Giant Tutup 6 Toko, Menaker Hanif Fokus pada Nasib Karyawan

Reporter

Editor

Rahma Tri

Pembeli mengantre di depan kasir seusai memborong barang belanjaan di Giant Ekspres, Mampang Prapatan, Jakarta, Ahad, 23 Juni 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengaku baru mengetahui kabar penutupan sejumlah gerai milik Giant dan ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) para karyawan di toko ritel tersebut dari wartawan. Namun, ia berjanji untuk berfokus pada bagaimana agar orang yang baru saja kehilangan pekerjaan bisa kembali bekerja.

Baca juga: Sejumlah Gerai Tutup, Giant Ekspress Gelar Pesta Diskon

Menurut Hanif, kunci dari masalah ini adalah skill pekerja. Saat ini, angkatan kerja di Indonesia masih didominasi oleh lulusan SD dan SMP. “Itu kenapa pemerintah mengupayakan persiapan skill untuk mereka self defence capacity,” ujarnya kepada wartawan usai rapat koordinasi bidang vokasi di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta Pusat, Senin 24 Juni 2019.

Hanif pun belum bersedia berkomentar banyak mengenai kabar ini. “Saya harus cek dulu, ya saya baru dengar dari kalian,” kata dia.

Menteri Hanif hanya mengatakan bahwa kondisi di mana seseorang mendapatkan atau kehilangan pekerjaan adalah hal yang lazim terjadi. Terlebih dengan adanya perubahan teknologi yang memunculkan dampak pada tenaga kerja. Namun, ia menyebut perubahan teknologi juga memunculkan kesempatan baru.

Sejak akhir pekan lalu, pihak Giant memang telah mengumumkan penutupan sejumlah gerai mereka, dan ditandai dengan diskon sampai 50 persen untuk beberapa jenis barang. Terdapat enam gerai Giant yang akan ditutup yaitu Giant Ekspress Cinere Mall, Giant Ekspress Mampang, Giant Ekspress Pondok Timur, Giant Ekstra Jatimakmur, Giant Ekstra Mitra 10 Cibubur, dan Giant Ekstra Wisma Asri.

Tak ayal, penutupan dengan taburan diskon ini membuat gerai-gerai ini diserbu masyarakat. Salah satu gerai di daerah Mampang, Jakarta Selatan bahkan sudah diserbu pengunjung sejak pagi buka pukul 08.00. "Saya tahu ada diskon dan toko ini mau tutup dari broadcast di grup WhatsApp," kata Aji Nurmasyah salah seorang pembeli di Giant Ekspres Mampang, Jakarta Selatan, Ahad, 23 Juni 2019.

Aji dan istri datang dari Kalibata untuk membeli kebutuhan sehari-hari. "Lumayan diskonnya minimal 5 sampai 30 persenan," ujarnya.

Dua orang karyawan Giant Ekpress yang ditemui Tempo membenarkan bahwa program diskon tersebut digelar karena gerai akan ditutup pada 28 Juli 2019. "Diskon dari Kamis, setelah ini tutup tokonya," kata pegawai pertama yang Tempo wawancarai.

Baca juga: Giant Ekspress Diskon Tutup Toko, Dari Minyak Goreng hingga Susu

Giant Ekspress maupun Giant Ekstra merupakan bagian dari perusahaan ritel PT Hero Supermarket Tbk yang telah berdiri sejak 23 Agustus 1971. Sebelumnya, Supermarket Hero, yang juga bagian dari perusahaan ini, telah menutup sebanyak 26 toko mereka sejak Januari 2019. Sebanyak 532 karyawan pun terdampak dan terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) oleh manajemen Hero.

FAJAR PEBRIANTO






Indosat PHK 300 Karyawan, Pakar: Ada Duplikasi SDM Imbas Merger dengan Tri

2 hari lalu

Indosat PHK 300 Karyawan, Pakar: Ada Duplikasi SDM Imbas Merger dengan Tri

Heru melanjutkan, jika PHK di Indosat harus terjadi, perusahaan perlu memenuhi hak-hak karyawannya.


300 Karyawan Indosat Kena PHK, Pakar Singgung Jumlah Komisaris yang Berjibun

2 hari lalu

300 Karyawan Indosat Kena PHK, Pakar Singgung Jumlah Komisaris yang Berjibun

Indosat mengklaim lebih dari 95 persen karyawan yang terkena dampak pemangkasan telah menerima tawaran itu.


Indosat Beberkan Alasan PHK 300 Karyawan

4 hari lalu

Indosat Beberkan Alasan PHK 300 Karyawan

Indosat sedang menjalankan inisiatif rightsizing sebagai bentuk efisiensi.


Indosat PHK 300 Karyawan Lebih, Mulai Level Staf hingga Senior Vice President

5 hari lalu

Indosat PHK 300 Karyawan Lebih, Mulai Level Staf hingga Senior Vice President

Indosat Ooredoo Hutchison mengumumkan bahwa perusahaan telah menempuh langkah pemutusan hubungan kerja (PHK).


Indosat Ooredoo Hutchison PHK Karyawan, Ada Paket Kompensasi 75 Kali Upah

5 hari lalu

Indosat Ooredoo Hutchison PHK Karyawan, Ada Paket Kompensasi 75 Kali Upah

Indosat Ooredoo Hutchison mengumumkan bahwa perusahaan telah menempuh kebijakan pemutusan hubungan kerja (PHK).


4 Tipe Pemutusan Hubungan Kerja, Apa Beda PHK Inisiatif Pengusaha dan Pekerja?

8 hari lalu

4 Tipe Pemutusan Hubungan Kerja, Apa Beda PHK Inisiatif Pengusaha dan Pekerja?

Ada banyak tipe PHK menurut aturan. Berikut 4 di antaranya, apa bedanya PHK inisiatif pengusaha dan pekerja?


Shopee PHK Karyawan, Lampu Kuning untuk E-Commerce Lain?

8 hari lalu

Shopee PHK Karyawan, Lampu Kuning untuk E-Commerce Lain?

Shopee Indonesia, melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 187 karyawan dari total 6.232 orang karyawan.


PHK Karyawan, Shopee Indonesia: Penyesuaian Kebijakan Bisnis

9 hari lalu

PHK Karyawan, Shopee Indonesia: Penyesuaian Kebijakan Bisnis

Perusahaan e-commerce asal Singapura, Shopee Indonesia hari ini melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada sejumlah karyawannya.


PHK Massal di Startup, Johnny Plate: Inovator Harus Punya Gagasan Baru, Pertahankan..

25 hari lalu

PHK Massal di Startup, Johnny Plate: Inovator Harus Punya Gagasan Baru, Pertahankan..

Johnny Plate menilai tak semua startup bertahan sebab banyak yang tak sesuai dengan permintaan pasar. Oleh karena itu banyak yang melakukan PHK.


Zenius PHK Karyawan Lagi, Apa Penyebabnya?

54 hari lalu

Zenius PHK Karyawan Lagi, Apa Penyebabnya?

Zenius memastikan karyawan yang terkena PHK akan mendapatkan pesangon sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.