Menhub Kaji Angkutan O-Bahn, Perpaduan BRT dan LRT

Reporter

Editor

Rahma Tri

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kanani) menyapa pemudik saat meninjau gerbang tol Cikampek Utama di ruas jalan tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Jumat, 7 Juni 2019. Menteri Perhubungan mengatakan dengan diberlakukannya sistem jalur satu arah (one way) dapat mengurangi penumpukan kendaraan arah Jakarta. ANTARA/Ibnu Chazar

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Perhubungan segera mengkaji angkutan massal model anyar bernama O-Bahn. Moda ini merupakan perpaduan antara Bus Rapid Transit alias BRT dan Light Rail Transit alias LRT.

Baca juga: Bandara Kertajati Beroperasi, Damri Alihkan Kelebihan Armada

"Ini adalah transportasi massal perkotaan berbasis smart train perpaduan BRT dengan LRT, jadi bus ini menggunakan rel di tempat tertentu, tapi juga menggunakan jalan pada umumnya yang digunakan bus," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam tayangan video di acara Ngobrol Seru Transportasi Kementerian Perhubungan di sebuah restoran di Jakarta Selatan, Ahad, 23 Juni 2019.

Budi Karya mengatakan gagasan itu muncul sebagai jawaban dari permintaan Presiden Joko Widodo untuk mengatasi kemacetan di sejumlah kota besar di Indonesia. Kota yang disebut Budi antara lain Surabaya, Bandung, Makassar, Medan, Palembang, hingga Yogyakarta.

Munculnya O-Bahn, kata Budi Karya, bisa merevolusi transportasi umum di Indonesia dan membuat perjalanan masyarakat lebih mudah. "Dengan mengedepankan smart city, Kemenhub sedang melakukan kajian tentang transportasi ini untuk diterapkan di Indonesia."

Direktur Jenderal Perkeretaapian Zulfikri mengatakan, O-Bhan sudah diterapkan di sejumlah negara seperti Cina, Australia, dan Jepang. Pada mulanya, ide angkutan umum ini muncul dari daerah-daerah yang tidak terakses angkutan kereta, misalnya sejumlah lokasi di Adelaide, Australia.

Mengenai kota yang tepat untuk diterapkan angkutan moda anyar itu, Zulfikri berujar perlu kajian mendalam. Karena itu, ia pun belum bisa memastikan kapan O-Bahn bisa diterapkan di Indonesia. "Kami segera mendiskusikan dan lakukan kajian yang lebih detail."

Baca juga: Kemenhub Bakal Ubah Lagi Tarif Ojek Online

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi berujar akan melakukan diskusi bersama Ditjen Perkeretaapian sebelum mengajukan gagasan ke Menteri Perhubungan. Ia melihat pengembangan moda angkutan anyar itu akan bertemu banyak tantangan karena adanya perbedaan budaya dengan negara yang telah menerapkan O-Bahn.

"Yang pasti kami akan menggandeng konsultan baik untuk feasibility study atau lainnya, kami akan mengacu ke negara yang sudah menerapkan ini," ujar Budi.

Baca berita lain tentang LRT dan BRT di Tempo.co

CAESAR AKBAR






Erick Thohir Targetkan Ekosistem Transportasi di Jakarta Rampung Tahun Depan

13 jam lalu

Erick Thohir Targetkan Ekosistem Transportasi di Jakarta Rampung Tahun Depan

Kementerian BUMN ingin transportasi di Jakarta seperti MRT, LRT, hingga Transjakarta terkonsolidasi sehingga memudahkan masyarakat


LRT Jakarta Buka Lowongan Kerja Lulusan SMK dan D3, Berikut Persyaratannya

2 hari lalu

LRT Jakarta Buka Lowongan Kerja Lulusan SMK dan D3, Berikut Persyaratannya

PT LRT Jakarta membuka lowongan kerja untuk lulusan SMK atau Diploma 3 Teknik Sipil/Teknik Elektro/Teknik Mesin.


Sky Bridge Stasiun MRT Lebak Bulus Hampir Rampung, Rencana Dibuka Akhir Desember

2 hari lalu

Sky Bridge Stasiun MRT Lebak Bulus Hampir Rampung, Rencana Dibuka Akhir Desember

Jembatan sepanjang sekitar 307,5 meter ini menghubungkan Stasiun MRT Lebak Bulus dan Poin Square


Siapa Saja Pejabat Era Anies Baswedan yang Dicopot Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono?

4 hari lalu

Siapa Saja Pejabat Era Anies Baswedan yang Dicopot Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono?

Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono getol merombak jajarannya. Pejabat era Anies Baswedan satu per satu dicopot, siapa saja?


Heru Budi Hartono Ugal-ugalan Pecat Pejabat yang Diangkat Anies Baswedan?

4 hari lalu

Heru Budi Hartono Ugal-ugalan Pecat Pejabat yang Diangkat Anies Baswedan?

Ujang Komarudin menilai kepemimpinan Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono ugal-ugalan. Menurutnya, belum lama menjabat sudah mencopot Dirut MRT Jakarta.


Hadiri Pengoperasian Terbatas, Menhub: Cita-cita Kita Punya Kereta Api di Sulawesi Terwujud

4 hari lalu

Hadiri Pengoperasian Terbatas, Menhub: Cita-cita Kita Punya Kereta Api di Sulawesi Terwujud

Jalur kereta api Makassar-Parepare memiliki panjang total 142 Km, merupakan bagian dari rencana pembangunan kereta api Trans Sulawesi.


Dewan Transportasi Dukung Kelanjutan Proyek LRT Jakarta Velodrome-Manggarai

5 hari lalu

Dewan Transportasi Dukung Kelanjutan Proyek LRT Jakarta Velodrome-Manggarai

Pemprov DKI di era Anies Baswedan tadinya ingin LRT Jakarta dilanjutkan dengan rute Kelapa Gading-Jakarta International Stadium (JIS)


LRT Jabodebek Beroperasi Juli 2023, KAI Rekrut 229 Pekerja

6 hari lalu

LRT Jabodebek Beroperasi Juli 2023, KAI Rekrut 229 Pekerja

Saat ini, kebutuhan SDM operasional LRT Jabodebek sudah terpenuhi ialah 229 personel.


DKI Siapkan Modal RP 100 Miliar untuk MRT Jakarta Akuisisi KCI

6 hari lalu

DKI Siapkan Modal RP 100 Miliar untuk MRT Jakarta Akuisisi KCI

DKI masih menunggu hasil pembahasan dengan PT KAI soal status program akuisisi PT KCI oleh MRT Jakarta.


Daftar Nama Petinggi BUMD DKI Jakarta yang Dicopot di Era Heru Budi Hartono

7 hari lalu

Daftar Nama Petinggi BUMD DKI Jakarta yang Dicopot di Era Heru Budi Hartono

Inilah daftar pergantian pimpinan perusahaan yang berada di bawah naungan Pemprov DKI Jakarta di era Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono.