Airbus Raup Pesanan 560 Unit Pesawat dalam Paris Air Show

Reporter:
Editor:

Rahma Tri

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Logo Airbus terlihat di pintu masuk lokasi perakitan akhir Airbus A380 di markas Airbus di Blagnac, dekat Toulouse, Prancis 14 Februari 2019. Airbus masih akan memproduksi 17 pesawat lagi dengan 14 pesawat untuk maskapai Emirates dan 3 untuk ANA dari Jepang. Airbus A380 akan berhenti beroperasi pada 2021 besok. REUTERS/Regis Duvignau

    Logo Airbus terlihat di pintu masuk lokasi perakitan akhir Airbus A380 di markas Airbus di Blagnac, dekat Toulouse, Prancis 14 Februari 2019. Airbus masih akan memproduksi 17 pesawat lagi dengan 14 pesawat untuk maskapai Emirates dan 3 untuk ANA dari Jepang. Airbus A380 akan berhenti beroperasi pada 2021 besok. REUTERS/Regis Duvignau

    TEMPO.CO, Paris - Pabrikan pesawat asal Prancis, Airbus, banjir pesanan dalam ajang Paris Air Show tahun ini. Tak kurang dari 560 pesawat Airbus dipesan oleh berbagai maskapai di dunia dalam pameran yang tengah berlangsung di Le Bourget Airport di dekat Paris, Prancis.

    BACA: Boeing Belum Berencana Ganti Nama Pesawat 737 MAX

    Hajatan Paris Air Show tahun ini berlangsung pada 17-23 Juni 2019. Paris Air Show dipandang sebagai salah satu pameran industri dirgantara terbesar di dunia sebagaimana juga Dubai Air Show dan Singapore Airshow.

    Salah satu “kebesaran” perhelatan ini ditandai dengan banyaknya transaksi yang terealisasi di ajang tersebut. Berikut daftar kesepakatan jual beli yang tercapai di Paris Air Show untuk Airbus:

    Airbus mengungkapkan, maskapai JetBlue Airways berencana memesan 13 pesawat jet Airbus A321XLR serta 10 lebih banyak dari A220 yang lebih kecil. Sementara  Saudi Flynas menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk pembelian untuk 10 A321XLR, dan setuju untuk memperbesar 10 A320neo yang sudah dipesan menjadi ke A321neo.

    Nordic Aviation Capital untuk sementara memesan 20 pesawat keluarga Airbus A220.

    Adapun mskapai asal Amerika Serikat, American Airlines, justru


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?