Perdagangan RI - Italia Meningkat 12 Persen

Menteri Perindustrian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam Open House di rumah dinasnya di Jakarta, Rabu 5 Juni 2019. Tempo/Budiarti Utami Putri

TEMPO.CO, Jakarta - Tahun 2019 menjadi penanda berlangsungnya 70 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Italia sejak 1949, atau empat tahun setelah Indonesia merdeka. Sepanjang puluhan tahun hubungan tersebut, Kementerian Perindustrian menyebut hubungan dagang antara kedua negara terus meningkat.

Baca juga: Ekonomi, Fokus 70 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia - Italia

Dari data terakhir yang dihimpun kementerian pada 2016 hingga 2018, perdagangan antar kedua negara meningkat rata-rata sebesar 12 persen. “Kedua negara terus membangun kerja sama yang lebih kuat, bisa dilihat dari pertumbuhan positif di bidang perdagangan, pariwisata, dan investasi,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, 22 Juni 2019.

Kendati demikian, Airlangga menilai masih banyak potensi perdagangan bilateral yang belum dikelola secara maksimal. Di antaranya yaitu produk besi dan baja, produk kimia, alas kaki, karet, rempah-rempah, kopi, dan teh.

“Besi dan baja misalnya, Italia telah menjadi pasar ekspor kedelapan terbesar bagi Indonesia tahun 2018,” kata Airlangga.

Di sisi lain, Italia menjadi basis manufaktur terbesar kedua di Uni Eropa yang memasok berbagai jenis produk industri ke Indonesia. Selama ini, kata dia, Italia memang dikenal luas sebagai negara terkemuka dalam ekspor mesin dan solusi mekanik, produk logam, otomotif, industri dan peralatan transportasi, hingga peralatan listrik dan elektronik.

Untuk itu, kata Airlangga, Indonesia bisa menjadi mitra yang tepat bagi Italia dalam pengembangan industri. “Kami menawarkan banyak kualitas, dari tenaga kerja berkualitas tinggi dan kapasitas produksi, hingga pasar domestik yang berkembang,” ujarnya.

Tak hanya di bidang mesin dan elektronik, sejak 2017 pun kerja sama kedua negara juga terjalin setelah adanya nota kesepahaman untuk pengembangan energi. Indonesia memiliki potensi energi yang besar seperti biomassa, air, panas bumi, dan angin. Sebaliknya, Italia memiliki teknologi yang canggih.

Untuk itu, Airlangga berharap kerja sama antara PT Pertamina dan perusahaan migas Italia, ENI (Ente Nazionale Indrocarburi) mampu mengembangkan bio-refinery dan biofuel berkualitas tinggi. Sejak 31 Januari 2019, kedua perusahaan diketahui telah menjalin 3 kesepakatan di Roma, Italia.

Kesepakatan pertama yaitu pengembangan Head of Joint Venture Agreement untuk pengembangan Green Refinery di Indonesia. Kesepakatan kedua yaitu Term Sheet CPO processing. Lalu kesepakatan ketiga yaitu mengenai ekonomi sirkular, produk rendah karbon, dan energi terbarukan.

Baca berita soal Italia lainnya di Tempo.co






Dugaan Retas HP Menko Airlangga, Jubir: Tidak Ada Kiriman File Spyware

2 hari lalu

Dugaan Retas HP Menko Airlangga, Jubir: Tidak Ada Kiriman File Spyware

Juru Bicara Kemenko Perekonomian Alia Karenina buka suara soal dugaan peretasan terhadap ponsel milik Menteri Airlangga Hartarto.


10 Provinsi Dapat Rp 10 Miliar karena Dinilai Bisa Kendalikan Inflasi

2 hari lalu

10 Provinsi Dapat Rp 10 Miliar karena Dinilai Bisa Kendalikan Inflasi

Airlangga mengungkapkan ada sepuluh provinsi yang mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) karena mampu mengendalikan inflasi.


Partai Golkar Sambut Baik jika Ridwan Kamil ingin Bergabung

3 hari lalu

Partai Golkar Sambut Baik jika Ridwan Kamil ingin Bergabung

Politikus Partai Golkar Ace Hasan Syadzily mengatakan partainya terbuka jika Ridwan Kamil ingin bergabung. Tapi semua tergantung Ridwan Kamil sendiri.


Rekam Jejak Kesetiaan Francesco Totti Bersama AS Roma

4 hari lalu

Rekam Jejak Kesetiaan Francesco Totti Bersama AS Roma

Legenda pesepakbola Italia Francesco Totti menjalani debut bersama AS Roma pada 28 Maret 1993 di laga Serie A melawan Brescia.


Mengenal Giorgia Meloni, Kandidat Kuat Perdana Menteri Italia Baru

4 hari lalu

Mengenal Giorgia Meloni, Kandidat Kuat Perdana Menteri Italia Baru

Di usia remaja, Giorgia Meloni aktivis sayap pemuda Gerakan Sosial Italia (MSI), yang dibentuk oleh pendukung diktator fasis Benito Mussolini


Profil Markus Maturo, Perusahaannya Kebut Produksi Kompor Listrik Pesanan Pemerintah Seperti Hartono Bersaudara

5 hari lalu

Profil Markus Maturo, Perusahaannya Kebut Produksi Kompor Listrik Pesanan Pemerintah Seperti Hartono Bersaudara

Perusahaan Markus Maturo, kecipratan cuan untuk pesanan produksi kompor listrik untuk konversi LPG 3 kg, seperti Hartono Bersaudara. Siapa Maturo?


Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

6 hari lalu

Puan Maharani Lanjut Safari Politik, PDIP: Keran Komunikasi dengan Golkar Sudah Dibuka

Puan Maharani akan melanjutkan safari politiknya. PDIP menyebut sudah berkomunikasi dengan Golkar. Tergantung kecocokan waktu.


Aliansi Sayap Kanan Menang Pemilu, Italia Dikuasai Konservatif

6 hari lalu

Aliansi Sayap Kanan Menang Pemilu, Italia Dikuasai Konservatif

Hasil pemilu di Italia ini, bagaimanapun, tetap akan membunyikan lonceng alarm Eropa dan pasar keuangan.


Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

7 hari lalu

Italia Gelar Pemilu, Partai Sayap Kanan Anti-Imigran Diprediksi Menang

Partai Brothers of Italy, yang dipimpin oleh pendukung pemimpin fasis Italia Mussolini, Giorgia Meloni, memimpin jajak pendapat


Listrik Mahal, Petani Italia Simpan Apel di Gua

10 hari lalu

Listrik Mahal, Petani Italia Simpan Apel di Gua

Petani apel di Italia menggunakan lemari es alami dalam bentuk gua di lereng bukit untuk menyimpan hasil panen di tengah naiknya biaya listrik