Protes Harga, Peternak Bagikan Gratis 8.000 Ekor Ayam di Solo

Reporter:
Editor:

Rr. Ariyani Yakti Widyastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pekerja memberikan pakan ayam di peternakan ayam pedaging di Desa Bantarjaya Kecamatan Rancabungur Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 25 Maret 2012. Dok.TEMPO/Dasril Roszandi

    Pekerja memberikan pakan ayam di peternakan ayam pedaging di Desa Bantarjaya Kecamatan Rancabungur Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 25 Maret 2012. Dok.TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Solo - Para peternak ayam yang tergabung di dalam Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia Wilayah Jawa Tengah hari ini akan membagikan 8.000 ekor ayam hidup di lima tempat di Solo secara serentak. 

    Baca: Harga Ayam Anjlok, Menteri Darmin: Pasar Belum Efisien

    Pembagian ayam secara gratis ini dilakukan setelah sebelumnya para peternak melakukan aksi obral ayam sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang dinilai gagal melindungi para peternak mandiri.

    Ketua Pinsar Wilayah Jateng, Parjuni, mengatakan, selama beberapa bulan terakhir jumlah produksi yang berlebih serta anjloknya harga ayam membuat para peternak merugi. Dampaknya, beberapa peternak harus menutup usahanya. Sedangkan sisanya bertahan meski harus menambah hutang atau bahkan menjual aset untuk menutup biaya produksi.

    Harga ayam hidup saat ini di tingkat peternak hanya sekitar Rp 8.000-Rp10.000 per kilogram. Harga tersebut jauh di bawah harga pokok produksi (HPP) yang mencapai Rp 18.500 per kilogram. "Kalau mau disebut layak, mestinya harga ayam sekitar Rp 20.000 per kilogram," kata dia.

    Lebih jauh Parjuni menjelaskan, pembagian ayam gratis tersebut akan dilalukan bekerja sama dengan Pemerintah Kota Solo. Berdasarkan rencana awal, kegiatan akan digelar di halaman Kantor Kecamatan Banjarsari, Pendapa Kantor Kecamatan Jebres, halaman Kantor Kecamatan Laweyan, Pendapa Kantor Kecamatan Serengan dan di area bekas SD Negeri Baturono Pasar Kliwon.

    Untuk Kecamatan Banjarsari akan dibagikan 2.000 ekor ayam, lalu 1.500 ekor ayam di Kecamatan Laweyan, 1.500 ekor ayam di Kecamatan Pasar Kliwon, 1.500 ekor ayam di Kecamatan Jebres dan 1.500 ekor di Kecamatan Serengan.

    Meski begitu, Parjuni memperkirakan jumlah tersebut bakal bertambah. "Dari hasil rapat, jumlah itu bisa lebih. Sebab ada (peternak) yang mau tambah (pasokan). Total ada 9.500 ekor, sisanya cadangan," kata dia, Selasa, 25 Juni 2019.

    Pada hari ini, kata Parjuni, aksi obral ayam hidup masih dilakukan oleh beberapa peternak di lokasi yang berbeda-beda. "Untuk aksi itu beberapa masih berjalan. Itu sebagai bentuk keprihatinan kami."

    Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan, Dinas Perdagangan Pemkot Solo, Kristiana, mengatakan pada kegiatan tersebut pihaknya telah menyiapkan kupon untuk para penerima ayam gratis. "Kupon sudah disalurkan ke kecamatan, kemudian dari pihak kecamatan memberikan kupon itu kepada warga yang berhak," tuturnya.

    Baca: Jika Dilarang, Peternak Punya Alternatif Selain Bagi Ayam Gratis

    Pembagian ayam gratis tersebut lebih diutamakan untuk warga kurang mampu atau yang membutuhkan. Sedangkan untuk waktu pembagian ayam gratis akan dilakukan mulai pukul 08.00-10.00 WIB. Namun khusus untuk Kecamatan Jebres dimulai pukul 10.00 WIB. 

    BISNIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.