LCC Diminta Turunkan Harga Tiket, Garuda: Sedang Dibicarakan

Pesawat Boeing 747-400 milik PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. yang berhenti beroperasi, di Cengkareng, 9 Oktober 2017. Setelah berorasi sejak 1994, pesawat ini telah terbang selama 89.900 jam terbang dan 15512 flight cycle. Tempo/Vindry Florentin

TEMPO.CO, Jakarta - PT Garuda Indonesia Persero (Persero) Tbk. tengah membahas kemungkinan penurunan harga tiket pesawat untuk anak usahanya, yakni Citilink dan Nam Air. Penurunan ongkos angkutan udara dilakukan setelah pemerintah mewacanakan bakal memberi insentif fiskal untuk pesawat berbiaya rendah atau low cost carier airlines untuk jadwal dan rute tertentu.

Baca: Soal Laporan Keuangan, OJK Putuskan Sanksi Garuda Akhir Juni

"Ini sedang dibicarakan dengan semua stakeholder berapa penurunan biaya dan insentif fiskal yang bisa menurunkan harga LCC,” ujar Direktur Niaga Garuda Indonesia Pikri Ilham dalam pesan pendek kepada Tempo, Jumat, 21 Juni 2019. 

Efisiensi harga tiket pesawat salah satunya dilakukan dengan menekan ongkos produksi. Namun, Pikri tidak memaparkan biaya apa saja yang bakal dipangkas agar tarif tiket pesawat melorot dari yang dipatok saat ini. 

Permintaan pemerintah kepada operator maskapai penerbangan LCC sebelumnya disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, kemarin, 20 Juni 2019. Darmin mengatakan pihaknya bakal mengucurkan insentif fiskal kepada sejumlah pelaku jasa dan kegiatan yang berkaitan dengan industri penerbangan. 

Upaya tersebut merupakan salah satu cara untuk membantu stakeholder mengefisienkan biaya di sektor aviasi sehingga dapat menekan harga tiket pesawat. Sementara itu, kebijakan penurunan harga tiket penerbangan akan diberlakukan untuk maskapai LCC dengan jadwal penerbangan tertentu mulai pekan depan. 

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan opsi tersebut merupakan langkah yang baik. "Ini adalah satu hal yang baik," ujarnya. Kebijakan terkait penyelarasan harga tiket ini menjadi topik utama dalam rapat evaluasi di Kantor Kemenko Perekonomian. 

Evaluasi ditujukan untuk menilik ulang efektivitas dari kebijakan pemerintah memberlakukan peraturan penurunan tarif batas atas (TBA) harga tiket pesawat. Kebijakan itu diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 106 Tahun 2019 dan berlaku sejak 18 Mei 2019.

Pengamat penerbangan, Ziva Narendra, dalam diskusi PasFM pada Rabu, 19 Juni lalu menyatakan efisiensi untuk maskapai bisa dilakukan dengan menekan harga pokok produksi atau HPP yang muasalnya dari variable cost atau biaya tetap eksternal. "Misalnya dari pajak pertambahan nilai (PPn) dan PSC (pessanger service airlines)," ujarnya. 

Baca: Pengadilan Australia Putus Bersalah, Ini Penjelasan Garuda ke BEI

Sedangkan biaya berupa fixed cost atau pengeluaran tetap yang tidak akan berubah dalam periode waktu tertentu disebut tak bisa lagi diutak-atik. 

CAESAR AKBAR






Wamen BUMN Jelaskan Cerita Garuda Indonesia Cetak Laba Rp 57 T

4 hari lalu

Wamen BUMN Jelaskan Cerita Garuda Indonesia Cetak Laba Rp 57 T

Wamen BUMN membahas keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. (GIAA) menjadi untung.


Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

6 hari lalu

Garuda Indonesia Angkut 61 Ton Bantuan Kemanusiaan ke Pakistan

Penerbangan khusus Garuda Indonesia ini diberangkatkan bertahap dari Bandara Halim Perdanakusuma menuju Bandara Internasional Jinnah.


Garuda Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15 ke Pengadilan Amerika

7 hari lalu

Garuda Ajukan Prosedur Pailit Chapter 15 ke Pengadilan Amerika

Chapter 15 merupakan mekanisme atas pengakuan (recognition) putusan homologasi dalam tahapan PKPU yang dilalui Garuda di negara lain.


DPR Setujui PMN untuk Garuda Rp 7,5 Triliun Setelah Ada Putusan Kasasi

7 hari lalu

DPR Setujui PMN untuk Garuda Rp 7,5 Triliun Setelah Ada Putusan Kasasi

DPR RI juga mendukung restrukturisasi dan privatisasi Garuda Indonesia pada 2022 dan menyetujui kepemilikan saham pemerintah menjadi 55 persen.


Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

8 hari lalu

Bandara Kertajati Layani Penerbangan Umrah pada November, Begini Persiapan AP II

Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, akan kembali melayani penerbangan umrah pada November 2022 mendatang. Bagaimana persiapannya?


Garuda Tambah Penerbangan ke Kuala Lumpur Jadi 3 Kali Seminggu

10 hari lalu

Garuda Tambah Penerbangan ke Kuala Lumpur Jadi 3 Kali Seminggu

Garuda Indonesia menambah frekuensi penerbangan Jakarta Kuala Lumpur PP dari dua kali menjadi tiga kali sepekan mulai 27 September 2022,


Garuda Right Issue November, Dirut: Tidak untuk Bayar Utang

11 hari lalu

Garuda Right Issue November, Dirut: Tidak untuk Bayar Utang

Penambahan modal untuk PT Garuda Indonesia masih berlangsung. Pemerintah memberikan dana sebesar Rp 7,5 triliun.


Anak Buah Sri Mulyani Prediksi Garuda Bisa Cetak Laba Mulai 2022

11 hari lalu

Anak Buah Sri Mulyani Prediksi Garuda Bisa Cetak Laba Mulai 2022

Pada akhir 2021, Garuda tercatat membukukan kerugian yang diatribusikan ke entitas induk senilai US$ 4,16 miliar atau setara dengan Rp 62 triliun.


Charter Citilink, 124 Mahasiswa Indonesia Kembali ke China

13 hari lalu

Charter Citilink, 124 Mahasiswa Indonesia Kembali ke China

Sebanyak 54 perguruan tinggi di 21 kota di China akan menerima kembali mahasiswa Indonesia, yang sempat pulang kampung di awal pandemi Covid-19 2020.


Tarif Hotel dan Pesawat ke London Naik Menjelang Pemakaman Ratu Elizabeth II

20 hari lalu

Tarif Hotel dan Pesawat ke London Naik Menjelang Pemakaman Ratu Elizabeth II

Harga hotel di London dan tiket pesawat ke ibu kota Inggris melonjak jelang pemakaman Ratu Elizabeth II