Enam Gerai Giant Ditutup, Saham HERO Masih Positif

Reporter

Editor

Rahma Tri

Pembeli memilih barang belanjaan di Giant Ekspres Mampang Prapatan, Jakarta, Ahad, 23 Juni 2019.Terdapat 6 gerai Giant yang dikabarkan akan berhenti operasi hingga 28 Juli, yakni: Giant Express Cinere Mall, Giant Express Mampang, Giant Express Pondok Timur, Giant Extra Jatimakmur, Giant Extra Mitra 10 Cibubur dan Giant Extra Wisma Asri. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Setelah supermarket Giant dikabarkan bakal menutuo enam tokonya, kinerja saham induk usahanya, PT Hero Supermarket Tbk., masih terpantau positif pada perdagangan hari Senin, 24 Juni 2019. Berdasarkan data RTI, kinerja saham emiten dengan kode saham HERO ini naik 1,80 persen ke level 850 per lembar hingga pada 14.55 WIB.

Baca juga: Sejumlah Gerai Tutup, Giant Ekspress Gelar Pesta Diskon

Berdasarkan pergerakan saham, harga saham sempat melonjak ke level tertinggi sebesar 860 per lembar sebelum perdagangan sesi pertama, namun kemudian terus susut. Adapun secara year to date, emiten HERO masih menguat sebesar 7,59 persen.

Kendati demikian, secara tahunan (year on year) saham HERO justru mengalami penurunan sebesar 8,60 persen. "Harga saham HERO juga memiliki pergerakan sangat random, sehingga pergerakan sahamnya cenderung stabil dalam rentang harga 750 hingga 1000 per lembarnya," kata Analis Binaartha Sekuritas Muhammad Nafan Aji Gusta ketika dihubungi Tempo, Senin 24 Juni 2019.

Sebelumnya, toko ritel Giant Ekspress yang dikelola oleh Hero Supermarket mengumumkan bakal menutup enam gerai yang ada di wilayah Jabodetabek. Karena itu toko ritel Giant Ekspres menggelar diskon penutupan gerai hingga 28 Juli 2019 mendatang. Beberapa gerai yang bakal ditutup berada di lokasi, Mampang, Cinere, Pondok Timur, Jati Makmur, Cibubur dan Wisma Asri. 

Nafan mengatakan, penutupan sejumlah gerai sejalan dengan kinerja yang terus mengalami kerugian. Ia mengatakan, berdasarkan laporan keuangan, perseroan mengalami net loss berturut-turut sejak 2017, kemudian 2018. "Efisiensi bisnis diperlukan dalam mengurangi potensi kinerja net loss pada perilisan laporan keuangan berikutnya," kata Nafan.

Baca juga: Giant Ekspress Diskon Tutup Toko, Dari Minyak Goreng hingga Susu

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, sepanjang tahun 2018, Hero mencatat penurunan pendapatan sebesar 0,4 persen menjadi Rp 12,97 triliun secara year on year. Adapun rugi bersih perusahaan tercatat sebesar Rp 1,25 triliun atau naik signifikan dari sebelumnya Rp 191,40 miliar pada 2017.

Akibatnya, sepanjang 2018 kemarin Hero telah menutup sebanyao 26 gerai karena terus mengalami kerugian hingga Rp 163 miliar. Induk usaha Giant ini juga terpaksa melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) kepada 523 karyawan.

DIAS PRASONGKO






Besok Periode Penguncian Saham GoTo Berakhir, Ini Rencana Manajemen

8 jam lalu

Besok Periode Penguncian Saham GoTo Berakhir, Ini Rencana Manajemen

Periode penguncian saham atau lock-up PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) akan berakhir pada 30 November 2022.


Krakatau Steel Tambah 20 Persen Kepemilikan Saham PT Krakatau Posco

17 jam lalu

Krakatau Steel Tambah 20 Persen Kepemilikan Saham PT Krakatau Posco

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. resmi menambah kepemilikan saham pada PT Krakatau Posco sebanyak 20 persen.


IHSG Turun ke Zona Merah, Samuel Sekuritas: Indeks Sektor Teknologi Turun Terdalam

1 hari lalu

IHSG Turun ke Zona Merah, Samuel Sekuritas: Indeks Sektor Teknologi Turun Terdalam

IHSG perlahan melemah dan turun ke zona merah, sebelum menutup sesi pertama hari ini, Senin, 28 November 202 di level 7.037,2.


IHSG Diprediksi Menguat Dekati 7.200, Samuel Sekuritas Sebut 5 Saham Patut Dicermati

1 hari lalu

IHSG Diprediksi Menguat Dekati 7.200, Samuel Sekuritas Sebut 5 Saham Patut Dicermati

PT Samuel Sekuritas Indonesia memprediksi jika indeks mampu tembus supply level 7.100-7.130, maka IHSG dapat berpotensi mengalami tren kenaikan.


Tahun Resesi 2023, Ini Daftar Sektor yang Berpotensi Bersinar di Pasar Saham

2 hari lalu

Tahun Resesi 2023, Ini Daftar Sektor yang Berpotensi Bersinar di Pasar Saham

Kinerja saham di Indonesia sepanjang tahun ini bervariasi, dengan sejumlah sektor mencetak kinerja unggul dan lainnya melemah.


Samuel Sekuritas: IHSG Bergerak dalam Pola Konsolidasi, Cermati Saham Berikut

5 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Bergerak dalam Pola Konsolidasi, Cermati Saham Berikut

Vice President PT Samuel Sekuritas Indonesia M. Alfatih mengatakan pergerakan IHSG masih dalam pola konsolidasi pada Kamis, 24 November 2022.


Bursa Efek Indonesia Suspensi Saham PT Hanson International, Sebab...

5 hari lalu

Bursa Efek Indonesia Suspensi Saham PT Hanson International, Sebab...

Hanson International telah dikenakan notasi khusus selama lebih dari satu tahun berturut-turut sejak tanggal 14 Oktober 2021.


4 Emiten Akan Bagikan Dividen Akhir November 2022, Apa Saja?

7 hari lalu

4 Emiten Akan Bagikan Dividen Akhir November 2022, Apa Saja?

Emiten cat milik keluarga Crazy Rich Surabaya Hermanto Tanoko, PT Avia Avian Tbk. akan membagikan dividen interim sebesar Rp619,53 miliar.


IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, Cermati Saham ARTO, BUMI, BRMS dan FILM

8 hari lalu

IHSG Hari Ini Diprediksi Melemah, Cermati Saham ARTO, BUMI, BRMS dan FILM

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali mendekati area resistance di sekitar 7.090 hingga 7.130.


Direktur Keuangan Bank Mandiri Borong Lagi Saham BMRI, Berapa Total Kepemilikannya?

9 hari lalu

Direktur Keuangan Bank Mandiri Borong Lagi Saham BMRI, Berapa Total Kepemilikannya?

Direktur Keuangan Bank Mandiri Sigit Prastowo memborong 100.000 lembar saham emiten bersandi BMRI dengan harga pembelian per lembar Rp10.037,5.