Pemegang Saham Restui BCA Akuisisi Bank Royal

Reporter

Editor

Rahma Tri

Logo Bank BCA. wikipedia.org

TEMPO.CO, Jakarta -  PT Bank Central Asia (Persero) Tbk baru saja melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Kamis, 20 Juni 2019. Salah satu hasilnya adalah menyetujui rancangan akuisisi BCA terhadap seluruh saham PT Bank Royal Indonesia atau Bank Royal.

Baca: Akuisisi Bank Royal, BCA Siapkan Dana Rp 1 Triliun

“Setelah memperoleh persetujuan dari RUPSLB, selanjutnya BCA akan mengajukan permohonan izin-izin terkait rencana akuisisi Bank Royal kepada Otoritas Jasa Keuangan,” tulis pihak BCA dalam keterangan tertulis di laman resminya, bca.co.id, pada hari yang sama.

Setelah adanya persetujuan dari para pemegang saham ini, maka manajemen BCA selanjutnya akan melakukan dua tahapan lanjutan. Pertama, BCA akan membeli 2.871.999 saham Bank Royal yang merupakan 99,99 persen dari total saham yang telah ditempatkan.

Selanjutnya, PT BCA Finance, anak perusahaan terkendali dari BCA, akan membeli 1 saham Bank Royal yang merupakan 0,01 total saham yang telah ditempatkan. Jika kedua proses ini rampung berikut izin di OJK, maka proses akuisisi direncanakan akan rampung pada kuartal III 2019.

Pengumuman akuisisi ini telah disampaikan BCA sejak April 2019. Saat itu, BCA akan mengambil alih bank yang berdiri sejak 1965 itu dengan nilai maksimum transaksi sebesar Rp 1,007 triliun. Dengan ekuitas Bank Royal per Februari 2019 sebesar Rp 338,92 miliar, artinya BCA mencaplok bank tersebut dengan harga 3 kali nilai buku (price to book value/PBV).

Saat itu, Direktur Investa Saran Mandiri Hans Kwee mengatakan bahwa secara valuasi harga tersebut terbilang tinggi. “Biasanya akusisi perbankan sekitar 2—2,5 kali nilai buku,” katanya, Senin, 22 April 2019.

Baca: BCA: Mobile Banking Aman, Namun Sebaiknya Tak Pakai VPN Gratis

Hans menjelaskan, akusisi dengan valuasi tinggi tersebut terjadi karena BCA membutuhkan bank umum kelompok usaha (BUKU) I yang memiliki kinerja keuangan baik dan kualitas aset terjamin. Selanjutnya perusahaan kemungkinan besar akan mengimplementasikan teknologi untuk bersaing dengan perusahaan finansial berbasis teknologi (fintech).

FAJAR PEBRIANTO






Serupa Tapi Tak Sama, Waspadai Link Palsu Dengan Tampilan BCA

12 jam lalu

Serupa Tapi Tak Sama, Waspadai Link Palsu Dengan Tampilan BCA

Akses BCA mobile menggunakan aplikasi resmi, bukan melalui link mencurigakan. Jangan sembarang klik link mencurigakan dan selalu jaga kerahasiaan data pribadi perbankan.


IHSG Bertahan di Zona Hijau, Samuel Sekuritas: Saham BUMI Paling Aktif Diperdagangkan

14 jam lalu

IHSG Bertahan di Zona Hijau, Samuel Sekuritas: Saham BUMI Paling Aktif Diperdagangkan

Setelah sempat bergerak di level tertingginya 7.131,88, IHSG ditutup di level 7.075,38 atau menguat 0,04 persen dari level penutupan perdagangan kemarin 7.072,26.


Harga Batu Bara hingga Gas Naik, Saham Energi Jadi Primadona di Tengah Tekanan IHSG

20 jam lalu

Harga Batu Bara hingga Gas Naik, Saham Energi Jadi Primadona di Tengah Tekanan IHSG

Para analis saham melihat sektor energi bisa menjadi penopang bagi IHSG di tengah tekanan ekonomi karena ancaman resesi.


IHSG Hari Ini Diprediksi Meghijau, Samuel Sekuritas Cermati Pergerakan 4 Saham

22 jam lalu

IHSG Hari Ini Diprediksi Meghijau, Samuel Sekuritas Cermati Pergerakan 4 Saham

IHSG bergerak ke level 7,115,19 atau menguat 0,61 persen dari level penutupan perdagangan kemarin 7.072,26.


Mengejutkan, Elon Musk Akhirnya Putuskan Beli Saham Twitter Rp 668 Triliun

22 jam lalu

Mengejutkan, Elon Musk Akhirnya Putuskan Beli Saham Twitter Rp 668 Triliun

Elon Musk akhirnya memutuskan melanjutkan pembelian saham Twitter.


Moncer Saham Energi di Tengah Paceklik Ekonomi

22 jam lalu

Moncer Saham Energi di Tengah Paceklik Ekonomi

IHSG langsung amblek 1,08 poin atau 0,44 persen ke posisi 7.009,72 pada perdagangan Senin sore setelah pengumuman inflasi. Sejumlah saham rontok.


OJK Sebut Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp 175,3 Triliun: Ada 48 Emiten Baru

1 hari lalu

OJK Sebut Penghimpunan Dana di Pasar Modal Tembus Rp 175,3 Triliun: Ada 48 Emiten Baru

Hingga 28 September 2022, OJK mencatat jumlah investor pasar modal sebanyak 9,76 juta Single Investor Identification (SID).


Samuel Sekuritas: IHSG Menguat, Emiten Produsen Kendaraan Listrik SELIS Paling Aktif Diperdagangkan

1 hari lalu

Samuel Sekuritas: IHSG Menguat, Emiten Produsen Kendaraan Listrik SELIS Paling Aktif Diperdagangkan

IHSG menguat di sesi pertama Selasa, 4 Oktober 2022 dan menutup sesi di zona positif, tepatnya di level 7.065,6.


IHSG Dibuka Menghijau, Samuel Sekuritas Cermati 4 Saham Ini

1 hari lalu

IHSG Dibuka Menghijau, Samuel Sekuritas Cermati 4 Saham Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa, 4 Oktober 2022. IHSG dibuka di zona hijau di level 7.044,98.


Investasi Saham atau Obligasi? Di Tengah Ancaman Rupiah Terus Melemah dan BI Rate Naik

2 hari lalu

Investasi Saham atau Obligasi? Di Tengah Ancaman Rupiah Terus Melemah dan BI Rate Naik

Kinerja instrumen investasi saham diperkirakan para pakar bakal lebih baik dibandingkan pasar obligasi pada sisa kuartal IV/2022.