Buwas: Jutaan Ton Beras Bulog Terancam Membusuk

Stok beras di gudang Bulog Jakarta.(dok.Kementan)

TEMPO.CO, Sukoharjo - Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso (biasa disapa Buwas), mengeluhkan penerapan skema Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) yang tidak menggunakan beras milik Bulog. Menurutnya, jutaan ton beras yang tersimpan di gudang-gudang kini Bulog tinggal menunggu waktu untuk membusuk.

Baca juga: Penerima BPNT Didorong Serap 70 Persen Beras Bulog

Menurut Buwas, pada saat ini Bulog terus menyerap beras dari petani sebesar 10 ribu ton setiap hari. "Sesuai penugasan yang diamanatkan kepada Bulog," kata dia saat ditemui di Sukoharjo, Jawa Tengah, Jum'at 21 Juni 2019.

Saat ini, beras yang telah telah dikumpulkan Bulog mencapai 2,3 juta ton. "Tersimpan di gudang-gudang Bulog yang ada di berbagai daerah," katanya.

Namun, saat ini Bulog tidak menyalurkan beras simpanannya keluar. Penyebabnya, mereka tidak ikut dilibatkan untuk menyediakan beras untuk program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). "Sehingga kami hanya menyerap beras tanpa memiliki kesempatan untuk menyalurkannya," kata Buwas. Hal itu berbeda dengan kondisi saat Bulog dilibatkan dalam menyalurkan beras dalam skema Batuan Sosial Beras Sejahtera.

Buwas mengkhawatirkan kondisi beras yang tersimpan di gudang akan terus menurun kualitasnya. "Ujung-ujungnya membusuk," katanya. Padahal, Bulog sudah mengeluarkan banyak anggaran untuk menyerap beras dari para petani.

Menurut dia, kondisi ini disebabkan oleh banyaknya kartel yang masih ingin bermain dan mengambil keuntungan dari penyaluran bantuan tersebut. "Mereka berani melawan perintah presiden, wakil presiden hingga menteri," kata Buwas.

Meski tidak menyebut secara jelas pihak yang ditudingnya, Buwas menyebut bahwa sebagian dari orang-orang kartel tersebut berada di dalam pemerintahan. "Mereka adalah oknum-oknum yang ingin mengambil keuntungan," katanya.

Baca: Jokowi Minta Stop Beras yang Hitam, Berkutu, dan Berjamur

Dia juga menyebut perilaku tersebut sebagai pengkhianat bangsa dan negara. Alasannya, pangan merupakan sebuah kebutuhan pokok bagi masyarakat. "Ujung-ujungnya masyarakat yang akan dirugikan," tutur Kepala Bulog

AHMAD RAFIQ






Bulog Salurkan Beras Fortivit untuk Turunkan Stunting di Kalbar

1 hari lalu

Bulog Salurkan Beras Fortivit untuk Turunkan Stunting di Kalbar

Bantuan diberikan untuk 50 ibu hamil kurang energi kronik dan 30 balita rawan gizi.


Bulog Laksanakan Program Bulog Peduli Gizi

1 hari lalu

Bulog Laksanakan Program Bulog Peduli Gizi

Program Bulog Peduli Gizi akan terus berlangsung di berbagai daerah.


Warna-warni Beras Berikut Kandungan Nutrisinya

2 hari lalu

Warna-warni Beras Berikut Kandungan Nutrisinya

Warna pada beras ungu, dibuat dari olahan penambahan ekstrak pewarna alami. Meskiterdapat zat pewarna, namun produk beras ini tidak berefek negatif.


Lagi, Polisi Gandeng Mahasiswa Bagi Bantuan Beras, Ringankan setelah Harga BBM Naik

3 hari lalu

Lagi, Polisi Gandeng Mahasiswa Bagi Bantuan Beras, Ringankan setelah Harga BBM Naik

Polsek Tanjung Duren membagikan bantuan beras kepada puluhan pengemudi bajaj yang ada di kawasan Jalan Kusuma I Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan.


Harga Beras Naik, Zulkifli Hasan: Lebih Bagus Sekarang Dibanding Zaman Soeharto

5 hari lalu

Harga Beras Naik, Zulkifli Hasan: Lebih Bagus Sekarang Dibanding Zaman Soeharto

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan mengklaim kenaikan harga beras hanya sebesar 0,9 persen selama 100 hari masa kerjanya.


Budi Waseso: Masyarakat Jangan Khawatir, Bulog Jaga Harga Beras

6 hari lalu

Budi Waseso: Masyarakat Jangan Khawatir, Bulog Jaga Harga Beras

Perum Bulog melakukan pemantauan terus menerus. Terjadi sedikit kenaikan harga imbas pengurangan subsidi BBM.


Operasi Pasar Bulog Sepanjang Tahun Tembus 650 Ribu Ton

6 hari lalu

Operasi Pasar Bulog Sepanjang Tahun Tembus 650 Ribu Ton

Kegiatan Operasi Pasar atau Program KPSH yang dilakukan sepanjang tahun oleh Bulog terbukti efektif menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen.


PT Food Station Tjipinang Jaya Kerja Sama Ekspor Beras ke Arab Saudi

6 hari lalu

PT Food Station Tjipinang Jaya Kerja Sama Ekspor Beras ke Arab Saudi

PT Food Station Tjipinang Jaya sebelumnya telah bekerja sama dengan Al Raqeeb Universal Group untuk mengekspor beras merek Yasamin


Jaga Stabilitas Harga, Bulog Jalin Kerja Sama dengan India

7 hari lalu

Jaga Stabilitas Harga, Bulog Jalin Kerja Sama dengan India

Perum Bulog meneken MoU dengan perusahaan India Allanasons Pvt. Ltd.


Bulog Teken MOU dengan Perusahaan India

7 hari lalu

Bulog Teken MOU dengan Perusahaan India

Kesepakatan dagang ini dilakukan dalam upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan beberapa komoditas pokok penting.