplier effect secara sosial dan psikis," ujar dia.

Ketua Umum Assosiasi Penambang dan Pengolah Pasir Mineral Indonesia (Atomindo) Darmansyah mengatakan saat ini kendala utama tidak beroperasinya smelter karena sulitnya mendapatkan Competent Person Indonesia (CPI) untuk mengajukan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

BACA: Belum Penuhi Syarat, Ekspor Timah Swasta di Babel Terhenti

"Saat ini kita berupaya agar syarat CPI dapat dipenuhi untuk memvalidasi RKAB sehingga bisa kembali ekspor. Ini merupakan target kita dan diharapkan dapat terealisasi sebelum tutup tahun 2019. Atomindo sudah menyusun formulasinya sebagai langkah percepatan," ujar Darmansyah.

Darmansyah menambahkan kehadiran Atomindo diharapkan dapat menjadi lokomotif penggerak industri pertimahan Indonesia. "Target beroperasi kembali industri smelter timah merupakan sesuatu yang sangat mendesak dan harus segera direalisasikan. Kita dari Atomindo prihatin dengan meningkatnya angka pengangguran," ujar dia.

SERVIO MARANDA






Bahlil Sebut Minimnya SDM Berkualitas Hambat Hilirisasi: Harus Berbesar Hati Terima dari Luar

11 jam lalu

Bahlil Sebut Minimnya SDM Berkualitas Hambat Hilirisasi: Harus Berbesar Hati Terima dari Luar

Bahlil menyebutkan salah satu tantangan yang dihadapi pemerintah dalam mendorong hilirisasi adalah kesiapan sumber daya manusia (SDM) di Tanah Air.


Vaksin Covid-19 Indovac Segera Diekspor, Bos Bio Farma: Sertifikat Halal Jadi Nilai Tambah

11 jam lalu

Vaksin Covid-19 Indovac Segera Diekspor, Bos Bio Farma: Sertifikat Halal Jadi Nilai Tambah

"IndoVac memenuhi kebutuhan aspek halal dan thayyib yang memperkuat jaminan kualitas dan keamanan atas vaksin," kata Dirut Bio Farma Honesti Basyir.


Donetsk Mulai Ekspor Batu Bara

13 jam lalu

Donetsk Mulai Ekspor Batu Bara

Perdana Menteri Donetsk People's Republic mengkonfirmasi kalau batu bara di Donetsk, Ukraina, sedang dikirim ke Turki.


Kiat Sukses Kampung Souvenir Garap Pasar Internasional Bersama Shopee

14 jam lalu

Kiat Sukses Kampung Souvenir Garap Pasar Internasional Bersama Shopee

Tas rotan merupakan produk favorit Kampung Souvenir untuk diekspor


CEO Freeport Janji Bangun Smelter di Papua pada 2024: Pemerintah Peringatkan Kami Gerak Cepat

16 jam lalu

CEO Freeport Janji Bangun Smelter di Papua pada 2024: Pemerintah Peringatkan Kami Gerak Cepat

Chairman of the Board & CEO Freeport Mc-MoRan, Richard C Adkerson, menjanjikan pihaknya bakal membangun industri pengolahan di Papua pada tahun 2024.


Sudah 11 Hari Rupiah di Atas 15.000 per USD, Pengusaha Khawatirkan Beban Harga Pokok Produksi

1 hari lalu

Sudah 11 Hari Rupiah di Atas 15.000 per USD, Pengusaha Khawatirkan Beban Harga Pokok Produksi

Beban harga pokok produksi semakin tinggi setelah nilai tukar rupiah betah di level atas Rp 15.000 per dolar AS selama 11 hari ini.


Ancaman Resesi, Pemerintah Pede Ekspor Kuat karena Manufaktur Terus Ekspansif

1 hari lalu

Ancaman Resesi, Pemerintah Pede Ekspor Kuat karena Manufaktur Terus Ekspansif

Pemerintah mengaku optimistis terhadap kinerja ekspor Indonesia meskipun ancaman resesi perekonomian global di depan mata.


BRIN Kembangkan 61 Teknologi, Ada yang untuk Memperlambat Kematangan Pisang

1 hari lalu

BRIN Kembangkan 61 Teknologi, Ada yang untuk Memperlambat Kematangan Pisang

BRIN mengembangkan teknologi untuk memperpanjang umur komoditas hortikultura.


Freeport Bakal Gelontorkan Tambahan Investasi Hampir Rp 306 Triliun Hingga 2041

2 hari lalu

Freeport Bakal Gelontorkan Tambahan Investasi Hampir Rp 306 Triliun Hingga 2041

PT Freeport Indonesia telah mempersiapkan investasi jumbo untuk terus mengembangkan operasi pertambangan berkelanjutannya di Indonesia.


Bertemu Dubes Jepang, Menhub Minta Percepatan Kerja Sama Proyek Proving Ground

2 hari lalu

Bertemu Dubes Jepang, Menhub Minta Percepatan Kerja Sama Proyek Proving Ground

Menteri Perhubungan atau Menhub Budi Karya Sumadi bertemu dengan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji. Apa saja yang dibahas?