Jepang Butuh Tenaga Kerja, Menaker Targetkan Kirim 70 Ribu Orang

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Pekerjaan Konstruksi

    Ilustrasi Pekerjaan Konstruksi

    TEMPO.CO, Jakarta -Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri menargetkan bisa mengirim 70 ribu pekerja migran berketerampilan spesifik ke Jepang atau 20 persen dari jumlah tenaga kerja asing yang dibutuhkan di Negeri Sakura itu.

    BACA: Lowongan Terbuka, Jepang Butuh 350 Ribu Tenaga Kerja

    "Lima tahun ke depan, kami targetkan dapat mengambil sekitar 20 persen atau 70 ribu orang dari 350 ribu tenaga kerja asing yang dibutuhkan Jepang," kata Hanif di sela-sela penandatanganan Memorandum of Cooperation oC) Indonesia-Jepang yang diadakan di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa, 25 Juni 2019.

    Indonesia telah sepakat menjalin kerja sama dengan Jepang di bidang ketenagakerjaan yakni dalam penempatan pekerja Indonesia berketerampilan spesifik atau Specified Skilled Worker (SSW) untuk bekerja di Jepang.

    BACA: RI - Jepang Jalin Kerja Sama Ketenagakerjaan Khusus

    Menaker Hanif mengatakan kerja sama ini merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja Indonesia usia produktif di Jepang.

    Hanif mengatakan Pemerintah Jepang telah membuka peluang bagi negara-negara berkembang, termasuk Indonesia untuk mengirimkan tenaga kerja mudanya mengikuti program pemagangan di perusahaan-perusahaan Jepang. "Hingga Mei 2019, Indonesia telah memberangkatkan 81.302 orang peserta," katanya.

    Sejumlah sektor pekerjaan yang dibutuhkan Jepang saat ini antara lain perawat, manajemen kebersihan gedung, industri komponen mesin dan perkakas, teknisi mesin industri, industri listrik, elektronik, dan informasi.

    Selanjutnya, industri konstruksi, industri pembuatan kapal dan industri mesin kapal, perbaikan dan pemeliharaan mobil industri penerbangan, industri perhotelan pertanian, perikanan dan akuakultur pembuatan makanan dan minuman serta industri makanan.

    Baca berita tentang Tenaga kerja lainnya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.