2 Kereta Ini Tak Berhenti di Stasiun Kemayoran, Warga Buat Petisi

Reporter:
Editor:

Martha Warta Silaban

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kereta Api Indonesia. Getty Images

    Ilustrasi Kereta Api Indonesia. Getty Images

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah masyarakat menandatangani petisi menolak perubahan pola operasi Kereta Api Jatiluhur relasi Tanjung Priok-Purwakarta dan KA Walahar relasi Tanjung Priok-Cikampek. Masyarakat keberatan karena dua kereta api lokal itu tidak akan lagi berhenti di Stasiun Kemayoran seperti biasanya. 
     
     
    Petisi tersebut ditujukan untuk PT Kereta Api Indonesia atau PT KAI melalui laman Change.org. Pembuat petisi, Abu Iltizam Iqlima, mengemukakan alasan penolakan kebijakan KAI melalui keterangan tertulis yang disampaikan dalam laman itu. 
     
    “Penumpang ke arah Jakarta disulitkan untuk kembali ke Cikarang, Purwakarta, Cikampek ketika harus menuju Stasiun Tanjung Priok terlebih dulu karena letaknya tidak di pusat kota serta akses ke sana belum ada moda penyambung yang mumpuni seperti KRL (kereta rel listrik),” tulis Abu dalam petisinya. 
     
     
    KAI sebelumnya menutup rute pemberhentian KA lokal di Stasiun Kemayoran lantaran alasan keamanan. Dalam keterangan tertulisnya awal Juni lalu, Senior Manager Humas Daop I KAI Jakarta Eva Chairunisa, menyatatakan KAI mengedepankan keselamatan naik-turun penumpang di stasiun tersebut. Adapun penumpang KA Walahar dan KA Jatiluhur selama ini acap menunggu kereta di tepi rel tanpa pembatas. 
     
    Penutupan rute pemberhentian kereta api di Stasiun Kemayoran ini dinilai tidak bijak lantaran perseroan tidak menawarkan solusi. Penulis petisi itu menyatakan, ketimbang menutup rute, semestinya KAI membuatkan peron temporer. 
     
    Petisi tersebut diperbarui pada sepekan lalu. Hingga Rabu, 19 Juni 2019, petisi menolak pola operasi anyar KAI telah ditandatangani oleh 1.147 orang. Sampai berita ini ditulis, PT Kereta Api Indonesia belum menanggapi adanya petisi. Tempo telah menghubungi Senior Manager Humas Daop I KAI Jakarta Eva Chairunisa namun belum memperoleh respons. 
     
     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.