Lebaran, Okupansi Kereta Luxury Sleeper Lebih dari 100 Persen

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang petugas berbincang dengan penumpang di dalam gerbong kereta 'Sleeper Luxury 2' yang dirangkaikan dengan kereta Argo Lawu jurusan Gambir-Solo Balapan sebelum berangkat di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, 28 Mei 2019. Kereta 'Sleeper Luxury 2' tersedia dalam rangkaian kereta Argo Lawu relasi Gambir-Solo Balapan, kereta Argo Dwipangga relasi Gambir -Solo Balapan, kereta Taksaka relasi Gambir-Yogyakarta, dan kereta Gajayana relasi Gambir-Malang. ANTARA/M Risyal Hidayat

    Seorang petugas berbincang dengan penumpang di dalam gerbong kereta 'Sleeper Luxury 2' yang dirangkaikan dengan kereta Argo Lawu jurusan Gambir-Solo Balapan sebelum berangkat di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa, 28 Mei 2019. Kereta 'Sleeper Luxury 2' tersedia dalam rangkaian kereta Argo Lawu relasi Gambir-Solo Balapan, kereta Argo Dwipangga relasi Gambir -Solo Balapan, kereta Taksaka relasi Gambir-Yogyakarta, dan kereta Gajayana relasi Gambir-Malang. ANTARA/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia Persero mencatat okupansi kereta mewah atau Luxury Sleeper 1 pada masa angkut Lebaran 2019 mencapai 106,4 persen. Kereta supereksekutif ini mengantarkan penumpang dari Stasiun Gambir Jakarta menuju Stasiun Pasar Turi, Surabaya.

    BACA: Lampaui Target, Penumpang Kereta Lebaran 2019 Sebanyak 6,8 Juta

    Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro mengatakan jumlah penumpang Luxury Sleeper 1 pada H-10 hingga H+10 Lebaran sebanyak 1.686 penumpang. Edi mengakui tingkat ketirisian kereta mewah tergolong tinggi, sama halnya dngan kereta-kereta reguler lainnya.

    "Tak hanya Luxury 1, okupansi Luxury 2 juga tinggi," ujarnya. Luxury 2 adalah angkutan penerus dari kereta Luxury 1. Luxury 2 mengantarkan penumpang dari Stasiun Gambir ke beberapa kota, seperti Yogyakarta, Solo, dan Malang.

    BACA: 2 Kereta Ini Tak Berhenti di Stasiun Kemayoran, Warga Buat Petisi

    Hampir sama dengan generasi sebelumnya, Luxury 2 mencatatkan okupansi mendekati 100 persen. Edi menjelaskan, pada masa angkutan Lebaran tahun ini, realisasi tingkat keterisian penumpang kereta tersebut tercatat 81,9 persen. Sedangkan jumlah penumpang mencapai 4.690 orang.

    Dalam operasinya, kereta mewah produksi PT INKA ini dirangkaikan dengan kereta kelas eksekutif. Luxury 1 dirangkaikan dengan KA Argo Bromo Anggrek. Sedangkan Luxury 2 dirangkaikan dengan KA Argo Lawu, KA Argo Dwipangga, KA Taksaka, dan KA Gajayana.

    Pada masa angkutan Lebaran, KAI mematok harga untuk tiket kereta luxury 2 seharga Rp 750 ribu. Harga tersebut promo karena KAI baru mengoperasikan selama lebih-kurang 1 bulan. Sedangkan harga tiket kereta luxury 1 menurut pantauan Tempo di situs pemesanan tiket kereta online berkisar Rp 950 ribu hingga Rp 1 jutaan. 

    KAI mengklaim kereta mewah ini digandrungi penumpang dengan perjalanan jarak jauh lantaran fasilitasnya komplet. Di antaranya, penumpang dapat menikmati kursi yang dapat direbahkan hingga 140 derajat secara elektrik. Kursi juga bisa diputar 180 derajat.

    Adapun kursi penumpang kereta dilengkapi dengan televisi, USB charging power source, dan foldable food tray. Di bangku masing-masing penumpang pun petugas menyediakan bantal, selimut, handuk wajah. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Gerhana Bulan Parsial Umbra Terakhir 2019

    Pada Rabu dini hari, 17 Juli 2019, bakal terjadi gerhana bulan sebagian. Peristiwa itu akan menjadi gerhana umbra jadi yang terakhir di tahun 2019.