Hanya Mandor Pabrik Korek Api Terbakar yang Terdaftar di BPJS TK

Petugas kepolisian melakukan identifikasi lokasi kebakaran pabrik korek api di Desa Sambirejo Kecamatan Binjai Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jumat, 21 Juni 2019. Penyebab kebakaran pabrik korek api yang menewaskan 30 orang itu masih dalam penyelidikan pihak berwenang. ANTARA

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Pelayanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Krishna Syarif, mengatakan ada satu korban kebakaran pabrik korek api di Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, yang terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Baca juga: BPJS TK: Pabrik Korek Api Melanggar Aturan Jaminan Kerja

"Saat ini tercatat 1 orang pekerja atas nama Gusliana merupakan pekerja yang berprofesi sebagai mandor," kata Krishna dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 22 Juni 2019.

Kebakaran pabrik di Binjai terjadi sekitar pukul 12.05, saat jam makan menjelang salat Jumat, 21 Juni 2019. Menurut laporan pengawas ini, kebakaran terjadi saat tengah berlangsung proses penyetelan api mancis. Kemudian, satu mancis terbakar dan mengakibatkan kebakaran hebat. Dari 30 orang yang tewas, 24 pekerja dewasa dan 6 anak-anak.

Dalam keterangan persnya, BPJS Ketenagakerjaan menyebut Gusliana merupakan mandor yang ditugaskan untuk mengawasi pabrik korek api gas di Kabupaten Langkat saat musibah terjadi. Gusliana terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan untuk pabrik yang beralamat di Kabupaten Deli Serdang. Pabrik di Langkat dan Deli Serdang dimiliki satu perusahaan yang sama. Sedangkan pekerja pabrik di Kabupaten Langkat belum terdaftar. 

Menurut Krishna, Gusliana telah didaftarkan perusahaan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan sejak Oktober 2018. Korban memiliki upah Rp.2.938.525.

Dalam aturan Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian, jika pemberi kerja tidak mendaftarkan pekerjanya ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan, maka perusahaan berkewajiban untuk memberikan santunan kepada pekerja yang besarannya minimal sama dengan santunan yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Sebab itu, Krishna mengimbau seluruh perusahaan agar selalu tertib dalam melaporkan jumlah pekerja dan upah yang diterima oleh pekerja kepada BPJS Ketenagakerjaan. “Kami juga merasa prihatin bila pekerja atau ahli waris yang mengalami musibah tidak menerima haknya sebagaimana semestinya. Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali,” kata dia.

Baca berita Pabrik lainnya di Tempo.co






Jokowi Ingatkan Perusahaan Besar: Jangan Pabrik Tinggi, Lingkungan Miskin

3 hari lalu

Jokowi Ingatkan Perusahaan Besar: Jangan Pabrik Tinggi, Lingkungan Miskin

Presiden Jokowi memberi peringatan ke perusahaan besar agar peduli pada usaha kecil di lingkungan mereka beroperasi. Salah satu bentuknya yaitu dengan kemitraan


Chery Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro Sudah Diproduksi Lokal Bulan Ini

7 hari lalu

Chery Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro Sudah Diproduksi Lokal Bulan Ini

PT Chery Sales Indonesia melaporkan sudah mulai memproduksi dua model barunya pada 20 September 2022, yakni Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro.


Pabrik Toyota di Rusia Tutup Akibat Masalah Rantai Pasokan

12 hari lalu

Pabrik Toyota di Rusia Tutup Akibat Masalah Rantai Pasokan

Toyota Motor Corp pada Jumat, September 2022 memutuskan untuk mengakhiri produksi kendaraan di Rusia karena gangguan pasokan komponen dan suku cadang utama.


Pekerja yang Tak Dapat BSU Bisa Lapor ke Pemerintah Kota Jakarta Barat

14 hari lalu

Pekerja yang Tak Dapat BSU Bisa Lapor ke Pemerintah Kota Jakarta Barat

Pemkot Jakbar membuka layanan pengaduan bagi para pekerja yang tidak mendapatkan Bantuan Subsidi Upah (BSU).


Anak Usaha Blue Bird Teken MoU dengan Perusahaan Rusia Ingin Bangun Pabrik Buldoser

21 hari lalu

Anak Usaha Blue Bird Teken MoU dengan Perusahaan Rusia Ingin Bangun Pabrik Buldoser

Chetra ialah perusahaan yang salah satunya memproduksi buldoser asal Rusia dan sudah berdiri sejak 1972.


Bertemu Bos Nike, Zulkifli Hasan: Kalau Bisa Bangun Pabrik di Lampung, Kampung Saya

23 hari lalu

Bertemu Bos Nike, Zulkifli Hasan: Kalau Bisa Bangun Pabrik di Lampung, Kampung Saya

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengungkapkan keinginannya agar pabrik Nike juga dibangun di Lampung.


Albania Tangkap Warga Rusia dan Ukraina yang Menyusup ke Pabrik Senjata Militer

46 hari lalu

Albania Tangkap Warga Rusia dan Ukraina yang Menyusup ke Pabrik Senjata Militer

Perdana Menteri Albania Edi Rama mengatakan ketiga orang itu diduga melakukan spionase saat menyusup ke pabrik senjata militer.


Kebakaran Pabrik di Bogor Jumat Pagi Tadi, Hanya Beberapa Menit Api Membakar Seluruh Pabrik

48 hari lalu

Kebakaran Pabrik di Bogor Jumat Pagi Tadi, Hanya Beberapa Menit Api Membakar Seluruh Pabrik

Kebakaran hebat terjadi di sebuah pabrik aluminium foil di Gunungputri Bogor pada Jumat pagi tadi. Videonya tersebar luas di media sosial.


Terkini Bisnis: Jokowi Disarankan Naikkan Harga BBM Subsidi, Jokowi Disebut Ulangi Kejayaan Soeharto

51 hari lalu

Terkini Bisnis: Jokowi Disarankan Naikkan Harga BBM Subsidi, Jokowi Disebut Ulangi Kejayaan Soeharto

Berita terkini bisnis pada petang ini dimulai dari saran Ketua Badan Anggaran DPR ke Presiden Jokowi untuk menaikkan harga BBM subsidi.


Kemenaker Canangkan BLT Subsidi Gaji, Ini Syarat Penerima

6 Agustus 2022

Kemenaker Canangkan BLT Subsidi Gaji, Ini Syarat Penerima

Pemerintah RI memberikan BSU Kemenaker atau BLT subsidi gaji bagi tenaga kerja yang memiliki gaji di bawah Rp3,5 juta per bulan. Apa syaratnya?