DPR Minta Darmin Nasution Perhatikan Harga Ayam yang Anjlok

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution (kiri) dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (kanan) dalam acara Indonesia Industrial Summit 2019 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang, Banten, Senin, 15 April 2019. Tempo/Fajar Pebrianto

TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Gerindra Bambang Haryo Soekartono meminta Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution memperhatikan harga dasar pangan setelah adanya harga ayam yang anjlok di dua lokasi.

Baca juga: Harga Ayam di Berbagai Kota Anjlok, Bagaimana di Bojonegoro?

Bambang Haryo yang menjadi anggota Badan Anggaran DPR ini juga meminta Darmin untuk bisa memberantas kartel pangan. "Saya tadi sampaikan ke WA bapak ada harga pangan ayam, dari peternak Rp 7 ribu diterima, tapi dijual di pasar dengan harga Rp 29 ribu, jadi kartel pangan itu harus dihilangkan semua pak," kata Bambang di Gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Selatan, Selasa 25 Juni 2019.

Adapun sebelumnya, Badan Anggaran DPR bersama dengan empat menteri koordinator mengelar rapat bersama. Rapat ini digelar guna menerima usulan mengenai pagu anggaran indikatif masing-masing kementerian koordinator untuk tahun anggaran 2020. Dalam rapat tersebut, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengajukan pagu anggaran sebesar Rp 409,3 miliar.

Darmin mengatakan terjadinya harga pangan ayam yang anjlok tersebut adalah hal yang wajar. Hal ini, kata dia, juga sering menimpa komoditas pangan lain seperti cabai. Kendati demikian, ia memastikan peristiwa ini tidak akan terjadi dalam jangka waktu yang lama.

"Itu hanya kejadian sesaat, sehingga jangan dipakai jadi ukuran bahwa pasar kita seperti itu ya. Pasar kita itu mungkin relatif belum terlalu efisien," kata Darmin kepada sejumlah awak media usai mengikuti rapat dengan Badan Anggaran DPR, di Kompleks Parlemen, Senayan, Selasa.

Sementara itu, harga ayam yang anjlok dilaporkan terjadi di daerah Solo, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Harga ayam yang anjlok, membuat para peternak di Solo mengobral ayamnya di pinggir jalan. Dengan menjual ayam langsung ke konsumen diharapkan peternak bisa mendapatkan harga yang lebih tinggi.

Saat ini harga ayam di tingkat peternak hanya Rp 8.000-Rp 10.000 per kg. Ini hanya separuh dari harga pokok produksi (HPP) yang mencapai Rp 18.500/kg.

"Mestinya kalau HPP saja 18.500, harga ayam selayaknya Rp20.000/kg. Tapi sekarang ini dengan HPP saja berada jauh di bawahnya," terang Ketua Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar Indonesia) wilayah Jawa Tengah (Jateng), Parjuni, Ahad 23 Juni 2019.

Sedangkan di Yogyakarta, Asosiasi Peternak Ayam Yogyakarta (Apayo) bakal menggelar aksi membagikan tak kurang 5.800 ekor ayam hidup kepada warga Yogya di berbagai titik kota pada hari Rabu, 26 Juni 2019.

Pembagian ayam gratis ini sebagai bentuk protes anjloknya harga ayam yang dialami peternak sejak September 2018 silam hingga Juni 2019 ini. Aksi ini merupakan bentuk seruan pada pemerintah dan publik luas di Yogya jika harga ayam potong saat ini membuat peternak dalam kondisi sekarat dan nyaris bangkrut.

DIAS PRASONGKO | BISNIS.COM | PRIBADI WICAKSONO






Hakim Mahkamah Konstitusi Aswanto Diberhentikan DPR, Ini Kata Pakar Hukum Tata Negara

4 jam lalu

Hakim Mahkamah Konstitusi Aswanto Diberhentikan DPR, Ini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Pemberhentian Hakim Mahkamah Konstitusi Aswanto dinilai bertentangan dengan undang-undang. Alasan DPR pun dinilai sangat politis.


Komisi IV Soroti Pengelolan Sampah di Yogyakarta

16 jam lalu

Komisi IV Soroti Pengelolan Sampah di Yogyakarta

Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi IV DPR RI mengunjungi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta yang merupakan tempat pembuangan sampah gabungan.


Setjen DPR Gelar 'Core Values' dan 'Employee Branding' ASN

16 jam lalu

Setjen DPR Gelar 'Core Values' dan 'Employee Branding' ASN

Sekretariat Jenderal DPR RI mengadakan sosialisasi Core Values dan Employee Branding Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk meningkatkan awareness seluruh pegawai Setjen DPR RI untuk terus menginternalisasikan nilai-nilai Ber-AKHLAK.


Dukungan 'Green Energy' dalam Rangkaian Kegiatan P20

16 jam lalu

Dukungan 'Green Energy' dalam Rangkaian Kegiatan P20

DPR RI akan menyelenggarakan kegiatan 8th G20 Parliamentary Speakers' Summit (P20)


Fit and Proper Test Komnas HAM, DPR Singgung Atensi Berbeda di Kasus Brigadir J dan KM 50

17 jam lalu

Fit and Proper Test Komnas HAM, DPR Singgung Atensi Berbeda di Kasus Brigadir J dan KM 50

Arsul Sani singgung atensi atau perhatian Komnas HAM yang berbeda di beberapa kasus seperti Brigadir J, Lukas Enembe, Wadas dan KM 50.


Komisi III DPR RI Gelar Fit and Proper Test 14 Calon Anggota Komnas HAM

20 jam lalu

Komisi III DPR RI Gelar Fit and Proper Test 14 Calon Anggota Komnas HAM

Komisi III DPR RI menggelar uji kepatutan dan kelayakan calon anggota Komnas HAM periode 2022-2027. Ada 14 kandidat yang akan di uji oleh komisi III DPR RI.


Nadiem Klarifikasi Soal Tim Bayangan, Kenapa Masih Dianggap tak Jelas?

21 jam lalu

Nadiem Klarifikasi Soal Tim Bayangan, Kenapa Masih Dianggap tak Jelas?

Istilah 'shadow organization' atau tim bayangan yang disampaikan Menteri Nadiem Makarim di Forum PBB masih beresonansi kuat di Tanah Air.


Fraksi PKS DPR Ajak Ormas Islam Kolaborasi Bahas RUU

1 hari lalu

Fraksi PKS DPR Ajak Ormas Islam Kolaborasi Bahas RUU

Jazuli menilai ormas-ormas Islam yang merupakan representasi dari umat adalah bagian dari Fraksi PKS.


Puan Tanam Padi dan Borong Sayur di Bali

2 hari lalu

Puan Tanam Padi dan Borong Sayur di Bali

Puan berdialog dengan warga setelah melakukan kegiatan di sawah.


DPR Ungkap 3 Hal yang Didalami untuk Memilih Pengganti Lili Pintauli

2 hari lalu

DPR Ungkap 3 Hal yang Didalami untuk Memilih Pengganti Lili Pintauli

Komisi III DPR hari ini menggelar uji kelayakan bagi calon komisioner KPK pengganti Lili Pintauli Siregar. Dua calon itu diminta sampaikan visi misi.