Kronologi Bos Pabrik Korek Api Terbakar yang Sempat Ingin Kabur

Petugas kepolisian melakukan identifikasi lokasi kebakaran pabrik korek api di Desa Sambirejo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jumat, 21 Juni 2019. ANTARA

TEMPO.CO, Medan -Kepala Polisi Resort Kota Binjai Ajun Komisaris Besar Polisi Nugroho mengatakan sudah menahan Direktur Utama pabrik PT Kiat Unggul Indra Marwan. "Tersangka Indra terindikasi mau melarikan diri saat akan diamankan," kata Nugroho di Markas Polisi Resort Kota Binjai, Selasa, 25 Juni 2019.

BACA: Kebakaran Pabrik Korek Api, Hanya 1 Korban Mendapat Santunan BPJS

Polisi juga menahan Burhan selaku manager operasional dan Lismawarni yang menjabat HRD Personalia. Bekerja sama dengan Direktorat Kriminal Umum Polisi Daerah Sumatera Utara, pihaknya berhasil mengamankan ketiga tersangka dalam waktu 1 x 24 jam pasca-kejadian di Kota Medan.

Dia menjelaskan, sewaktu polisi meminta Burhan menghubungi Indra untuk datang ke Polresta Binjai menjalani pemeriksaan. Sabtu pagi, 22 Juni 2019, Indra yang tinggal di Jakarta ini sudah berada di Kota Medan dan masih kooperatif berkomunikasi.

BACA: Menaker Sebut Ada 6 Pelanggaran di Pabrik Korek Api yang Terbakar

Tapi tak lama, Indra mematikan telepon genggam dan terdeteksi mengganti kartu SIM-nya. Karena tidak bisa dihubungi lagi, polisi mulai curiga dan menilai Indra mau melarikan diri. Polisi langsung melakukan pengejaran dan berhasil menangkap Indra di kawasan Sunggal.

Hasil penyelidikan diketahui, upah yang diterima rata-rata pekerja sebesar Rp 500.000 sampai Rp 700.000 per bulan. Seluruh operasional pabrik yang dimiliki PT Kiat Unggul ditutup dan mandornya ditangkap untuk dimintai keterangan. Nugroho mengatakan, sedang mendalami alasan kenapa ketiga pabrik perakit mancis itu menjadi satu dengan pabrik induk di Diski.

"Bisa jadi untuk menghindari pajak, menghindari kepesertaan BPJS para pekerja, dan bisa jadi untuk mengupah karyawan di bawah UMR," kata Nugroho.

Polisi juga masih menyelidiki terkait izin merek yang digunakan. Menurut dia, umumnya merek mancis adalah Tokai. PT Kiat unggul memproduksi mancis merek Toke. Ciri khasnya, tabung gas lebih tipis. Katanya lagi, kebocoran tabung ketika uji coba pemantik dan besar api sudah sering terjadi. Biasanya kalau bocor, dilempar ke lantai dan diinjak pakai sandal atau sepatu.

"Ini sesuai keterangan pekerja yang selamat berinisial AY. Jadi tidak ada standar keselamatan karyawan di pabrik itu," tegas Nugroho.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polisi Daerah Sumut Komisaris Besar Tatan Dirsan Atmaja mengatakan, ketiga tersangka dikenakan Pasal 359 KUHP yaitu kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. Dijelaskannya, penyidik masih melakukan pengembangan, hasil penyelidikan sementara, perusahaan induk berada di Sunggal dan memiliki izin usaha.

Baca berita tentang Pabrik lainnya di Tempo.co.






Kompor Tukang Bubur Ayam Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Cikini, Kerugian Rp 2,5 Miliar

1 hari lalu

Kompor Tukang Bubur Ayam Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Cikini, Kerugian Rp 2,5 Miliar

Petugas telah memadamkan kebakaran yang diduga bermula dari kompor tukang bubur ayam di permukiman penduduk di Jalan Cikini Kramat.


Kebakaran SMA Negeri Pebayuran Bekasi Telan Kerugian Rp 777 Juta

3 hari lalu

Kebakaran SMA Negeri Pebayuran Bekasi Telan Kerugian Rp 777 Juta

Kebakaran yang melanda SMA Negeri 1 Pebayuran, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat dapat dipadamkan dalam waktu satu jam berkat kesigapan petugas.


Pabrik Toyota di Rusia Tutup Akibat Masalah Rantai Pasokan

4 hari lalu

Pabrik Toyota di Rusia Tutup Akibat Masalah Rantai Pasokan

Toyota Motor Corp pada Jumat, September 2022 memutuskan untuk mengakhiri produksi kendaraan di Rusia karena gangguan pasokan komponen dan suku cadang utama.


Penyebab kebakaran di Jakarta Tahun 2022, Listrik menjadi Penyebab Utama

9 hari lalu

Penyebab kebakaran di Jakarta Tahun 2022, Listrik menjadi Penyebab Utama

Jakarta selatan merupakan wilayah dengan kasus kebakaran terbanyak pada 2022.


Banyak Kebakaran di Jakarta Akibat Korsleting Listrik, PLN: Utamakan Keselamatan

10 hari lalu

Banyak Kebakaran di Jakarta Akibat Korsleting Listrik, PLN: Utamakan Keselamatan

PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya meminta masyarakat tertib memanfaatkan tenaga listrik demi menghindari kebakaran akibat korsleting.


Korsleting Panel Listrik Grand Indonesia, Petugas Damkar Sempat Kesulitan Karena Kepulan Asap Tebal

10 hari lalu

Korsleting Panel Listrik Grand Indonesia, Petugas Damkar Sempat Kesulitan Karena Kepulan Asap Tebal

Petugas damkar sempat kesulitan masuk ke ruangan panel listrik Grand Indonesia karena kepulan asap yang tebal.


Grand Indonesia Sebut Tidak Ada Kebakaran Hanya Kepulan Asap Karena Kendala Panel Listrik

10 hari lalu

Grand Indonesia Sebut Tidak Ada Kebakaran Hanya Kepulan Asap Karena Kendala Panel Listrik

Managemen Grand Indonesia menyampaikan ada kendala pada panel listrik yang menyebabkan kepulan asap dan bukan kebakaran.


Kebakaran Grand Indonesia Diduga Karena Korsleting Panel Listrik

10 hari lalu

Kebakaran Grand Indonesia Diduga Karena Korsleting Panel Listrik

Kebakaran terjadi di Mall Grand Indonesia siang tadi. Sumber kebakaran berasal dari panel listrik di Lantai 10 mall bagian barat.


Grand Indonesia Tutup Sementara West Mall Setelah Kebakaran Panel Listrik

10 hari lalu

Grand Indonesia Tutup Sementara West Mall Setelah Kebakaran Panel Listrik

Manajemen memastikan semua pengunjung dan pengelola gerai di West Mall Grand Indonesia sudah dievakuasi.


64 RW di Jakarta Risiko Tinggi Terjadi Kebakaran

12 hari lalu

64 RW di Jakarta Risiko Tinggi Terjadi Kebakaran

Dinas Gulkarmat DKI menyebut ada 400 RW yang masuk kategori sedang dan rendah terjadi kebakaran.