Ekspor Impor Melemah, BI: Ekonomi Kuartal II Cenderung Stagnan

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo ditemui usai salat Jumat di Masjid Kompleks Bank Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat 22 Maret 2019. Tempo/Dias Prasongko

TEMPO.CO, Jakarta - Bank Indonesia atau BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal II pada 2019 cenderung stagnan, dipicu oleh penurunan kegiatan ekspor dan impor. 

Baca: Kritik Beleid Investasi dan Ekspor, Jokowi: Sudah 6 Kali Rapat !

Gubernur BI Perry Warjiyo memprediksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua tahun ini, akan cenderung tidak berubah dari pertumbuhan kuartal sebelumnya. "Kami melihat kuartal II/2019, memang ekspor masih terjadi penurunan. Tetapi, dengan penurunan ekspor, impor juga turun," ujarnya dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis, 20 Juni 2019.

Selain penurunan ekspor dan impor, BI melihat investasi non bangunan belum naik. Kendati landai, BI meyakini sumber pertumbuhan ekonomi Indonesia masih akan dipicu oleh konsumsi rumah tangga dan investasi bangunan. "Konsumsi rumah tangga cukup baik, terutama di kuartal kedua, bersamaan puasa dan Idul Fitri," kata Perry

Bantuan sosial dari pemerintah juga turut mendorong konsumsi masyarakat serta menjaga daya beli. Di masa mendatang, Perry menambahkan, upaya untuk mendorong permintaan domestik perlu ditingkatkan untuk memitigasi dampak negatif perlambatan ekonomi dunia akibat perang dagang Amerika Serikat dan Cina.

Baca: Diduga Persulit Ekspor Daging Ayam, Brasil Laporkan RI ke WTO

Secara keseluruhan, bank sentral memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2019 berada di bawah titik tengah kisaran 5-5,4 persen. BI juga akan menempuh bauran kebijakan dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi.

BISNIS






Intervensi DNDF, Begini Intervensi Bank Indonesia Tidak Kuras Cadangan Devisa

16 menit lalu

Intervensi DNDF, Begini Intervensi Bank Indonesia Tidak Kuras Cadangan Devisa

Intervensi Bank Indonesia atau BI untuk menyelamatkan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS tidak harus memakan cadangan devisa. Caranya?


Mengenal Cadangan Devisa, Salah Satu Instrumen Modal Hadapi Krisis Global

2 jam lalu

Mengenal Cadangan Devisa, Salah Satu Instrumen Modal Hadapi Krisis Global

Di laman Otoritas Jasa Keuangan, cadangan devisa atau dikenal dengan nama foreign exchange reserves merupakan cadangan dalam satuan mata uang asing.


Bertemu Dubes Jepang, Menhub Minta Percepatan Kerja Sama Proyek Proving Ground

9 jam lalu

Bertemu Dubes Jepang, Menhub Minta Percepatan Kerja Sama Proyek Proving Ground

Menteri Perhubungan atau Menhub Budi Karya Sumadi bertemu dengan Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji. Apa saja yang dibahas?


Begini Cara Mengurus Dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)

1 hari lalu

Begini Cara Mengurus Dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)

Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) adalah dokumen surat pemberitahuan yang wajib dibuat eksportir sebagai tanda bukti jaminan legalitas barang.


Kian Dilirik Pasar Ekspor, Ini Ragam Manfaat Tepung Mocaf

1 hari lalu

Kian Dilirik Pasar Ekspor, Ini Ragam Manfaat Tepung Mocaf

Tepung mocaf adalah tepung yang dibuat dari singkong dengan prinsip modifikasi sel dan fermentasi.


Ingatkan Inflasi 2023 Bisa Lebih dari 4 Persen, Bank Indonesia: Harga Pangan dan Energi Meningkat

1 hari lalu

Ingatkan Inflasi 2023 Bisa Lebih dari 4 Persen, Bank Indonesia: Harga Pangan dan Energi Meningkat

Deputi Gubernur Bank Indonesia Aida S Budiman menyebut risiko inflasi melebihi empat persen secara tahunan masih tinggi hingga 2023.


Pemerintah Diminta Jaga Inflasi Pangan Tak Melebihi 5 Persen agar Target Inflasi Nasional Tercapai

1 hari lalu

Pemerintah Diminta Jaga Inflasi Pangan Tak Melebihi 5 Persen agar Target Inflasi Nasional Tercapai

Inflasi pangan yang terjaga di kisaran 5 persen dapat membuat target inflasi nasional yang sebesar plus minus 4 persen di 2022 tercapai.


BPS: Inflasi September 1,17 Persen, Tertinggi Sejak Desember 2014

1 hari lalu

BPS: Inflasi September 1,17 Persen, Tertinggi Sejak Desember 2014

BPS mengumumkan tingkat inflasi pada bulan September 2022 sebesar 1,17 persen. Dengan begitu, inflasi tahunan kini mencapai 5,95 persen.


Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

1 hari lalu

Jokowi Pamer Impor Jagung Anjlok ke 800 Ribu Ton: Karena Petani Didampingi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memamerkan capaian pemerintah menekan impor Jagung yang dulunya mencapai 3,5 juta ton jagung setiap tahun.


Inflasi September Diprediksi Melonjak jadi 6,08 Persen Setelah Deflasi di Agustus, Kenapa?

1 hari lalu

Inflasi September Diprediksi Melonjak jadi 6,08 Persen Setelah Deflasi di Agustus, Kenapa?

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman memprediksi tingkat inflasi pada September 2022 bakal melonjak hingga melampaui target pemerintah. Kenapa?