Indonesia-Jepang Kerja Sama Konservasi Karbon untuk Mitigasi Perubahan Iklim

Caption: Indonesia - Jepang kerja sama konservasi karbon untuk mitigasi perubahan iklim.

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, Sjarief Widjaja membuka acara The Second Core-and-Network System Workshop of Satreps - BlueCARES Program. BlueCARES merupakan program kerja sama antara Indonesia-Jepang yang berfokus pada ekosistem karbon biru.

BACA: Lowongan Terbuka, Jepang Butuh 350 Ribu Tenaga Kerja

"Program BlueCARES bertujuan untuk menyusun suatu 'strategi karbon biru' sebagai skema yang efektif untuk meningkatkan upaya masyarakat dalam pelestarian ekosistem pesisir dan sekaligus berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim global," kata Sjarief dalam keterangan tertulis, Rabu, 26 Juni 2019.

Mengusung motto aksi lokal yang berdampak lokal dan global, kata dia, strategi ini akan dicapai melalui integrasi penelitian dalam bidang geokimia, ekologi, geomatika, modeling, dan sosial-ekonomi untuk mengetahui dinamika karbon biru pada sistem hulu-hilir. Selain itu kajian kuantifikasi jasa ekosistem juga dilaksanakan untuk mengetahui pemanfaatan ekosistem pesisir yang lestari.

BACA: Jepang Butuh Tenaga Kerja, Menaker Targetkan Kirim 70 Ribu Orang

Pembentukan Core-and-Network System atau CNS adalah salah satu dari 5 output utama program SATREPS - BlueCARES. CNS ditargetkan sebagai suatu kemitraan nasional sukarela, namun sistematis dan terkoordinasi antara universitas dan lembaga-lembaga terkait. Keterkaitan itu kata dia, memiliki visi masa depan yang berkelanjutan untuk lingkungan dan masyarakat pesisir Indonesia.

Menurut Sjarief, CNS juga dapat dipandang sebagai suatu jaringan kerja untuk melaksanakan berbagai penelitian, koordinasi, dan monitoring ekosistem pesisir, termasuk ekosistem karbon biru (mangrove dan lamun). CNS akan diatur dan diimplementasikan pada lokasi-lokasi program SATREPS-BlueCARES menggunakan sistem 'cluster' yang terdiri dari universitas, lembaga riset, lembaga swadaya masyarakat, maupun pemerintah daerah.

Ruang lingkup substansi dalam CNS cukup luas, mencakup biofisik, ilmu sosial, dan ekonomi yang diperlukan untuk mengatasi masalah-masalah fisik dan sosial ekonomi yang terkait dengan ekosistem dan masyarakat pesisir. "Pertemuan ini pada prinsipnya dirancang untuk melanjutkan lokakarya CNS pertama yang diselenggarakan pada bulan November tahun lalu, yaitu untuk meningkatkan kapasitas riset, pemantauan ekosistem pesisir dan kemitraan penelitian di antara lembaga-lembaga di Indonesia," ujar Sjarief Widjaja.

Adapun, BlueCARES adalah program kolaborasi antara Indonesia dan Jepang dalam aspek blue carbon yang dilaksanakan sejak 2017-2022. Salah satu output utama BlueCARES adalah pengembangan laboratorium blue carbon yang berlokasi di Instalasi Teknologi Perikanan, Pasar Minggu, Jakarta. Target lokasi program BlueCARES adalah Coral Triangle, yang merupakan pusat keanekaragaman hayati laut dunia.

Baca berita tentang Jepang lainnya di Tempo.co.






Piala Asia Futsal 2022: Ini Strategi Jepang Hadapi Timnas Indonesia

11 jam lalu

Piala Asia Futsal 2022: Ini Strategi Jepang Hadapi Timnas Indonesia

Timnas Indonesia akan menjalani laga perempat final melawan Jepang di Piala Asia Futsal 2022.


Nissan dan Mitsubishi Berkolaborasi Hadirkan Mobil Listrik, Harganya Rp 250 Jutaan

12 jam lalu

Nissan dan Mitsubishi Berkolaborasi Hadirkan Mobil Listrik, Harganya Rp 250 Jutaan

Nissan dan Mitsubishi berkolaborasi untuk memproduksi mobil listrik atau Kei Car dengan tenaga listrik untuk pasar Jepang.


Sri Mulyani: Perubahan Iklim Akan Menjadi Kejutan Global Selanjutnya Setelah Pandemi

12 jam lalu

Sri Mulyani: Perubahan Iklim Akan Menjadi Kejutan Global Selanjutnya Setelah Pandemi

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengingatkan perubahan iklim merupakan ancaman global yang sangat serius sesudah pandemi COVID-19.


Kemenkeu Sebut Perubahan Iklim karena Kerusakan Lingkungan Tak Hanya Ganggu Perekonomian

17 jam lalu

Kemenkeu Sebut Perubahan Iklim karena Kerusakan Lingkungan Tak Hanya Ganggu Perekonomian

Kemenkeu menilai peningkatan frekuensi dan kerusakan akibat perubahan iklim telah mengganggu pembangunan ekonomi secara umum.


Jepang Beri Bebas Visa untuk Wisatawan dari 68 Negara, termasuk Indonesia

17 jam lalu

Jepang Beri Bebas Visa untuk Wisatawan dari 68 Negara, termasuk Indonesia

Wisatawan dari 68 negara yang ingin memasuki Jepang untuk kunjungan jangka pendek tidak perlu lagi mengajukan visa.


KKP - Norwegia Kerja Sama Penjaminan Kesehatan Ikan, Mutu dan Keamanan

2 hari lalu

KKP - Norwegia Kerja Sama Penjaminan Kesehatan Ikan, Mutu dan Keamanan

KKP bekerja sama dengan Norwegian Food Safety Authority (NSFA) dalam penjaminan kesehatan ikan serta mutu dan keamanan hasil perikanan.


Inoki, Politisi dan Pegulat Jepang yang Pernah Tantang Ali, Meninggal

2 hari lalu

Inoki, Politisi dan Pegulat Jepang yang Pernah Tantang Ali, Meninggal

Antonio Inoki, bintang gulat Jepang, politisi, dikenal luas karena melawan petinju legendaris Muhammad Ali, meninggal karena sakit langka


Nestle Hentikan Pasokan Minyak Sawit dari Perusahaan Indonesia

2 hari lalu

Nestle Hentikan Pasokan Minyak Sawit dari Perusahaan Indonesia

Nestle akan menghentikan pembelian produk minyak sawit Astra Agro Lestari Indonesia, yang dituduh melanggar hak atas tanah dan hak asasi manusia


Dubes Uni Eropa: Pemanfaatan Hutan Bisa Capai Emisi Nol Bersih

2 hari lalu

Dubes Uni Eropa: Pemanfaatan Hutan Bisa Capai Emisi Nol Bersih

Kekayaan hutan di Indonesia dapat mengendalikan perubahan iklim, dan hutan menjadi faktor penting untuk mencapai emisi nol bersih.


Kawasan Jajanan Kya-kya, Surabaya, Sudah Dikenal Sejak Masa SriwiJaya

3 hari lalu

Kawasan Jajanan Kya-kya, Surabaya, Sudah Dikenal Sejak Masa SriwiJaya

Kya-Kya didirikan pada 31 Mei 2003, di hari ulang tahun Surabaya. Masyarakat menyukainya, namun hanya bertahan lima tahun. Kini Kya-kya dibuka lagi.