Pemilu Sudah Usai tapi Bisnis Properti Belum Pulih

Reporter

Editor

Rahma Tri

Pekerja menyelesaikan kondominium The Masterpiece di kawasan Rasuna Epicentrum, Jakarta, Kamis (8/3). TEMPO/Eko Siswono Toyudho

TEMPO.CO, Jakarta - Pascapemilu, bisnis properti di Indonesia masih belum bergairah dan pulih seperti sedia kala. Konsultan Properti Savills Indonesia, Anton Sitorus, mengakui prospek industri properti ke depan memang belum ada kenaikan yang signifikan.

Baca: Rumah Mewah di Bawah Rp 30 Miliar Kini Bebas PPnBM

“Kalau menurut saya, sampai akhir tahun diperkirakan belum ada kenaikan yang signifikan ya,” kata Anton, di Panin Tower, Jakarta Selatan, pada Rabu 26 Juni 2019.

Anton mengatakan penyebab belum bergairahnya sektor properti karena salah satunya faktor politik, yakni Pemilu kemarin.  Selain itu, juga ada faktor ekonomi global. Saat ini, kata dia, faktor perang dagang Amerika Serikat-Cina ikut mempengaruhi kondisi sektor properti.

Anton menjelaskan pada kuartal I 2019 sudah ada 1.100 unit baru kondomininium di Jakarta. Namun, selama tiga bulan pertama, hanya 430 unit yang terjual. Itupun dengan harga rata-rata per meter persegi sebesar Rp 26,3 juta,  turun 0,3 persen dibanding tahun sebelumnya.

Sebagai informasi, Jakarta yang mewakili kota besar di Indonesia masih menempati urutan ke 51 dalam survei indeks ketahanan kota dari Savills Indonesia. Sejauh ini, New York masih menempati urutan pertama, lalu ada Tokyo urutan kedua; dan diikuti London pada urutan. "Jakarta diperkirakan akan menempati pada posisi ke-20 pada tahun 2028," ujar Anton.

Untuk daerah Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi, Anton mengungkapkan, pada tiga bulan pertama 2019 sudah ada 3.800 unit baru kondominium. Adapun total ketersediaan sebesar 86.700 unit dan hanya terjual sebanyak 2.100  unit dengan harga rata-rata per meter pesegi senilai Rp15,8 juta.

Menurut Anton, tidak terserapnya sektor properti dengan baik ini merupakan gambaran perlambatan pada bagian ekonomi ini.

Dia melanjutkan, peran pemerintah menjadi penting dalam mengatasi persoalan ekonomi properti. Sebab, pemerintah memiliki regulasi untuk mengatur ekonomi. Tak hanya itu, pemerintah juga punya unit-unit usaha berupa badan usaha milik negara (BUMN). “Mereka bisa memainkan peran di pasar,” ujar Anton.

Baca: Bisnis Properti Diprediksi Tumbuh Tak Lebih dari 5 Persen

Sejauh ini, kata Anton, para investor masih menunggu dan melihat kondisi ekonomi yang terkait dengan politik di Indonesia. “Kita berharap ke depan bisnis properti tumbuh lebih signifikan,” katanya.

EKO WAHYUDI






Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

3 hari lalu

Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

Partai Brothers of Italy, yang dipimpin oleh pendukung pemimpin fasis Italia Mussolini, Giorgia Meloni, memimpin jajak pendapat


Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Grup Ciputra Siapkan Hunian Baru Seluas 350 Hektare

3 hari lalu

Tol Serpong - Balaraja Diresmikan, Grup Ciputra Siapkan Hunian Baru Seluas 350 Hektare

Grup Ciputra menyambut beroperasinya Tol Serpong - Balaraja seksi 1A dengan menyiapkan proyek terbarunya, CitraGarden Serpong.


Jubir Demokrat Minta Hasto PDIP Berhenti Sebut Pemilu 2009 Curang

6 hari lalu

Jubir Demokrat Minta Hasto PDIP Berhenti Sebut Pemilu 2009 Curang

Kepala Badan Komunikasi Strategis Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyebut tidak ada kecurangan vertikal pada Pemilu 2009.


Laporan Tren Pasar: 3 Provinsi Ini Jadi Pencarian Teratas Properti di Luar Jakarta

6 hari lalu

Laporan Tren Pasar: 3 Provinsi Ini Jadi Pencarian Teratas Properti di Luar Jakarta

Laporan tren pasar properti sejalan dengan angka pertumbuhan positif ketiga provinsi dalam periode Januari-Mei 2022.


Gerindra Ungkap Upaya Jegal Prabowo di Pilpres 2024

8 hari lalu

Gerindra Ungkap Upaya Jegal Prabowo di Pilpres 2024

Baliho ini, kata dia, membuat rating atau elektabilitas Prabowo menurun. Tersebar di daerah kantong-kantong pendukung Prabowo.


Relawan Anies Baswedan Bentuk Program Saksi Demokrasi dan Pendidikan Bernegara

8 hari lalu

Relawan Anies Baswedan Bentuk Program Saksi Demokrasi dan Pendidikan Bernegara

Menghadapi Pemilu 2024, Jati mengatakan relawan Anies Baswedan SKI bakal melakukan rekruitmen bagi masyarakat untuk menjadi Saksi Demokrasi.


Jair Bolsonaro Kampanye di Sela Acara Pemakaman Ratu Elizabeth II

9 hari lalu

Jair Bolsonaro Kampanye di Sela Acara Pemakaman Ratu Elizabeth II

Jair Bolsonaro mengubah perjalanannya ke London untuk pemakaman Ratu Elizabeth II menjadi acara kampanye pemilu


Soal Capres dari KKIR Jika PDIP Bergabung, Muhaimin Iskandar: Tergantung Saya dan Pak Prabowo

14 hari lalu

Soal Capres dari KKIR Jika PDIP Bergabung, Muhaimin Iskandar: Tergantung Saya dan Pak Prabowo

Muhaimin Iskandar menyatakan dirinya dan Prabowo Subianto akan tetap menjadi penentu siapa calon presiden yang akan mereka usung.


Anak Buah Anies Baswedan Bantah Prasetyo Edi Soal Larangan Buat Kebijakan Strategis

15 hari lalu

Anak Buah Anies Baswedan Bantah Prasetyo Edi Soal Larangan Buat Kebijakan Strategis

Yayan Yuhana mengatakan Anies Baswedan tetap bisa menentukan kebijakan jelang berakhirnya masa jabatan pada 16 Oktober 2022.


Suku Bunga Acuan dan Harga BBM Naik, Target Prapenjualan Ciputra Tetap di Rp8,2 Triliun

17 hari lalu

Suku Bunga Acuan dan Harga BBM Naik, Target Prapenjualan Ciputra Tetap di Rp8,2 Triliun

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) telah mengantongi marketing sales atau prapenjualan Rp1,9 triliun sampai dengan kuartal I-2022.