Tekan Harga Tiket Pesawat, GMF Tingkatkan Layanan Perawatan Pesawat

Kondisi perawatan pesawat Garuda Indonesia jenis bombardier di Hanggar 4 GMF, kompleks Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Selasa, 2 April 2019. TEMPO/Francisca Christy Rosana

TEMPO.CO, Jakarta – Manajemen PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia Tbk atau GMF turut berupaya menyokong maskapai mengefisienkan biaya operasionalnya melalui peningkatan kapabilitas perawatan dalam negeri. Langkah ini sejalan dengan imbauan pemerintah kepada sejumlah sektor aviasi untuk memberikan insentif atau keringanan biaya demi menurunkan harga tiket pesawat.

BACA: Tiket Pesawat Mahal, Turis Wisman di Indonesia Ogah Pelesir Lama

Pelaksana tugas Direktur Utama GMF Tazar Marta Kurniawan mengatakan peningkatan kapabilitas dilakukan supaya maskapai nasional tidak lagi mengeluarkan biaya lebih untuk melakukan perawatan komponen pesawat ke luar negeri. “Yang sudah pasti, perawatan komponen atau engine (mesin),” ujar Tazar kala ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Selasa, 25 Juni 2019.

Menurut Tazar, biaya perawatan pesawat di dalam negeri lebih murah ketimbang di luar negeri. Di dalam negeri, ongkos yang mesti dikeluarkan maskapai berkisar US$ 40 hingga 50 per jam. Sedangkan di luar negeri, biaya perawatan bisa berlipat dua kali dengan kisaran US$ 90. Selain itu, perawatan pesawat ke luar negeri membutuhkan biaya transportasi.

BACA: Tiket Pesawat Mahal, Pemerintah Diminta Beri Insentif Pajak

Adapun saat ini, GMF tengah berupaya memperlengkap peralatan perawatan mesin pesawat. Termasuk mengadakan peralatan-peralatan yang sebelumnya hanya tersedia di hanggar Eropa, Malaysia, dan Amerika Serikat.

“GMF saat ini baru dapat liason untuk (melakukan perawatan pada) engine (mesin) A230,” ujarnya. GMF akan meningkatkan kapabilitas untuk jenis pesawat lain, selain Airbus seri A320 sehingga maskapai bisa menghemat biaya perawatan.

Pemerintah sebelumnya meminta maskapai penerbangan berbiaya murah atau LCC melorotkan harga tiketnya untuk jadwal dan rute tertentu. Permintaan tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pada 20 Juni 2019. Darmin mengatakan pihaknya bakal mengucurkan insentif fiskal kepada sejumlah pelaku jasa dan kegiatan yang berkaitan dengan industri penerbangan.  

Upaya tersebut merupakan salah satu cara untuk membantu stakeholder mengefisienkan biaya di sektor aviasi sehingga dapat menekan harga tiket pesawat. Sementara itu, kebijakan penurunan harga tiket penerbangan akan diberlakukan untuk maskapai LCC dengan jadwal penerbangan tertentu mulai pekan ini.

  






Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

18 jam lalu

Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

Penerbangan khusus Garuda Indonesia ini diberangkatkan bertahap dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Jinnah.


Garuda Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15 ke Pengadilan Amerika

1 hari lalu

Garuda Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15 ke Pengadilan Amerika

Chapter 15 merupakan mekanisme atas pengakuan (recognition) putusan homologasi dalam tahapan PKPU yang dilalui Garuda di negara lain.


DPR Setujui PMN untuk Garuda Rp 7,5 Triliun Setelah Ada Putusan Kasasi

1 hari lalu

DPR Setujui PMN untuk Garuda Rp 7,5 Triliun Setelah Ada Putusan Kasasi

DPR RI juga mendukung restrukturisasi dan privatisasi Garuda Indonesia pada 2022 dan menyetujui kepemilikan saham pemerintah menjadi 55 persen.


Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

3 hari lalu

Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, akan kembali melayani penerbangan umrah pada November 2022 mendatang. Bagaimana persiapannya?


Garuda Tambah Penerbangan ke Kuala Lumpur Jadi 3 Kali Seminggu

4 hari lalu

Garuda Tambah Penerbangan ke Kuala Lumpur Jadi 3 Kali Seminggu

Garuda Indonesia menambah frekuensi penerbangan Jakarta Kuala Lumpur PP dari dua kali menjadi tiga kali sepekan mulai 27 September 2022,


Garuda Right Issue November, Dirut: Tidak untuk Bayar Utang

5 hari lalu

Garuda Right Issue November, Dirut: Tidak untuk Bayar Utang

Penambahan modal untuk PT Garuda Indonesia masih berlangsung. Pemerintah memberikan dana sebesar Rp 7,5 triliun.


Anak Buah Sri Mulyani Prediksi Garuda Bisa Cetak Laba Mulai 2022

5 hari lalu

Anak Buah Sri Mulyani Prediksi Garuda Bisa Cetak Laba Mulai 2022

Pada akhir 2021, Garuda tercatat membukukan kerugian yang diatribusikan ke entitas induk senilai US$ 4,16 miliar atau setara dengan Rp 62 triliun.


AirAsia Akan Tambah Armada Penerbangan Dukung Bandara Kualanamu sebagai Hub Internasional

6 hari lalu

AirAsia Akan Tambah Armada Penerbangan Dukung Bandara Kualanamu sebagai Hub Internasional

AirAsia mengalokasikan lebih banyak pesawat Airbus A320 yang beroperasi dari Bandara Kualanamu guna melayani berbagai rute domestik dan internasional.


Syarat Naik Pesawat Terbaru September 2022, Wajib Vaksin Booster

7 hari lalu

Syarat Naik Pesawat Terbaru September 2022, Wajib Vaksin Booster

Berikut syarat naik pesawat terbaru yang berlaku per September 2022. Untuk penumpang berusia 18 tahun ke atas diwajibkan telah vaksin booster.


6 Oktober 2022 TransNusa Akan Terbang Kembali dengan Airbus, ke Mana Saja?

8 hari lalu

6 Oktober 2022 TransNusa Akan Terbang Kembali dengan Airbus, ke Mana Saja?

TransNusa yakin bisa segera kembali mengudara di segmen maskapai berbiaya hemat (low cost carrier/LCC) per 6 Oktober 2022 mendatang.