Impor Mei USD 14,53 Miliar, BPS: Turun Tajam Secara Tahunan

Reporter

Editor

Rahma Tri

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto serta Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Yunita Rusanti di kantor BPS Indonesia, Pasar Baru, Jakarta, 15 Maret 2018. TEMPO/Lani Diana

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pusat Statistik atau BPS mencatat total nilai impor sepanjang Mei 2019 mencapai US$ 14,53 miliar. Angka ini tercatat mengalami penurunan sebesar 5,62 persen jika dibandingkan April 2019.

Baca: Kritik Beleid Investasi dan Ekspor, Jokowi: Sudah 6 Kali Rapat !

"Impor bulan Mei 2019 turun cukup tajam dibandingkan Mei 2018 atau sebesar 17,71 persen secara tahunan," kata Kepala BPS Suhariyanto saat mengelar konferensi pers di kantornya, Senin 24 Juni 2019.

Sebelumnya, BPS mencatat bahwa total impor pada bulan Mei turun jika dibandingkan pada bulan April. Yakni dari US$ 15,40 miliar menjadi US$ 14,53 miliar. Adapun khusus impor non migas, juga mengalami penurunan dari US$ 13,16 miliar menjadi US$ 12,44 miliar.

Suhariyanto menjelaskan secara penggunaan barang, impor untuk bahan baku/penolong dan barang modal masing-masing mengalami penurunan baik secara bulanan maupun secara tahunan. Impor bahan baku tercatat mengalami penurunan sebesar 7,82 persen menjadi US$ 10,66 miliar secara bulanan.

Adapun impor untuk barang modal juga mengalami penurunan sebesar 1,76 persen menjadi US$ 2,33 miliar secara bulanan. Sedangkan impor barang konsumsi masih tumbuh positif secara bulanan sebesar 5,62 persen menjadi US$ 1,54 miliar.

"Mei ini impor untuk bahan konsumsi meningkat memang wajar karena bulan Ramadan. Catatan kami impor paling banyak beberapa seperti anggur dan obat-obatan," kata Suhariyanto.

Baca: Diduga Persulit Ekspor Daging Ayam, Brasil Laporkan RI ke WTO

Sementara itu, total nilai impor sepanjang Januari hingga Mei 2019 tercatat juga mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada 2018. Menurut BPS, total impor sepanjang Januari hingga Mei 2019 turun sebesar 9,23 persen menjadi US$ 70,60 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

DIAS PRASONGKO






Luhut: Sektor Kelautan dan Perikanan RI Harus Masuk 5 Besar Ekspor Dunia

6 jam lalu

Luhut: Sektor Kelautan dan Perikanan RI Harus Masuk 5 Besar Ekspor Dunia

Luhut mengatakan laut Indonesia yang seluas 6,4 juta kilometer persegi dan berada di posisi geostrategis sangat menguntungkan.


Indonesia - Jepang Sepakati Kontrak Dagang Cangkang Kernel Kelapa Sawit Senilai USD 138,2 Dolar

6 jam lalu

Indonesia - Jepang Sepakati Kontrak Dagang Cangkang Kernel Kelapa Sawit Senilai USD 138,2 Dolar

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil komoditas cangkang kernel kelapa sawit.


Redam Resesi Tahun Depan, Ini Saran Pengusaha untuk Pemerintahan Jokowi

9 jam lalu

Redam Resesi Tahun Depan, Ini Saran Pengusaha untuk Pemerintahan Jokowi

Asosiasi Pengusaha Indonesia atau Apindo meminta pemerintah fokus menjaga daya beli masyarakat dan menaikkan nilai tambah atau hilirisasi produk ekspor


Resesi Ekonomi Global, Apindo Ingatkan Kinerja Ekspor Indonesia Bakal Merosot

10 jam lalu

Resesi Ekonomi Global, Apindo Ingatkan Kinerja Ekspor Indonesia Bakal Merosot

Kalangan pengusaha tengah mempersiapkan perusahaan-perusahaannya menghadapi dampak resesi ekonomi global.


Kementerian Investasi Pastikan Larangan Ekspor Timah hingga Bauksit Dilakukan Bertahap

11 jam lalu

Kementerian Investasi Pastikan Larangan Ekspor Timah hingga Bauksit Dilakukan Bertahap

Jokowi sebelumnya menegaskan pemerintah terus menjalankan larangan ekspor barang tambang mentah.


Resesi Global Kian Dekat, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia?

1 hari lalu

Resesi Global Kian Dekat, Bagaimana Dampaknya ke Indonesia?

Ekonom senior Center Of Reform on Economics (CORE) Yusuf Rendy Manilet menjelaskan masih ada kemungkinan Indonesia terkena dampak dari resesi global.


Jokowi Kesal Kekayaan Aspal di Buton Melimpah, tapi Malah Impor 5 Juta Ton per Tahun

1 hari lalu

Jokowi Kesal Kekayaan Aspal di Buton Melimpah, tapi Malah Impor 5 Juta Ton per Tahun

"Di sini (Buton) produksi malah tidak dijalankan, impor (aspal) terus," kata Jokowi dalam tayangan yang disiarkan Sekretariat Presiden.


Ancaman Resesi Global 2023, Indef Beberkan Sektor yang Akan Paling Terpukul

1 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Indef Beberkan Sektor yang Akan Paling Terpukul

Indef memperkirakan jika ancaman resesi global tahun 2023 sektor industri yang akan luar biasa tertekan adalah yang bahan bakunya dari luar negeri.


Poin Pertemuan Ma'ruf Amin - Fumio Kishida: Investasi USD 5,2 Miliar hingga Ekspor Tuna

1 hari lalu

Poin Pertemuan Ma'ruf Amin - Fumio Kishida: Investasi USD 5,2 Miliar hingga Ekspor Tuna

Ma'ruf Amin melaporkan sejumlah poin yang dibahas dalam pertemuannya dengan PM Jepang Fumio Kishida di Istana Akasaka, Senin, 26 September 2022.


Ancaman Resesi Global 2023, Ekonom: Perekonomian Indonesia Masih Cukup Sehat

1 hari lalu

Ancaman Resesi Global 2023, Ekonom: Perekonomian Indonesia Masih Cukup Sehat

Kenaikan suku bunga yang dilakukan oleh bank sentral negara-negara di dunia berpotensi menimbulkan resesi global.